Archive for May, 2012

LOVE IS DELICIOUS!!! //Part 4//

LOVE IS DELICIOUS!!! //Part 4//

Author : song hye min
Judul : Love is delicious
Kategori : romence
Cast:
Kim sae ran
Song hye jin (kembaran hye min lebih tua 5 menit )
Song hye min (adik kembar hye jin)
Choi tae hyun
Park min ji
Lee jinki a.k.a onew
Kim jong hyun a.k.a jjong
Lee taemin
Kim ki bum a.k.a key
Choi minho
Other cast:
Tvxq member
Andrew aka choi siwon

Seoul, korea 8 agst

@ bandara incheon

Author Pov

Terlihat seorang yeoja cantik baru saja keluar pesawat dari tujuannya jepan-korea dan berjalan gontai keluar menganbil bagasinya
“aish seharusnya kau bilang pada jaejoong oppa untuk menjemput ku” ujarnya dan sedikit mengembungkan pipinya dan berjalan sambil menundukan wajah nya “ aish aku lupa jalan kerumah oppa aku hanya tau nama jalan nya saja T.T?” ujarnya sambil berjalan menunduk tanpa sengaja ia menabrak seorang.

Bruk~~~

“aa gomen na sai” ujarnya dan membukukkan badan “eh maksudku jeongmal mianhae” ujarnya meralat perkataanya tadi “ah gwaenchana” ujar namja itu dan bangkit berdiri “oppa waeyo?” ujar seorang yeoja berambur cokelat lurus “ah anniyo tadi dia tidak sengaja menabrak ku” “ow..” ujar yeoja itu dan tiba-tiba saja seorang yeoja menabrak namja yang baru saja ku tabrak itu dan menumpahkan jus di pakaiananya “oh my god I’m sorry” ujarnya dan berusaha mengelap pakaian namja itu dengan saputangan “wah oppa kau sial sekali hari ini” ujar yeoja di sebelahnya “hah sepertinya ia” ujar namja itu pelan “aaa jeongmal mianhae” ujar yeoja itu dan membungkukan badanya berkali-kali “a ah ne gwaenchanayo” ujar namja itu dan tersenyum “ah jinja?” ujar yeoja itu kuatir “ne”

“hem dari pada aku tersesat mending aku Tanya saja pada mereka mungkin mereka tau” pikir yeoja itu

“ah mianhae je-iremen kim sae ran imnida, em apahkah kalian tau dimana letak distrik gangnam?” ujar yeoja yang bernama sae ran itu

“hem distrik gangnam?” ujar namja itu “ah kita memang tujuan kami kesana waeyo?” ujar namja itu “hem boleh kah aku ikut, sebenarnya aku baru datang dari jepang dan aku sudah meningalkan korea selama 8 tahun dan aku tidak tau lagi tentang korea” ujar sae ran sedikit malu

“ah tentusaja” ujar namja itu “em apa aku juga boleh ikut ? aku juga ingin ke rumah oppa ku yang tingal di sana perkenalkan aku park min ji imnida” ujar yeoja yang tadi menumpahkan jus kepada namja itu “ah changmin imnida dan ini sepupu ku song hye jin lebih baik kita segera pergi di sini mulai dingin ” ujar namja yang bernama cangmin itu.

“ah itu rumahnya” ujar min ji yang menunjuk-nunjuk sebuah rumah yang tampak nya sangat luas “ah itu juga rumah ku” ujar sae ran riang yang menemukan rumah nya yang tidak jauh dari rumah min ji sebenarnya hanya beda 2 rumah“hem kalian yakin itu rumah kalian?” Tanya changmin ragu “memangnya kenapa oppa?” Tanya ketiga yeoja itu berbarengan dan mereka hanya melihat satu dengan yang lain dan kemudian tertawa bersama karna jawaban mereka sama “ya kalian sudah akrab yah? Hahaha, Ah tapi rumah yang kalian tunjuk itu rumah jae joong dan yoochun hyung” ujar cangmin “ dia memang oppa ku” ujar minji dan sae ran berbarengan

“mwo? Sejak kapan jaejoong hyung dan yoochun hyung memiliki seorang dongsaeng yeoja” ujarnya dan memebelalakan matanya.

“ya memangnya apa salahnya memiliki dongsaeng yeoja?” ujar hye jin kesal “ ah tidak apa-apa hanya saja kau baru tau jika mereka memiliki dongsaeng yang manis” ujar changmin dan tersenyum manis sambil mengedipkan sebelah matanya

Bruk “dasar namja yadong” ujar hye jin di sertai pukulan ringan di kepala changmin

“hem sebaiknya aku segera ke rumah oppa takut semakin malam ini saja sudah jam 3 pagi” ujar saeran “ne nado, aku juga takut nanty yoochun oppa tidak bangun” ujar Min ji “jika kalian tidak di bukakan pintu oleh oppa kalian, kalin bisa menginap di rumah ku tuh “ ujar hye jin dan menunjuk rumah di sebrang mereka “wah wah suatu kebetulan yang menyenangkan ternyata kita bertentangga yah” ujar sae ran “ne” “ya sudah sudah sebaiknya kalian pulang tadi aku sudah zmz jaejoong dan yoochun hyung untuk membukakan pintu rumah kalian” ujar changmin “ah ne, gomawo oppa, hye jin annyeong” ujar kedua yeoja dan pergi menuju rumah mereka masing-masing

++++
Saeran Pov

Hari ini hari yang cukup melelahkan setelah kemarin kejadian besar yang menimpah sekarang aku di sini di seoul tempat kelahiran ku hem aku kangen jepang padahal baru beberapa jam aku meningakan negri sakura itu hyuh.

Untungnya tadi aku bertemu changmin oppa dan hye jin, serta min ji yang ternyata adalah tetangga ku haha mereka sangat ramah semoga aku bisa bertemu dengan mereka lagi. Sekarang aku berdiri di sebuah pagar besar yang memisahkan aku dengan rumah “aish apa jam segini mereka masih bangun yah?” ujar ku bingung dan ku pencet bell yang ada

Ting….. Nong….. Ting… Nong….

“nugusaeyo?” ujar seseorang dari kotak suara “annyeong ini sae ran oppa” ujar ku “hem sae ran? Saeran siapa?” ujar namja itu lagi “ya oppa memang bebrapa banyak kau mengenal seseorang yang bernama saeran, aku ini yadongseng mu pabbo” ujar ku kesal “mwo? Saeran?” ujarnya dan langsung membukakan pagar dan berlali ke luar rumah “omo ternyata key oppa yang tadi menjawab” ujar ku pelan

“sae ran bogoshipo” ujarnya dan memeluk ku “nado oppa” ujar ku dan membalas pelukanay “ ya kau kapan kau kembali” “hem baru saja :D ” ujar ku riang “key ah nugu?” ujar suara dari dalam “itu jjong oppa?” Tanya ku pada key oppa “ne, ah sae ran kami sedang menonton pertandinagn bola dengan beberapa teman-teman ku” ujarnya dan aku hanya ber Oo ria sambil mengangukan kepala ku “kajja, kita kedalam” ujarnya dan mengajak ku masuk

Tiba-tiba saja jonghyung oppa terlonjak kaget melihat ku “SAE RAN?” pekiknya kerah “ya oppa kau ini jangan berteriak sekencang itu aku bisa tuli tau” ujar ku dan menutup kedua kuping ku “ah mianhae, huaaa sae ran bogoshipo” ujarnya dan memeluk ku erat tiba-tiba saja aku merasa ada seseorang yang memperhatikan ku “annyeong” ujar ku pada seorang namja yang sedang duduk di depan tv “a a annyeong” ujarnya gugup “omo kenapa denagnaya” tanay ku dalamhati melihat tingkah nya
“hem oppa aku kekamar ku dulu yah aku lelah” ujar ku dan meningalkan mereka

“ne ya sae ran ah jgn kaget dengan kamar mu sekarang karna memang key yang menempati” ujar jonghyung oppa sedikit berteriak
Aku menuju kamar ku yang dulu, entah mengapa aku jadi sedikit gugup untuk membuka kamar ku yang dulu

Aku membuka kenop pintu dan mendapati kamar ku telah berubah “omo sejak kapan kamar ku berubah jadi pink begini”

“ya sae ran ah kau kaget yah kamar mu berubah?”ujar seseorang di belakang ku, dengan cepat aku membalikan badan ku dan menatap namja itu “oppa apa yang kau lakukan dengan kamar ku?”tanya ku “mianhae, kau taukan tidak mungkin selamanya aku tingal sekamar dengan jonghyun hyung? Jadi aku memutuskan untuk pindah kekamar mu dan agar untuk aku lebih nyaman lagi aku memutuskan untuk menganti warna dinding

mu”ujarnya di barengi dengna senyum lebar “hyuhyuhyu, ya oppa kau ini lalu nanty aku tidur di mana?” “ah tenang jae joong hyung sudah menyediakan kamar untuk ku jadi kau bisa pakai kamar ini untuk seterusnya dan untuk masalah barang-barang besok baru akan di pindahkan jadi kau istirahat lah buy” ujar nya sambil memberikan ku ciuman di pipi dan berlalu pergi.

Paginya

“ya kau bilang apa ? sae ran di seoul?”ujar seseorang dari bawah membuat pagi ku sedikit tergangu “aish kenapa pagi-pagi seperti ini sudah ribut”ujar ku dan langsung menuju dapur

“waeyo oppa? Apa kalian selalu seperti ini setiap pagi”ujar ku dan duduk di samping key oppa “aish ya kenapa kau kemarin tiba-tiba memutuskan untuk pulang?”ujar jae joong oppa sambil mengacung-acungkan sumpitnya “bosan dengan jepang”ujar ku asal dan melahap makananku tapi entah mengapa aku meras seseorang memperhatikan ku ketika ku angkat kepala ku dan menemukan namja itu di depan ku “ah annyeong”ujarnya “ah ne”ujar ku sedikit cangung

“Ÿa kau ke sini dengan siapa?” tanya jae joong oppa “hem ah dengan teman oppa namaya sim chang min dia teman oppa kan?”tanya ku balik “mwo kau dengan changmin bukan kah di sedang di new york?”tanya kembali “hem molla, sepertinya dia sudah pulang”ujar ku

“oia sae ran ah apa kau membawa kan kami oleh-oleh”ujar jjong oppa “ah minhae oppa aku lupa haha”ujar ku

“hem baik lah oia kau besok sudah bisa masuk sekolah” ujar jae joong oppa “hem jinja? Wah apa kah aku bisa mengikuti pelajaran di sana yah aku takut bahasa korea ku jelek oppa”ujar ku cemas “tenang saja sae ran ah ada jinki yang siap membantu mu dia murit pintar di antara kami”ujar jonghyun oppa membangagkan temannya itu dan jinki hanya tersenyum malu “jinja? Baik lah jika nanti aku ada kesulitan aku akan meminta bantuan mu oppa”ujar ku pada jinki oppa dan dia hanya menganguk

Seoul 9 agst

Hye jin pov

“yaaa duduk semua kita kedatangan 3 murit baru di kelas ini baik lah silakan perkenalkan diri kalian” ujar park seosangnim

“annyeong kim sae ran imnida” ujar seorang yeoja berambut panjang

“annyeong park min gi imnida” ujar seorang di samping ku

“annyeong song hye jin imnida” ujar ku malas jujur aku tidak menyangka ternyata aku akan bertemu dangan mereka lagi di tempat yang sama. Bukan berarti aku tidak menyukai mereka hanya saja kenapa aku harus satu kelas dengan kembaran ku.

“ah sekedar memberi tahu saja hye jin ini kakak kembar hye min,hem baik lah kalian bisa duduk di deretan bangku belakang dan kita mulai pelajaran” ujar park seosangnim

Aku memilih bangku yang paling ujung karna aku malas dekat-dekat dengan hye min.

Istirahat

Hye min mengajak ku untuk berkeliling tapi aku malas aku memutuskan untuk makan di kantin bersama dengan sae ran, minji dan Tae hyun sedangkan hye min tadi dia sedang mengambil barang yang ke tinggalan di kelas “huh dasar yeoja pabbo selalu saja ceroboh” .

Tiba-tiba saja ketika aku sedang duduk seorang namja menghampiri ku “omo nona yeppeo kau ganti style rambut mu huaaa neomu yeppeo” ujar namja itu sambil memegangi rambut ku dan menciuminya “ya apa yang kau lakukan namja mesum” ujar ku dan langsung mendorongnya tapi sialnya keseimbangnya jelek sehinga ia terjungkir ke belakang dan menebrak meja yang penuh dengan makanan

“omo oppa?” ujar sae ran memekik keras.
“ada apa ini?”Tanya seorang yeoja yang sangat ku kenal “omo eonnie kau memukulnya?” ujar hye min yang memekik keras “anniyeo,aku hanya mendorongnya aku tidak tau jika dia sedang tidak setabil dan jatuh” ujar ku membela diri

“omo memangnya apa yang ia lakukan pada mu?” “dia menciumi rambut ku membuat ku muak” ujar ku dan pergi meningalkan tempat itu .

Jonghyun POV

“ya kau song hye min berani sekali kau mendorong ku” ujar ku “mwo? Na?”ujar seseorang di samping saeran “loh sejak kapan rambutnya kembali keriting?”batin ku aku bangun di bantu oleh key dan minho “mwo?sejak kapan rambut mu kembali keriting” ujar ku bingung
“ah jeongmal mianhae atas perbuatan hye jin tadi” ujar yeoja itu “mwo?hye jin?” tanya ku tidak percaya “ya oppa kau ini itu tadi hye jin bukan hye min dia saudara kembar hye min, lagi pula kau ini datang-datang langsung menciumi rambut orang pantas saja dia marah” omel sae ran tidak henti key hanya terkekeh di samping ku

Dreeettt dreeeett

“yeobseo? Ah ne, arraseo, chakaman”ujar hye min yang menerima telpon
“ah mianhae,jeongmal mianhae atas perbuatannya tadi, kalau begitu aku permisi dulu” ujar hye min dan ingin pamit

“h-hye min ah kau ingin kemana?”ujar seorang yeoja “hye jin memangil ku” ujar hye min

“ah boleh aku ikut” ujarnya dan langsung di ikuti angukan oleh hye min “kami permisi dulu”
Dan mereka pergi

“aish aneh sekali mereka”cibir ku pelan
“hyung sebaiknya kau ganti seragam mu lihat sudah terkena susu dan badan mu bau sekali” ujar key sambil mengibas-ngibaskan tanganya “aish arraseo”ujar ku dan pergi

Tapi langkah ku terhenti karna seorang yeoja di samping sae ran “aish murit-murit sekarang neomu yeppeo”ujar ku dan tiba-tiba saja yeoja itu di tarik kebelakang seseorang “berani kau menyentuh dongsaeng ku akan ku habisi kau” ujar minho langsung saja ku urungkan niat ku ternyata adik minho walau pun dia dongsaeng ku tetap saja tubuhnya paling tinggi dan jika aku macam-macam aku bisa-bisa di remukan olehnya.

“ne arraseo” ujar ku dan langsung pergi meningalkan mereka

Author POv

“tae hyun ah apa kau tau siapa yeoja yang tadi?” ujar seorang namja bertubuh tinggi
“hem?nugu? hye min?bukan kah oppa mengenalnya?” ujar yeoja yang di pangil taehyun tadi

“aish bukan dia, tapi kau tau ah kalau tidak salah namanya min ji aku baru pertama kali bertemu siapa dia?” tanya namja itu lagi

“ah ia murid pindahan dari London, baru saja masuk bersama hye jin dan sae ran waeyo?”Tanya tae hyun penasaran

“ah anniyo,gwenchana”ujar minho dan kembali memandangi seorang yeoja yang tadi bersama hye min.

“min ji? Ah mana mungkin itu dia”batin minho dan kembali bersama teman-temanya

TBC>>>.<<<

LOVE IS DELICIOUS Part 3

LOVE IS DELICIOUS Part 3

Author pov

malam itu hujan deras di new yeork terlihat seorang yeoja amat sangat gelisah dan terus memegangi gagang telpon berusaha untuk menghubungi seseorang

“aaaa ayo eunhyuk oppa angkat telponya aku mohon” ujarnya dan masih terus berjalan maju mundur “nomor yang anda tuju sedang sibuk silakan menghubungi beberapa saat lagi” “aish mala operator telponya yang jawab” ujar yeoja itu kesal dan membanting telponya ke sofa tidak lama kemudian hpnya berbunyi dan yeoja itu langsung saja menyambar telponya dan memencet tombol yes tanpa melihat siapa yang menelepon

“hello” “hello hyejin ah ini aku henry kau ada dimana sekarang?” ujar suara dari seberang sana “ah kau henry ada apa aku sekarang di rumah” ujarnya malas “hem apa kau sudah putus dengan eunhyuk?” ujarnya dan membuat nya naik darah “apa maksud perkataan mu barusan?” pekik ku keras “ah mianhae hyejin ah bukan maksud ku untuk itu hanya saja aku melihat eunhyuk bersama seorang yeoja” “mwo? Apa kau bilang yeoja nugu?” ujar ku cepat “kau tau Kristal kan adik Jessica?” “ne, aku tau. Tapi apa kau tidak salah liad mungkin saja itu bukan eunhyuk” ujar ku “aniyo hyejin ah aku melihat dengan jelas dengan mata kepala ku sendiri” “dimana?” tanya ku kesaal “diman dia” pekik ku keras “ah bar hellington kau tau kan” tanpa mempedulikan ucapan henry ia langsung menyambar jaket dan pergi ke bar tempat henry melihat
eunhyuk

Hye jin pov

Ku edar kan pandangan ku mencari seseorang tepat aku menemukanya di deretan bangku paling pojok dengan seorang wanita di sampingnya yang dan kulihat mereka sangat mesra sekali aku terus memandangi mereka tak percaya samapi saat namja itu berciuman dengan yeoja itu darah ku tersa mendidih melihat adegan mesra mereka langsung saja ku hampiri mereka dan menyiramnya dengan minuman yang berada di atas meja itu
“aish ap..” ucapanya terhenti ketika melihat wajahku seketika wajanya pucat “hy hyejin ah ke kenapa kau bisa ada di sini ?” Tanya dengan ter bata-bata

“aku tidak menyangka kau main belakang dengan ku LEE HYUK JAE kalau kau sudah bosan dengan ku kau cukup bilang pada ku dan kita ahiri semua, jangan kau buat aku menderita dengan kelakuan mu, dasar namja berengsek”

bruk

satu pukulan telak mengenai wajanya kulihat dia hanya meringin kesakitan dan kulihat seseorang yang dari tadi di sampingya berteriak cukup keras hingga membuat telinga ku sakit dan aku hanya menatapnya dengan tatapan penuh kemarahan “a apa yang kau lakukan, honey kamu baik-baik saja kan”ujarnya dan membatu eunhyuk berdiri “hah pasangan bodoh, kau juga mau ku pukul ha? “ ucap ku keras dan kulihat orang-orang di sekitar ku menatap kearah kami

“hyejin ah dengar kan aku dulu ini tidak seperti yang kau bayangkan” ujar eunhyuk yang masih meringis kesakitan “ tenanglah eunhyuk kau tidak perlu lagi bersembunyi di belakang ku mulai hari ini kau bebas” ujarku dan pergi meningalkan tempat itu kulihat eunhyuk berusaha mengejar tapi di tahan oleh Kristal

Aku sudah sampai di partemen ku dan aku sibuk memencet-mencet nomor di ponsel ku

“yeobseo oppa bisa kah malam ini juga kita berangkat ke seoul” ujar ku

“hem waeyo?” Tanya nya

“aku kangen dengan hyemin, oppa bisa kah kau memesankan tiket untuk ku malam ini juga” ujar ku bohong dan sedikit terisak

“hyejin waeyo?” tanyanya cemas

“ya oppa bisa tidak kau memesankan ku tiket sekarang juga” ujarku kesal dan sedikit berteriak

“ah araseo,aku akan memesankan tiket untuk kita aku akan menjemput mu” ujarnya dan menutup telpon

Seketika tangis ku pecah didalam keheningan malam

Changmin Pov

malam ini aku beranjak ke rumah hye jin aku tidak tau kenapa tiba-tiba saja dia menelepon ku dan bilang ingin langsung pulang hari ini juga, sepertinya dia menangis. Aku tidak atau apa yang sedang ia pikirkan sehinga ia berubah secepat itu, tanpa membuang-buang waktu lagi aku langsung menelepon untuk mencari tiket kami berdua pulang ke seoul, setelah tiket aku dapatkan aku langsung menuju ke rumah hye jin dan aku juga sudah selesai menegpak barang-barang ku yang akan ku bawa ke sana

sesampainya di sana kulihat pintu tidak terkunci dan keadaan rungan yang sangat gelap“aneh dimana dia” ujar ku dan bergegas mencari saklar lampu begitu ku dapatkan langsung saja kunyalakan dan kulihat hye jin sedang berjongkok di samping rak buku yang hanya muat badanya saja, itu lah kebiasaan buruk hye jin jika sedang bersedih dia akan mencari tempat persembunyian dan menangis sepuas-puasnya. Ku coba untuk mendekatkan diri ku padanya dan berjongkok di depan nya dan kemudian mulai mengelus-elus rambutnya

“hye jin ah” ujar ku lembut

“…..” tidak ada jawaban yang keluar dari mulutnya

“hye jin” ujar ku lagi dan sedikit menguncang-guncangkan tubuhnya dan dia baru tersadar “hem oppa sejak kapan kau tiba” ujarnya dan mengucek-ngucek matanya sepertinya dia tertidur aish “aku baru saja sampai palli kita harus cepat sampai bandara sebelum pesawatnya lepas landas” ujar ku dan mengandeng lengan hye jin pelan “hem ne” ujarnya dan mengambil barang-barangnya dan kami pun bengakat ke bandara.

***
London, Inggris 7 agt

“huaaa aku tidak sabar ingin pulang ke korea sudah hampir 4 tahun aku menigalkan korea sejak kejadian itu lagi pula sekarang aku sudah berubah, tapi jika aku kembali ke seoul pasti aku sangan merindukan London hyuhyuhyu apa aku tidak usah pergi saja yah, ah aku bilang pada aboji saja aku tetap tinggal disini” ujar seorang yeoja berambut pirang bergelombang “ah ne aku bilang saja pada aboji

……

“Umma dimana aboji?” “hem min ji ,aboji sedang membereskan barang-barang di kamar, kitakan nanty malam akan pindah kau tau kan” ujar umma

“ne, umma bisa kah aku tidak kembali ke korea aku masih ingin di sini umma” ujar ku manja

“mianhae minji ah ini tugas dari kantor kau tau kan jika ayah mu kembali ke korea dia akan menjadi direktur disana, dan lagi umma sangat kangen dengan oppa mu” ujar umma menjelaskan

“ahh umma” ujar ku dan memasang poppy eyes , “mianhae minji ah umma tidak bisa berbuat apa-apa” ujar umma dan pergi meningalkan aku

“aaaaa menyebalkan” ujar ku dan pergi ke sebuah taman dekat kota “aku pasti sangat merindukan hal ini, berjalan-jalan di taman kota, melihat banyak burung berterbangan dan terlebih lagi aku tidak akan bisa melihat Andrew lagi huaaa ottohkae? Aku tau walau pun aku hanya dapat memandanginya dari jauh saja tapi aku sangan menyukainya peria yang juga keturunan Korea huuuaaa” ujar dan duduk lemas di sebuah bangku taman

“hello, are you oke?” Tanya seseorang di depan ku aku mengangkat kepala ku dan bertapa terkejutnya kau ketika melihat seseorang di depan ku “omo Andrew oppa”guma ku tanpa sadar kulihat dia mengerutkan dahinya “aish pabboya ini kan London kenapa aku mengunakan bahasa korea”ujar ku pada diri sendiri dan dia hanya tertawa

“ya kau juga orang korea?” ujarnya “hem, ne” ujar ku dan masih menundukan kepalaku “hem kau tau dari mana nama ku?” ujarnya “ah itu karna kau sunbae ku di sekolah” ujar ku “hem jinja? Aku tidak tau jika kau hoobae ku kalo boleh tau siapa nama mu?” ujar nya dan tersenyum ramah hem aku merasakan rindu yang amad sangat dengan senyumanya yang mirip sekali dengan namja itu aish minji ah untuk apa kau mengingat-ingat lagi namja itu

“ya kau tidak apa-apa?” ujar Andrew oppa dan melambai-lambaikan tanganya “hem ah mianhae park min ji imnida” ujar ku cepat “ah min ji nama yang bagus sayang yah pertemuan kita hanya sampai hari ini saja” ujarnya yang menatap danau di depannya aku hanya memandanginya heran “apa maksudnya apa dia tau jika aku kan kembali kekorea? Ah tidak mungkin dia saja baru tau aku, lalu kenapa” ujar ku dalam hati ku beranikan diri untuk bertanya “waeyo?” ujar ku pelan dia melihat sekilas dan kembali tersenyum “karna besok aku kan kembali ke korea dan akan tinggal di sana” ujarnya, aku hanya dapat terbengong mendengar perkataanya berusaha untuk ku cerna

“jika aku kembali ke korea kau bisa bertemu denganya lagi KOREA- ANDREW OPPA- PERTEMUAN KEMBALI – MY LOVE owwww senangnya” ujar ku girang tentu saja dalam hati “waeyo?” ujarnya yang memeperhatikan raut wajahku “hem aniyo mungkin kita akan bertemu lagi di korea” ujar ku senang dan kulihat kedua alisnya menyatu tanda ia sedang bingung “maksud mu?” ujarnya “nanti malam aku akan kembali kekorea mungkin saja kita bisa bertemu lagi” ujar ku dan tersenyum kepadanya “hem jinjja?” ujarnya tak yakin “ne ah mianhae oppa aku harus pulang” ujar ku riang dan menundukan kepala ku dan pergi dari hadapanya nya
“aish jika begini aku mungkin saja akan menyukai seoul kembali hohoho” ujar ku riang

Malamnya ketika kami ingin berangkat tiba-tiba saja appa mendapatkan telpon dari perusaannya karna omma tidak mu di tinggal appa ahinya aku di suru berangkat duluan ke Korea T.T

TBC>>>.<<<

LOVE IS DELICIOUS!!! part 2

LOVE IS DELICIOUS!!! part 2

Author   : song hye min

Judul       :  Love is delicious

Kategori : romence

Cast:

Kim sae ran

Song hye jin (kembaran hye min lebih tua 5 menit )

Song hye min (adik  kembar hye jin)

Choi tae hyun

Park min ji

Lee jinki a.k.a onew

Kim jong hyun a.k.a  jjong

Lee taemin

Kim ki bum a.k.a key

Choi minho

Other cast:

Tvxq member

Andrew aka choi siwon

 

 

@ kantin

Author POV

“Ya kenapa dengan muka mu sae ran di tekuk terus?” ujar aoi yang bingung  melihat tingkah sahabtnya itu

“….” Yang di Tanya hanya diam

“hei kau ini kenap sih ran chan” Tanya aya yang tiba-tiba nimbrung

“huh aku sebal hideki hari ini tidak bisa ikut kita nonton,katanya dia ingin mengantar kakanya ke Kyoto”ujar saeran sambil memanyunkan bibirnya

“ow jadi itu alasan kenap kau dari tadi melamun dikelas sampai sampai kau di tegur yamada sensai” ujar aya sambil cekikikan meningat kejadian tadi

“huh kau ini kenapa tidak bilang padaku kalo yamada sensai memangil ku sampai-sampai ia marah dan melempari ku penghapus yang tepat mengenai jidat ku” ujar saeran yang mulai kesal

“loh bukanya sudah ku memangil mu beberapa kali tapi kau sama sekai tidak menjawab jadi salah siapa dong” ujar aya

“huh” ran chan hanya dapat memanyunkan bibirnya hinga mancung.Yang lainya hanya dapat mentertawakan kelakuan saeran.

Sae ran P.O.V

“huaaaaaaaaaaa harry potter nya keren sekali  kenapa harus bersambung tiba-tiba ketika lagi seru menyebalkan” ujar aya yang dari tadi berceloteh

“sayang jika langsung di jadi in satu bisa-bisa panjangnya lima jam kau ingin duduk terus selama lima jam?” Tanya jun dengan nada kas kansainya

“huh tentu saja aku tidak mau bisa-bisa bokongnku tepos gara-gara duduk terus”ujar aya dengan tampang polosnya.

Kami hanya mentertawakan pasangan bodoh yang sedang sibuk menjelaskan satu samalain, tapi tiba-tiba langkah ku terhenti ketika melihat seorang namja yang amat sangat ku kenal dengan seorang yeoja

“hideki” kataku lirih

Teman-temanku yang tadinya sibuk dengan pasangan bodoh di belakang seketika terhenti dam melihat pandangan nya kearang mata ku tertuju mereka melihat halyang sama dengan ku mereka melihat seorang peria yang amad sanat di kenal mereka sedang berpelukan mesra serta mereka berciuman.

Tanpa tersa  mata ku mulai memanas melihat hal itu aku mengumpukan tenagaku sekuat mungkin dan berjalan menghampirinya. Teman-temanku hanya dapat melihat kejadian itu

Kulihat segelas air berwarna merah langsung saja ku ambil dan langsung ku siramkan kepada mereka berdua

“hideki kenapa kau menghianati ku ” teriak ku sekencangmungkin

“Saeran” ujar wanita di sebelahnya yang amat sangat ku kenal, aku hanya dapat mebelalakan mataku melihat  ichigo teman ku sejak kecil dan adik aoi bersama dengan hideki.

“ichigo apa yang kau lakukan” Tanya aoi kasar

“…..” yang di Tanya hanya dapat diam dan menundukan kepalnya

“saeran ini tidak seperti bayangan mu ka kami hanya” belum selesai hideki menjelaskan sudah di potong oleh saeran “ tidak ada lagi yang perlu kau jelaskan bertahun-tahun ku bertahan dan menolak ajakan kakak ku untuk pindah ke korea hanya karna kau peria busuk yang menhianati ku” ujar ku lirih dan berlari meningalkan mereka.

“saeran tunggu” ujar hideki yang berusaha ingin mengejar sae ran

“mau kemana kau, mengejar saeran tidak akan ku biarkan kau mendekatinya lagi, dan ichigo cepat kau pulang kerumah nanti kita akan bicara lagi” ujar aoi geram

“jangan pernah kau mencarnya lagi atau ku bunuh kau” ujar azuza yang hampir mengeluarkan jurus karatenya tetapi di tahan oleh jun

“sudah lebih baik kita pergi melihat ke adaan saeran dari pada mengurusinya” ujar jun dan mereka semua pergi meningalkannya

Author Pov

Sementara itu saeran yang sudah samapai di rumahnya hanya dapat nenangisih apa yang baru saja terjadi

“hik hik hik namja pabbo kenapa dia mempermainkan ku dia piker dia siapa , kalau tau akan berahir seperti ini sudah dari dulu aku putus dengannya dan pindah kekorea bersama oppa –oppa ku” ujar seran lirih

Terbesit di benak saeran untuk meningalkan jepang dan pulang kembali ke korea, tanpa piker panjang ia mengambil Hp dan mulai menekan- nekan tombol “yeobseo” terdengar suara di sebrang sana

“jae joong oppa besok aku akan kembali ke seoul” kataku singkat dan lagsung mematikan HPku

@seoul , korea 7 agt

Jae joong p.ov

“aneh tiba-tiba bilang ingin pulang ke seoul dan langsung mematikan sambungan teleponya tanpa memberitahu dari siapa” ujar ku pada diri sendiri

“waeyo hyung kenapa kau seperti habis melihat setan “ key yang kaget melihat  hyungnya terbengong-bengong sembari memegangi  gagang telpon.

“ah tidak hanya saja tadi ada seseorang yang menelepon dan bilang akan pulang besok” jawab ku masih dengan nada bingung

“nouguo” Tanya jjong yang tiba-tiba ikut nimbrung dengan makanan di mulutnya. *baca: nugu*

“ya kau ini jika bicara habiskan dulu makanan yang ada di mulut mu” ujar key yang kesal melihat tingkah hyungnya yang satu lagi.

“maksud ku nugu, yeoja atau namja” ujarnya yang sudah menelan habis makananya

“seorang ye… astaga itu pasti sae ran” ujar ku cepat dan langsung memencet num sae ran

“ah tidak aktif, kenapa dengan anak itu” ujar ku sedikt gelisah

Kedua saengku hanya dapat menatap ku bingung

@shibuya, jepang 7 agt

Saerana P.o.v

“Saeran kau yakin kan pulang ke korea hari ini juga dan kapan kau akan kembali bagai mana dengan sekolah mu ” Tanya azuza gelisah melihat temanya

“ia aku kan pulang hari ini juga dengan penerbangan malam kuharpa kalian tidak menghalagi ku aku juga tidak tau apa aku akan kembali atau tidak dan masalah sekolah biar kakak ku yang mengurus” ujar  ku tanpa mengalihkan perhatianku dan tetap mengepak pakaianku.

“gomen na sai ran chan ini semua kesalahan ichigo aku mewakilinya meminta maaf pada mu” ujar aoi semabri membungkukan badanya . sentak membuat ku kaget karna tindakanya.

“sudahlah aoi ini bukan salahnya juga lagi pula kakak ku sudah menyuruhku pulang” ujar ku lirih “aku senang  memiliki teman –teman yang baik seperti kalian” sambung ku

“sudahlah kami tidak mungkin menahan mu terus lagi pula sepertinya tekad mu sudah bulat yah kan baiklah kami akan menagntar mu saja”ujar azuza

“arigato” ucap ku lirih sejujurnya hati ke berat meningalkan teman-teman ku di sini tapi jika kau tidak meningalkan jepang sekarang juga hati ku akan lebih sakit lagi mengingat kejadian itu.

____

Sesampainya di bandara narita

“nah sampai sini saja kalian  mengantar ku” ujarku

“kau yakin ini pulang ke seoul sendirian saeran lagi pu…” belum sempat aoi melanjutkan sudah di potong oleh aya “bilang saja kau tidak rela di tinggal  ran chan” dan seketika membuat kami semua tertawa.

“sudah sudah kasian aoi mukanya sudah merah karna malu, dan aoi aku tau maksud mu baik tapi tidak perlu aku bisa sendiri. Oia jangan lupa liburan nanti kalian saja yang ke korea biar nanti aku ajak kalian berkeliling” ujar ku semabri tersenyum

“aku tidak yakin kau sudah hafal jalan-jalan di sana kau kan sudah hampir 8 tahun di sini dan jarang sekali pulang” ujar ayachan dengan nada meledek

“tenang-tenang nanti juga aku kan bisa menghapalnya hahaha dan ah sepertinya sebentar lagi pesawat lu lepas landas  sampai jumpa teman-teman” ujarku  dan dan berbalik pergi.

“sampai jumpa saeran”teriak mereka berbarengan

Aku hanya dapat tersenyum menahan tangis ku dan melambaikan tangan pada mereka.

=========

@new york, amerika serikat  7 agt

Hye jin Pov

Kring~ kring~ kring~ terdengar bunyi suara telpon

“good morning” ujarku

“ah onnie ~~~ sampai kapan kau di sana appa sudah meninggal kapan kau akan kembali ke korea bogoshiposho onnie” ujar suara cempreng dari seberang sana yang sangat ku kenal

“ah hye min ah, mungkin aku tidak akan kembali ke korea, aku harus meneruskan sekolah ku kau tau kan”

“aaaaaaaaaaa onnie jebal  ayolah pulang kau ingin meningalkan aku sendiri di sini” ujarnya dan kudengar dia mulai terisak. Ahh mulai lagi deh, dia memang tau jika aku paling benci jika mendengar seseorang menagis.

“ah baik lah aku akan pulang, tapi hye min ah apa kau masih tingal dengan eomma, bagaimana ke adaanya apa suami baru eomma baik pada mu” Tanya ku beruntun

“hem tenanglah onnie mereka baik pada ku mangkanya kau cepat lah pulang akan ku kenal kan kau pada mereka, kau tau tidak kyuhyun oppa dan donghee oppa sangat  baik pada ku ” ujarnya dengan riang

“ah bagus lah, kau mengunakan nama keluarga mereka?” Tanya ku

“hem, ani, aku tetap mengunakan marga ayah waeyo onnie?”

“ah bagus lah, baik lah mungkin besok aku kan pualng dengan pesawat malam karan dari pagi hingga siang aku akan mengurus sekolah ku dulu di sini”

“ah kau tidak perlu kuatir onnie bukan kah changmin oppa sudah mengurusnya? Jadi kau tinggal pulang saja” ujarnya yang membuat ku keget

“mwo,apa kau bilang changmin oppa ada di sini” ujar ku yang tak percaya dengan apa yang baru saja ku dengar

“hem ne memangnya kau belum bertemu katanya sih besok dia akan pualng bersama mu, kupikir kau tau”

Omo sepupu ku yang paling kejam ada di sini aigoo mati aku “hye min ah kau yakin changmin oppa ada di sini?” Tanya ku ragu

“hem ne baru saja dia sms ku katanya ingin bertemu dengan mu mangkanya dia minta alamat mu” ujar hyemin santai “mow, kau memberika alamat rumah ku” “ne,waeyo onnie ah? Hem ah onnie kata changmin oppa cepat kau bukan apartemen mu  1 menit lagi dia sampai di depan kamar mu” ujar hyemin

“mwoooo??? Kau bilang apa? Dia ada di dee” belum sempat aku menyelesikan perkataan ku tiba- tiba saja bel apartemen ku berbunyi

Ting nong Ting Nong

“ah onnie sepertinya itu oppa kalo begitu aku tutup dulu yah bubay onnie” ujarnya dan menutup  telpon KLIK !

“ya hyemin ah, aish dia sudah menutup telponya” ujar ku kesal dan menaruh kembali gagang telponya dan kini pandangan ku teralih kepada pintu dan bunyi-bunyi yang bergema di dalam ruangan “aaaaaa ne tunggu sebentar” ujar ku dan berjalan lemas kearah pintu, ku buka pintu kamarku dan berdiri lah seorang namja yang tidak asing lagi bagi ku.

“kau ini lama sekali sih membukakan pintu saja” ujarnya dengan wajah sedikit kesal

“mianhae oppa, kenapa oppa ada di sini?” ujar ku, tanpa ku suru masuk pun tiba-tiba saja dia sudah nyelonong ke dalam.

“ahjuhma yang memintaku untuk membawa mu pulang” ujarnya datar dan duduk  di sofa empuk berwaran merah

“aish aku memang mau pulang ko tidak perlu di di jemput seperti ini oppa” ujar ku kesal menggembungkan pipiku

“jeongmal? Aku kurang yakin, sudah lah pokonya besok kau ikut aku kita pulang ke seoul besok jam 8 malam”

“hem tapi oppa bagiman dengan sekolah ku disini aku kan masih terdaftar sebagai murid di sini” ujar ku dengan tampang memelas

“sudah tidak lagi” ujarnya dan memberikan ku selebar kertas dan hasil rapotku aku hanya terbelalak melihat nya “mwo oppa kau, kenapa tidak bicara dulu dengan ku aku kan masih ingin bersekolah di sana lalu bagai mana dengan eun” tiba-tiba saja ucapan ku terhenti “dengan eun apa maksudnya itu?” ujarnya dan menatap ku dengan satu alih naik. Sebelum ia curiga aku buru-buru mengalihkan perhatian “oppa lalu bagimana dengan hyemin dia meminta ku membelikan banyak oleh-oleh nanti jika aku tidak memeberikanya dia pasti akan marah besar pada ku” ujar ku mengalihkan perhatian

“tenang saja itu sudah ku belikan semua apa yang ingin dia minta, lebih baik kau beres-beres sekarang  besok jam 4 aku kembali lagi kesini untuk menjemput mu pastikan kau tidak kabur, kau taukan akibatanya apa ?” ujarnya dengan nada sedikit menyeramkan aku hanya dapat menelan ludah ku sendiri, dan ia beranjak dari tempat duduknya dan menuju pintu “aku pulang sekarang ingat cepat kau beres-beres” ujarnya dan pergi meningalkan ku. Aku hanya dapat menghembuskan nafas dalam-dalam dan beranjak untuk memebereskan semua yang ada

LOVE IS DELICIOUS!!!

LOVE IS DELICIOUS!!!

Author   : song hye min

Judul       :  Love is delicious

Kategori : romence

Cast:

Kim sae ran

Song hye jin (kembaran hye min lebih tua 5 menit )

Song hye min (adik  kembar hye jin)

Choi tae hyun

Park min ji

Lee jinki a.k.a onew

Kim jong hyun a.k.a  jjong

Lee taemin

Kim ki bum a.k.a key

Choi minho

Other cast:

Tvxq member

Andrew aka choi siwon

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>OoO<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Author P.O.v

Tohosinki high school  adalah sebuah sekolah elit yang di dirikan oleh 5 orang namja  yang sangat misterius, karna tidak ada seorang pun yang pernah melihat mereka bahkan sampai guru-guru pun tidak pernah melihat atasan mereka. Dan yang paling penting lagi di sini memiliki sebuah legenda di kalangan para murid tentang 5 orang namja yang di pilih berdasarkan tingkat kecerdasan mereka dan bagi yang terpilih akan mendapatkan fasilitas yang amat sangat memadai mereka yang di sebut SHINee…

Oke sekian cerita tentang sekolah sekarang kita akan memasuki cerita sesunguhnya *jadi dari tadi apaan dong* hahaha yang tadi itu sejarah singkat ^^v. oke crita ini bermula dari para angota shinee yang tidak pernah merasakan  indahnya jatuh cinta.

Cakidotttt

@Ruang serbaguna, seoul- 9 agt

“aaaaaaaaaaaa hyung apa kita harus seperti ini terus kenapa setiap kali aku mendekait seorang yeoja mereka selalu saja memanfaat keahlian ku hah aku ingin mendapatkan seorang yeoja yang mencitai ku apa adanya bukan ada apanya ” keluh seorang namja bertubuh mungil.

“aigoo taemin ah bisakah kau berhenti mengeluh kan pepatah mengatakan jodoh takan keman” ujar seorang namja yang dia angap paling tua.

“hyung ucapan mu seperti orang yang benar-benar sangat tua. Ckckckc, ya jjong ah kenapa kau daritadi mojok mulu di sana?” Tanya key yang bingung melihat tingkah hyungnya .

“sudah biarkan saja dia begitu semenjak kejadian itu dia jadi selalu seperti itu tapi paling nanti juga baik lagi” ujar onew sambil menepuk-nepuk pungung key.

Key yang melihat hyungnya yang sedang terpuruk mencoba untuk menghampirinya untuk menghiburnya.

“aigooo sudah hyung kau tidak per..” tiba-tiba ucapan key terhenti ia kaget melihat tingkah hyungnya

peltak

“astaga jjong hyung kau…. Ah percumah aku aku menghawatirkan mu sejak tadi ternyata” ujar key dengan tampang yang sangat kesal. Yang lain hanya bingung melihat tingkah key

“aigoo key kenpa kau memukul kepala ku sakit tau” jjong yang mengusap-usap kepalanya yang habis di pukul key.

“ada apa sebenarnya key” onew yang mulai bingung melihat mereka bertengkar “ne hyung waeyo?” ujar taemin yang juga bingung

“tadinya kukira di sangat sedih mangkanya aku berusaha untuk menghiburnya ternyata dia sedang asik-asik kan online dengan seoranga yeoja lagi bikin kesal saja lagian kenapa mesti mojok di situ seh” ucap key sinis dan melemparkan tatapan membunuhnya

“hehehe akukan tidak mungkin terpuruk terus hanya karna peristiwa itu, kan lebih enak mojok :D ”ujar jjong yang membela diri.

“kalian ini berisik sekali seh aku tidak bisa tidur tau” ujar seorang namja dengan tampang baru bangun tidur

“ya choi minho kau pikir ruangan ini kamarmu apa sembarangan saja kau tidur” ucap key dengan nada yang cukup tinggi.

“hyung makan siang kali ini apa?” Tanya taemin yang benar-benar tidak tau situasi

“ molla” jawab key sinis dan menatapnya dengan tatapan mau membunuh

“huh hyung tidak asik biasanya hyung yang paling tau” ucap taemin sedikit mencibir

Belum sempat key mebalas perkataan taemin sudah di potong oleh onew

“sudah-sudah hentikan kau terima saja key kelakuan hyung mu itu aku sih sudah biasa dan lagi jangan hiraukan sih maknae satu itu diia sedang flustasi” ucap onew sambil tersenyum

Tiba-tiba jonghyung teringat akan sesuatu dan berlari menghampiri minho yang sedang tiduran di bangku.

“aa minho ah kau kan punya adik di sini kau tau tidak siapa dia ?” Tanya jjong sambil memperlihatkan selembar foto yang di simpan di saku jaketnya pada minho

“hem memang kenapa hyung” Tanya minho bingung melihat foto teman adiknya

“kau tau tidak siapa dia, yang ku tau hanya dia murid sini dan masih kelas 1 apa kau tau?” Tanya jonghyun enerjik

“ ne” ucap minho

“nugu ya?” Tanya jonghyun bersemangat

“namanya song hye min dia teman adik ku” ucap minho sedikt malas-malasan

Taemin yang merasa teman sekelasnya di pangil-pangil langsung menoleh kearan mereka berdua

“hyung kenapa kau mencari hye min ” Tanya taemin dengan nada yang cukup keras

“itu rahasia kau masih kecil mau tau aja” ucap jonghyung sambil tersenyum devil ^^.

“sudah – sudah lebih baik kita makan saja di kantin, perut ku sudah lapar neh” ujar key yang menarik teman-temanya

“oia taemin ah di kelas mu ada 3 siswi baru yah?” tanya onew

“hem ne kata heechul seosangnim mereka di tempatkan di tempat ku karna di tempat lain sudah penuh =,= menyebalkan sekali” ujar taemin

“hem habinya kelas yang kita tempatin kan kelas kusus jadinya siswanya hanya sedikit” ujar key

“eh bukanay salah satunya adik mu key,jjong hyung? Hem siapa namaya ?” Tanya minho

“ah ne namanya sae ran awas yah jika kalian berani menggangunya akan ku suru jjong memijit kalian” ujar key dengan sedikit lebay

“mau dong di pijit jjong hyung” ujar taemin dengan  senyum kasnya

“sini biar ku pijit sampai tulang-tulang mu remuk ^^” ucap jjong santai “ah kalo begitu she gomawo hyung” ujar taemin cengengesan.

@shibuya, jepang  7 agt

Sae ran Pov

“Ohayou sae ran chan ” ucap seorang yeoja bertubuh langsing dengan rambut hitam terurai

“ohayou azuza chan” kataku dengan mengumbar seulas senyuman

Tiba-tiba dari arah belakang seorang yeoja yang sedang berlari-lari sambil menerikan “ran chan azuchan tunggu aku”

“aya chan” seru kami berdua yang meneriaki yonja itu

“ kau ini, bisa tidak jika tidak memangil kami dari jauh sambil berteriak-teriak  seperti itu” Tanya azuza kesal

“hehehe gomen na sai azu chan ran chan” ujar aya dengan wajah tanpa dosa

“kenapa kau dari tadi senyum-senyum sendiri “belum sempat aya membalas ucapan azuza tiba-tiba potong oleh seorang namja yang memang sangat kami kenal “pasti habis di ajak jalan oleh jun”  serentak kami semua berbalik melihat namja itu

“aoi kun”Teriak ketiga yeoja itu berbarengan

“kalian ini pagi pagi sudah enerjik sekali memangil nama ku” aoi yang masih shok mendengar teriakan dari ketiga sahabatnya itu

“astaga aoi kau ini seperti hantu tiba-tiba saja datang dan langsung nimbrung” ujar ku kesal

“haha gomen na sai ran chan, hem tapi itu lebih baik kan dari pada aku harus teriak-teriak seperti aya” ujar aoi membela diri

“ kenapa kau bawa-bawa aku =3=” ucap aya chan sambil mengecrutkan bibirnya

“kan memang kau contoh yang tepat” ujar aoi denagn tampang polosnya

“apa kau bilang ma” belum selesai aya berbicara azuza sudah memotongnya “hentikan pertengkaran bodoh kalian itu mau kupukul yah”

Karna azuchan ahli karate otomatis aya dan aoi hanya diam tidak jadi meneruskan pertengakaran mereka, aku hanya dapat terkekeh pelan melihat tingkah laku ketiga sahabatku itu.

“hah, tumben sekali kau tidak bersama hideki kun sae ran?” Tanya aoi

“ah dia ada latihan pagi mangkanya aku tidak bareng denganya’ ujar ku sambil berjalan

“ah ran chan apa aku baru ingat apa kemarin malam kau pergi dengan hideki”ujar aya chan

“hem kemarin malam aku tidak kemana-mana, habis hideki sendiri tidak mau di ajak jalan. Memangnya ada apa?” Tanya ku sedikt penasaran

“hem sepertinya kemarin malam aku melihat seseorang yang mirip sekali dengan hideki tetapi dengan seorang wanita” ujar aya chan denga tampang polosnya

Dep

bagai di sambar petir di pagi hari aku hanya dapat terdiam mendengar perkataan aya barusan.

“mungkin kau salah liad aya mungkin kau melihat orang yang salah lagi pula mata mu kan sudah minus 2” azuza yang mulai mengalihkan pembicaran

“ah mana mung……. Aw sakit azu” aya yang berteriak karna lengan nya di cubit oleh azu, dan azu hanya memandanginya dengan tatapan Diam –kau –atau-ku –pukul. Aya yang tadinya ingin mengomel mengurungkan niatanya karna ancaman azu.

“sudah sudah ah aku punya enam tiket nonton bagaiman kalo kita menontonya aya kau bisa datang dengan jun, dan kau sae ran kau juga bisa membawa hideki nanti malam kita berkumpul” ujar aoi yang mengalihkan  pembicarana

“hem tapi aku tidak tau apa kah hideki mau atau tidak nanti akan ku tanyakan, ah itu hideki aku kesana dulu yah” ujar ku meninggalkan teman-teman ku

METEOR RAINS

Cast :

 

# Shin Kyo Ri

 

#Kim ki Bum a.k.a Key

 

# Jung Ji Hye

 

#choi min ho

 

Length : oneshoot

 

Genre : Romance

 

>>>>>>>>>>>>

 

“ah key ah apa kau mau berjanji pada ku?”ujar seorang yeoja kecil menatap seorang namja kecil di sampingnya “ne”ujar namja itu tanpa memandang yeoja kecil itu

 

“berjanji lah kau akan tetap akan mengingat ku walau pun aku tidak ada di samping ku, berjanjilah kau tetap mengingat nama ku sampai kapanpu dan berjanji lah jika kita bertemu lagi kau akan mengingat wajah ku”ujar seorang yeoja kecil itu dan menatap kelangit yang penuh dengan bintang jatuh

 

“ucapan mu seperti kau akan pergi saja” ujar seorang namja kecil itu masih tanpa memandang pada yeoja itu dan masih menatap bintang jatuh yang muncul 10th sekali.

 

Terlihat sekali airmata yeoja kecil itu yang terus mengalir saat bebicra tadi..

 

KKKKRRRRIIIINNGGGGGGG…….

 

Bruukkkk

 

KKKRRRIIINGGGGG

 

“aish jam beker sialan ini kenapa selalu saja membuat ku sakit kepala”ujar seorang namja dengan tampang berantakan kas seseorang yang baru saja bangun tidur.

 

Dengan terpakasa ia turun dari ranjangnya dan mematikan jam beker itu dan kembali ketempat tidur “lagi-lagi mimpi itu, tch apa kau tau kau membuat ku gila selama 10 tahun ini?”ujarnya yang terus menatap pada langit-langit kmarnya yang berwana merah muda.

 

Brrrraaaaakkk

 

“ya apa yang kau lakukan kim ki bum kau lihat ini sudah jam berapa kau tidak sekolah? Yeojachingu mu sudah menunggu dari tadi”ujar seorang namja yang membuka pintu dengan kasar.

 

“mow?,yeojachingu ku? Maksud mu kyo ri?” Tanya nya bingung pada namja yang berada di depan pintu “yap,siapa lagi memangnya kalo bukan shin kyo ri pabbo, sudah cepat bangun bukan kah hari ini kau ada upacara untuk penyambutan siswa baru?” Tanya namja itu pada namja yang bernama kim ki bum

 

“bukan kah kau yang seharusnya sibuk hyung? Akukan sudah kelas 2 jadi tidak perlu terlalu sibukkan lebih baik kau urus saja taemin dia kan yang mau masuk sekolah =.=” ujar namja itu acuh.

 

“tch kau ini taemin sudah bernagkat kesekolah dengan hye min tadi tinggal kau dan aku yang ada di sini, onwe hyung sudah berangkat dan minho juga sudah pergi kesekolah bersama onew hyung tinggal kau yang masih belum siap-siap kasian tuh yeojachingu mu menunggu sampai lumutan seperti itu di bawah”

“tch aku tidak menyuruhnya untuk setiap hari menjemput ku”ujar nya kasar dan pergi melewati namja yang sedari tadi berbicara denganya menuju kekamar mandi yang ada di luar.

 

15 menit kemudian namja itu pun siap untuk berangkat sekolah ia pun turun untuk pergi sekolah dilihatnya seorang yeoja yang terduduk manis di sofa panjang berwana hitam. Menyadari kedatangan namja itu yeoja itu langsung berdiri dan menatap namja itu dengan senyuman

“annyeong key oppa ” ujarnya dengan senuman semanis mungkin

“ne, mana jonghyun hyung?” ujar namja itu ketus “ah jonghyun oppa sudah berangkat tadi ” ujarnya lagi “ow”jawab namja itu singkat dan pergi berlalu dari hadapan yeoja itu, yeoja itu hanya dapat mengendus kesal atas tingkah namja yang satu ini

 

“ya kyo ri ah mau bareng tidak? Kenapa masih di sana?” ujar namja itu dari luar yang sudah mengenakan helm dan menaiki motor sport nya “ah nee” ujar yeoja yang bernama kyo ri itu dan berlari kecil menuju tempat key.

 

Di ambilnya helm yang biasa ia kenakan dan naik ke atas motor key. Dalam waktu singkat motor key sudah melaju dengan cepat membuat kyo ri memegang erat pingang key.

 

“ya mau sampai kapan kau memeluk ku?” ujar key ketus “ah sudah sampai?”Tanya yeoja itu pabbo tch hanya dengusan yang keluar dari mulut key, mengetahui hal itu kyo ri langsung melepaskan pelukanya dan turun dari motor key. Key yang sudah memarkirkan motornya dengan rapi langsung melesat pergi meningalkan kyo ri yang berda di belakangnya.

 

Key pov

 

Entah mengapa setiap hari aku selalu bermimpi hal yang sama tentang masa kecil ku bersam yeoja cinta pertama ku tapi anehnya aku tidak bisa mengingat siapa nama yeoja itu yang ku ingat hanya ke jadian 10th lalu saat bintang jatuh yang muncul 10th sekali berjatuhan dan kami melihatnya di puncak bukit dan kata-kata terahirnya yang bisa ku ingat dia hanya meminta ku untuk mengingatnya dan ternyata maksud dari ucapanya adalah dia akan meningalkan ku.

 

Belum sepenuhnya aku bangun jonghyun hyung membangunkan ku dengan kasar dan bilang yeojachingu ku sudah menunggu ku aku tau yang dia mangsud pasti shin kyo ri. Aku memang namja chingunya tapi itu juga karna aku terpaksa menerimanaya karna ia selalu menyatakan cintanya pada ku dalam sehari bisa sampai 30 kali ia mengatakan itu pada ku, yang lebih membuat ku kesal setelah jadian ia selalu menjemput ku di rumah tch ah lebih tepatnya ia ingin nebeng sampai ke seolah bersama ku.

 

Hari ini aku berada di kelas melihat keluar jendela di mana terdapat siswa-siswa baru yang akan menjadi hoonbae ku, termasuk lee taemin dongsaeng ku. ah aku tingal di sebuah rumah milik onew hyung ia tingal dengan dongsaengnya taemin,orang tua ku menitip kan ku pada onew hyung padahal ia hanya lebih tua 2th dari ku tapi orang tua ku begitu percaya padanya, hal yang sama terjadi juga pada jonghyun hyung dan minho orang tua mereka juga melakukan hal yang sama pada mereka.

 

“hosh ah key ah kau di sini? Aish aku mencari-cari mu pabbo hosh” ujar namja jangkung dengan sedikit terengah-engah.

 

“wae? minho ah?” ujar ku datar memandangnya “aish kau di cari park seosangnim”

 

“mwo?park seosangnim? Untuk apa ia mencari ku?” Tanya ku bingung minho hanya mengendikan bahunya tanda ia pun tidak tau.

“aish, ne aku akan kesana” ujar ku dan mulai berjalan pergi menigal kan minho sendirian di kelas.

 

***

 

“ah ki bum sii, bisa tolong aku membawa murid baru ini berkeliling” ujar park seosangnim sambil menunjuk seorang yeoja dengan seragam yang berbeda dengan seragam sekolah ini , yeoja itu tidak memperhatikan ku tetapi terus saja memutar pandangannya melihat sekeliling

“ah sensai ah maksud ku seosangnim kapan kita bisa mulai berkeliling” Tanya nya dengan riang ketika melihat ku seketika wajahnya berubah dia kelihatan shock melihat ku

 

“apa da sesuatu di wajahnku”ujar ku sambil menunjuk wajah ku

“ah a-anniyo” ujarnya sedikit gugup “yeoja aneh” batin ku

“ah sudah lebih baik ki bum sii coba kau ajak berkeliling saja”ujar park seosangnim

 

*****

 

“ah siapa nama mu?”ujar ku tanpa memandangnya dan terus berjalan di depanya

 

“ah jung ji hye imnida”ujarnya seperti sedikit berat tapi “ah kim ki bum imnida” ujar ku dan tidak menghiraukanya ,aku terus saja berjalan dan memperkenalkanya pada lingkungan barunya

 

“nah sudah tau kan tempat-tempat di sini?”ujar ku dan ia hanya meganguk

“ah ne key ah”ujarnya dan berjalan ke taman aku hanya memandangnya sedikit aneh “ah key ah apa kau tau tentang hujan meteor yang jatuh 10th sekali?”Tanya nya aku hany mengangkat alis ku “ani”jawab ku ketus dan langsung meningalkanya

 

Ji hye pov

 

Kau tau untuk pertama kalinya setelah 10th aku meningalkan korea dan pindah ke jepang aku menginjakan kakiku kembali di tanah kelahiran ku di korea, appa memasukan ku ke sebuah sekolah yang cukup terkenal di seoul dan hari ini aku langsung melihat keadaan sekolah itu ketika aku menunggu untuk berjalan-jalan mengelilingin sekolah bersama seosangnim tiba-tiba seosangnim memangil seorang namja dengan rambut model miring yang cukup aneh meurut ku, tapi ketika ku perhatika ternyata ia chingu ku sejak kecil kim ki bum namja yang selalu ku rindukan andai saja waktu itu aku tidak pergi ke jepang dan meningalkanya.

 

Aku berkeliling bersamanya aku cukup shok ketika ia menanyakan nama ku ternyata ia sudah melupakan ku, ketika ku Tanya apa kan ia mengetahui hujan meteor yang jatuh 10th sekali ternyata ia tidak ingat

Membuat ku sedikit sakit ternya ia benar-benar melupakan ku

“apa kau sudah melupakan ku key ah?”ujar ku pelan menatap ia yang berjalan menjauhi ku..

 

Key pov

 

Jujur ketika ia menanyakan tentang hujan meteor itu membuat ku teringat pada yeoja cinta pertama ku dan itu akan membuat ku sangat sedih mengingatnya mangka aku sedikit ketus padanya padahal ia hanya bertanya.

 

“key ah” tiba-tiba saja suara yeoja itu mengema di telinga ku

“key? Sejak kapan ia tau nama pangilanku? Bahakan seosangnim menyebut ku ki bum bukan key” batin ku aku berfikir sejenak dan tiba-tiba berlari kearah berlawanan mencari yeoja yang tadi.

 

Ku lihat ia sedang duduk membelakangi ku kulihat pungungnya sedikit bergetar. “apa ia menangis”batin ku “ji hye ah” pangil ku pelan “apa itu kau? Yeoja kecil yang selalu bersama ku ?”sambungku ku lihat ia sedikit terkejut dengan perkataan ku ia menghapus air matanya.

 

“m-mwo? Mianhae key ah aku tidak mengerti apa maksud mu”ujarnya berbohong aku hanya tersenyum melihatanya “kau tau, kau tidak pandai berbohong”ujar ku dan ia semakin mengerutkan dahinya “aku tidak pernah memperkenalkan diri ku sebagai key”ujar ku dan sontak membuatnya bingung “benarkah itu kau” ujar ku dan melembut

 

Ia terlihat bingung dan tiba-tiba air matanya jatuh “mianhae key ah aku meningalkan mu,jujur jika aku boleh memilih aku akan tetap memilih di sini dari pada ikut orang tua ku ke jepang”ujarnya dan tertunduk membiarkan airmatanya jatuh langsung saja ku peluk tubuhnya

 

“kau tau kau membuat ku gila sejak kau meningalkan ku 10th lalu”ujar ku dan memeluknya erat

 

“mianhae”ujarnya lirih aku hanya dapat memeluknya aku membiarkanya menangis dalam pelukan ku

 

Author pov

 

Dari jarak yang tidak terlalu jauh seorang yeoja menatap mereka dengan pandangan shok

 

“key oppa”ujar seorang yeoja, mendengar hal itu membuat key sedikit merengangkan pelukanyan dan mencari sumber suara itu.

“kyo ri ?” ujar key dan terdiam, kyo ri “a-apa yang kalian lakukan?”ujarnya sedikit takut.

 

“ah key ah nuguseo?”ujar ji hye “nega yeo…”sebelum ucapan kyo rin selesai sudah di potong oleh key “chingu,chingu ku ji hye ah”

“oww.. annyeong jung ji hye imnida, neo?” ujar ji hye semangat “na,shin kyo ri imnida”ujar kyo ri kecewa.

 

“ah mian jika aku mengangu kalian aku pergi dulu”ujar kyo ri dan pergi meningalkan mereka berdua key hanya melihat punggung kyo ri dari kejauhan dan sedikit melihat kyo ri yang menghapus airmatanya.

“mianhae kyo ri ah”batin key.

 

Kyo ri pov

 

Hati ku hancur ketika melihat key berpelukan dengan seorang yeoja yang bahkan aku baru melihatanya sekarang. Aku mencoba mengumpulkan tenagaku untuk memangilnya ia menoleh pada ku dan sedikit merengangkan pelukannya.

 

Hening hanya itu yang di lakukan key saat ini sampai suara seorang yeoja memecahkan keheningan.

“ah key ah nuguseo?” ujarnya melihat kearah key yang paliang membaut ku sakit hari adalah ucapan key yang menyebut ku sebagi chingu bukan bukan sebagai yeojachingunya. Pada ahirnya aku memutuskan untuk pergi agar air mata ku tidak menyeruak keluar secara deras.

 

***

 

“hik Neomu pabboya kyori ah pabbo pabbo….”ujar ku pelan dan memukul-mukul dadaku,aku menangis sejadi-jadinya

Tiba-tiba saja suara seseorang membuat ku terdiam“kyo ri ah?waeyo?” ku angkat wajahku melihat siapa yang mengil ku “minho sii”ujar ku lirih

“ya waeyo?kau terlihat ah..sedikit berantakan”ujar minho ragu “gwenchana minho ya”ujar ku dan beranjak meningalkannya. Aku berjalan ke ruang kelas untuk hari ini aku ingin pulang lebih cepat sesampainya aku di kelas ku lihat key sedang berbincang dengan yeoja tadi ah siapa namanya oia han ji hye ku urungkan niat ku untuk mengambil tasku,aku tiadak inigin melihatnya untuk saat ini dan ku putuskan untuk pulang kerumah dan meningaklan barang-barang ku di sekolah.

 

Key pov

 

Sejak kejadian tadi pagi aku sama sekali tidak melihat kyo ri, tasnya masih ada tapi orangnya sama sekali tidak terlihat sampai jam pulang sekolah.

 

Kulihat seorang yeoja membereskan barang-barang kyo ri. “ha neul ah,kenapa kau yang membereskan tas kyo ri? Kemana dia?”ujar ku “ah key,kyo ri sepertinya tidak enak badan dan pulang terlebih dahulu,tadi ia menelepon ku untuk membawakan barang-barangnya”ujarnya aku hanya menganggukan kepala ku ketika ingn kutanya lebih lanjut lagi seseorng memangil ku

 

“key ah,bisa kah kau mengantar ku berkeliling seoul ?hari ini.aku sama sekali tiada tau jalan di seoul”ujar yeoja itu dan aku hanya tersenyum mendengar perkataanya

 

“kajja”ujar ku dan membawanya pergi

 

3 hari kemudian…

 

Sudah 3 hari ini aku tidak melihat kyo ri di sekolah maupun di rumah biasanya ia yang paling rajin untuk membuat mood ku rusak di pagi hari.tapi entah mengapa sejak hari itu aku tidak melihatnya.

Tapi berbeda dengan hari ini aku melihatnya duduk di dekat jendela menatap keluar. Ketika aku ingin menghampirinya tiba-tiba saja ji hye menarik ku.

 

“key ah kau tau 2 minggu lagi akan ada hujan meteor mau kah kau pergi bersama ku nanti ketempat itu ”ujarnya dengan riang entah mengapa sejak kedatangan ji hye hati ku sangat senang tapi entah mengapa di sisi laian aku seperti kehilangan sesuatu.

 

“ne,tentu saja aku mau ji hye ah”ujar ku dan ia hanya tersenyum “ahh gomawo key ah..”ujarnya sku mennyempatkan diri melihat kearah kyo ri, namun ia sudah tidak ada di tempat duduknya.

 

“kemana dia” batin ku

“waeyo key ah?”ujar ji hye yang mengetahu gelagatku “anniyo”sanggah ku cepat

 

Kyo ri pov

 

Sudah 3 hari aku tidak masuk sekolah sejak hari itu aku enggan untuk kesekolah bahkan ke rumah key. Tapi hari ini aku putuskan untuk ke sekolah. Sejak aku datang aku hanya memandang keluar jendela menatap langit yang sedikit berwarna keabuan pertanda akan turun hujan . tiba-tiba saja aku mendengar seorang yeoja memangil seseorang yang tidak ingin ku temui dengan sangat manisnya membuat ku merasakan mata ku memanas sebelum air mata ku jatuh ku putus kan untuk keluar.

Aku berlari menuju atap sekolah dan menangis di sana “pabbo kenapa aku harus menangis”guma ku pada diri sendiri

 

Aku duduk terdiam di atap entah berapa lama aku duduk di sana, bahkan langit yang tadinya hanya sedikit kebu-abuan sekarang menjadi sedikit hitam pekat.

 

“aish apa hari ini aku bolos lagi”ujar ku dan bermaksud untuk masuk kembali tanpa sengaja aku mendengar suara seseorang seperti sedang bertengkar ku putuskan untuk diam dan menunggu mereka pergi.

 

“ya jung ji hye kenapa sepertinya kau terlalu dekat dengan key oppa kau tidak tau apa jika ia pangeran kami jadi lebih baik kau tidak usah terlalu dekat denganya”ujar seorang yeoja “ah ternyata ji hye” batin ku

 

“chih kalian memang siapa melarang ku untuk berdekatan dengan key, dia chingu ku sejak kecil. Dan kalian tidak punya hak sedikit pun untuk melarang ku”ujarnya sedikit meninggi.

 

“wah hebat juga dia bisa melawan”batin ku

“mwo? Yeoja kurang ajar berani sekali kau”

 

Plak

 

Yeoja itu menampar ji hye,dan yang paling hebat adalah ji hye punmebalas yeoja itu tanpa ampun sampai pada ahirnya yeoja-yeoja itu mendorong ji hye dan keseimbangan ji hye goyah dan terjatuh dari tangga.

 

“ya apa yang kalian lakukan” ujar ku dari atas yeoja-yeoja itu kaget dan langsung berlari pergi aku segera turun mendekati ji hye

“ya kalian”teriak ku keras.

 

“aish ji hye ah gwenchana?”ujar ku mengoyang-goyangkan tubuhnya aish darah segar mengalir dari kepalanya. Seketika membuat ku kalap dan membuat ku membopongnya ke uks

 

“seosangnim, seosangnim” pagil ku tapi tidak ada yang menjawab ku putuskan untk membawanya ke rumah sakit di dekat sini

 

“kumohon bertahan lah…”ujar ku dan berlari kencang, aku terjatuh namun ku tahan dengan lutut ku gara ji hye juga tidak ikut terjatuh.

 

Sesampainya di rumah sakit “dokter ada pasien gawat darurat” teriak ku langsung saja seorang suster menanganinya dengan cekatan dan membawanya ke ruang gawat darurat

 

“key aku harus menghubunginnya”batin ku dan menekan tombol

“yeobseo?”ujar key

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar ku dan tiba-tiba menutup telpon ku karana ku lihat seorang dokter keluar.

 

“kau keluarganya?” ujar dokter itu

 

“anni aku chingunya,bagaimana ke adaanya?”ujar ku panic

 

“pasien mengalami kekuarangan darah dan kebetulan setok darah di rumah sakit sedang habis sedang kan pasien membutuhkan darah secepat

mungkin”ujar dokter itu

 

“mwo?bagai mana bisa stok darah habis, aish apa golongan darahnya” ujar ku putus asa

 

“AB”ujar dokter itu “AB? Ah aku juga AB bisa kah aku mendonorkanya dokter”ujar ku “ baiklah ikut aku keruangan”

 

Key pov

 

“yeobseo?”ujar ku

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar seorang yeoja membuat ku terbengong.

 

“Mwo?apa yang ia katakana ji hye kecelakaan”ujar sambil mencerna perkataannya “keeyyyyy”teriak seorang yeoja dari kejauhan

“aku tadi melihat kyo ri mendorong ji hye di tangga” ujar yeoja itu dan membuat ku terperangah

 

“mwo? Ya nana ah aku tidak bohongnya”ujar ku dan ia hanya mengelengkan kepalanya langsung saja aku pergi. Sebelum itu aku menelepon onew hyung memeberitaukannya karna mungkin aku tidak akan pulang.

 

Sesampainya di sana ku lihat seorang yeoja terduduk sambil menutupi wajahnya. Hal itu membuat darah ku naik. “kyo ri mendorong ji hye di tangga” kata-kata nana terngiang di kuping ku.

 

“ya shin kyo ri apa yang kau lakuan pada ji hye” bentak ku keras dan menarik kerah bajunya “key oppa.. bu-bukan aku ya-yang melakukanya”ujarnya terbatah-batah karna kerasnay cengkraman ku di lehernya.

 

“ye key lepaskan”minho yang tiba-tiba datang ku lihat semua hyung dan dongsaeng ku datang.

 

“percaya lah pada ku key ah bukan aku yang mendorong ji hye tapi nana, ia yang mendoronya” ujar kyo ri membela diri

 

Plak..

 

Tamparan hangat ku darat kan di pipinya “kau tidak perlu mencari kambing hitam untuk perbuatan mu, lebih baik kau pergi dari sini atau mungkin pergi dari kehidupan ku selamanya aku muak melihat mu kau membuat hari-hari ku semakain rusak, aku menerima mu hanya karna kau yang memaksaku bahkan aku sama sekalai tidak mencintai mu. kau hanya yeoja perusak kebahagian ku”ujar ku sinis entah setan apa yang merasuki ku dan membuat ku mengatakan hal itu

 

Ku lihat kyo ri terdiam semua yang ada di sini terdiam sampai

“ne arraseo”ujarnya dengan air mata yang jatuh dan pergi ku lihat minho ingin mengejarnya “jangan ada yang mengejarnya atau aku akan semakain membencinya” ujar ku pada orang-orang di sekitar ku dan minho sedikit kesal karna ia di tahan oleh onew hyung.

 

***

 

aku menemani ji hye yang masih tidak sadarkan diri, aku terus menunggunya sampai tiba-tiba tangnnya bergerak dan ia mulai membuka matanya.

 

“ji hye ah gwenchana?”ujar ku cemas “ah chakaman akan ku pangilkan dokter”ujar ku dan langsung berlari menuju ruang jaga.

Beberapa saat kemudian aku kembali dengan seorang dokter di samping ku.

“bagaimana keadaanya dokter?” Tanya ku cemas dan sesaat dokter itu tersenyum “gwenchana untung saja kemarin cepat di bawa kerumah sakit, ah bagaimana kabar yeoja yang mengantar nona ini kelihatanya ia juga terluka di bagian lututnya kemarin saya tidak sempat untuk mengobatinya,ah karna ia memaksa untuk mendonorkan darahnya maka perhatian ku sedikit teralih” ujar dokter itu

 

“mwo? Dia mendonorkan darahnya untuk ji hye” pekik ku, “ne waktu itu stok darah kami habis dan ketika ku bilang golongan darahanya yernyata dia juga sama sehinga memaksa ku untuk cepat-cepat melakukan trasfunsi darah”ujar dokter itu dan setelah nya ia pun pamit untuk keruanganay tingal aku berdua saja dengan ji hye.

 

“key ah memang siapa yang telah membawa ku kemari?” tanay ji hye lemas “ kyo ri”jawab ku singkat “jinja,bisa kaha kau membawanya kemari aku ingin berterimakasih kepadanya” ujar ji hye dan membuat ku membelalakan mata ku “Mwo? Ya apa kau yakin dia sudah mencelakakan mu untuk apa kau berterima kasih kepadanya?” jar ku sedikit meninggi

“mencelakan ku ?apa maksud mu key?” Tanya ji hye bingung “aish yang mendorang mu kyo ri kan?” ujar ku sedikit kesal “ya kau ini main tuduh saja bukan dia tapi nana yang melakukanya ia sirik karna kedekatan kita maka aku berkelahi” ujar ji hye dan membuat jantung ku seakan berhanti berdetak

 

“owh God apa yang ku lakukan, aku melakukan tindakan yang salah kali ini aku menampah bahkan berbicara kasar pada kyo ri shit”batin ku “ah ji hye ah aku pergi sebentar kau jaga diri baik-baik dulu” ujar ku dan langsung melesat pergi .

 

Aku menunggu di depan sebuah gang kecil tempat aku biasa menurunkan kyo ri. Hampir satu jam aku menunggu kyo ri pulang tapi ia tidak muncul sampai ha neul muncul dari belokan buru-buru aku menghampirinya.

 

“ha neul ah apa kau melihat kyo ri?”ujarku ha neul hanya menatap ku “kau mencari kyo ri tapi kenapa kau malah menunggu di depan rumah ku”ujar ha neul bingung “ya kau ini aku tanay kau jawab apa, dan lagi bukanya ini ganag rumah kyo ri?” ujar ku “ya enak saja masuk kedalam adalah rumah ku, kyo ri hari ini tidak masuk ia ijin ke busan selama 5 hari”ujar haneul malas dan langsung pergi meningalkan ku

 

“ah ha neul ah jika ini bukan rumah kyo ri untuk apa ia setiap hari minta di turun kan di sini?”tanay ku bingung

 

“hem mungkin dia ingin kemakam kakaknya dahulu itu di sungai depan sana” ujar han neul langsung pergi.

 

“mwo ia tidak pernah cerita tentang keluarganya” batin ku “dan lagi apa ia pergi ke busan tch untuk apa ia pergi kesana” batin ku dan kuputuskan untuk kembali ke tempat ji hye.

 

Sudah hampir 1 minggu kyo ri tidak masuk sekolah membuat ku sedikit resah entah mengapa sebagian dari jiwa ku mengatakan aku harus mencarinya, tapi setengahnay lagi menyuruh ku untuk tetap diam dan membiarkanya hal ini membuat ku sedikit flustasi. Ku putuskan untuk hari ini aku pulang lebih awal, karna ku tau minho sedang sakit.

 

Ketika ku sampai di rumah tiab-tiba saja hujan deras “untung saja aku sudah sampai rumah”guma u pelan dan masuk kedalam ku lihat seorang yeoja sedang berada di dapur ketika ia mebalikan badannya aku terbelalak melihan shin kyo ri di sana dan dengan wajah yang tak kalah kagetnya dengan ku

 

PRANG~

 

Ia menatuh kan panci yang ber isi intah apa itu “kyyyaa” ujarnay saat isinya mengenai kaki dan tanaganya aku segera bergegas mendekatin namun aku kalah cepat dari minho yang tiba-tiba saja sudah berada di depan kyo ri

 

“gwenchana, aish lihat tangn mu terbakar, sini biar aku obati dahulu”ujar minho yang membelakangi ku

 

“mi-minho ya, se-sebaiknya aku pulang dulu” ujar kyo ri dan menarik tangnya dari minho dan berjalan pergi minho yang heran karan tingkah kyo ri ketika menghadap kebelakang “hyung kau sudah pulang” ujar minho aku hanay menatapnya sinis “chih ternya ia memang yeoja tidak tau malu ” ujar ku tanpa sadar

 

“mworango?” ujar minho “ya kau itu yang tidak tau malu mempunyai yeoja chingu sebaik dia tapi kau malah memilih yeoja yang 10 tahun lalu menghilang hanya karana alasan cinta pertama kau menelatarkan seseorang yang menyayagi mu dengan sepenuh hati”.

 

“tch tau apa kau, lihat bukan kah ia sudah membuat kan bubur untuk mu apa kau menyukainya? Ambil lah jika kau mau” ujar ku sinis “chih jika aku bisa mengantikan mu di hatinay sudah dari dulu aku merebutnya dari mu,ia datang kemari memberikan mu ini sebagai tanda perpisahanya, karna ia tau aku sedang sakit ia meneympatkan diri untuk membuat kan ku bubur dasar namja seperti mu tidak pantas untuknya” ujar minho dan pergi meningalkan ku

 

Aku terdiam melihat sebuah kotak berwarna pink dengan hiasan keperakan di bagian pingirnya

 

My namja chingu ^^

 

Tulisan awalnya yang membuat ku sedikit tetperangah ku ambil satu persatu isi dari kotak itu yang kebanyakan adalah foto-foto ku bahakan saat foto ku yang sedang bermain basket di smp pun ia ada.

 

Ahhh shit ada apa dengan ku seakan jantung ku tertusuk beribu-ribu jarum dan mata ku memanas. Ku taruh kotak itu di sembarang tempat dan langsung keluar, mencar kyo ri naluri ku menuntun ku untuk mengejarnya jika tidak akau pasti akan kehilangan sesuatu yang berharga.

 

Ku lihat seorang yeoja duduk di sebuah halte bis dengan pakaian yang basah karna hujan, aku mendekatinya yoja itu menundukan kepalanay dan bahunya sedikit bergetar ia menangis.

 

“kyo ria ha?”pangil ku lembut ia menhentikan tangisnya dan menatap ku ia namapak kaget dengan ku tiba-tiba saja ia berdiri dan ingin beranjak pergi tapi ku halangi “minhae kyo ri ah” ujar ku lembut ia terdiam dengan ucapan ku

 

“gwenchana key ah, aku akan segera pergi dari kehidupan mu. Jadi kau tidak perlu cemas lagi”ujarnya dan melepaskan peganagn ku. Ia ber lari tapi untuk meneyberang jalan tiba-tiba sebuah truk besar berjalan dari arah yang berlawanan aku lansung berlari kearahnya dan menkapnya di sisi jalan

 

“ya neoumu pabboya” bentak ku padanya “ne nega, nega pabbo yeoja wae wae ki buah ah”teriaknya dan memukul-mukul dadaku aku terus memeluknya erat dan aku menciumnya tanpa melepaskanaya sampai kami kehabisan nafas aku baru melepaskanya.

“saranghae kyo ri ah, mianhae aku baru menyadarinya”ujar ku dan ia hanya menagis di dadaku “ne,na do saranghae key ah” ujarnya.

 

***

3 hari kemudian

 

“Ya nanti malam jemput aku dan kita pergi bersama, ketempat biasa” ujar ji hye pada ku “Ah minhae ji hae yak au taukan aku sudah punya yeojachingu” ujar ku dan mengembangkan senyumku “aish arraseo, hanya saja kau tau kan jonghyun belum lulus tes menyetir jadi aku minta kau menumpangi ku sampai di bukit agar aku bisa melihat meteor lebih jelas” ujar ji hye aku hanya menegrucutkan bibir ku ketika mengetahui maksudnya

Satu hari setelah malam kejadian itu aku mengatakan pada ji hye dan ternyata ia kesini untuk mencari tunaganaya yang di jodohkan ayahnya untuk membatalkanaya tapi tidak di snagka tunaganaya adalah jonghyun hyung dan denagan sekatika ji hye jatuh cinta padanya.

Malam harinya

“lihat sudah mulai wah tepat jam 12 malam seperti perayaan tahun baru saja”ujar ji hye heboh

Aku dan kyo ri hanya duduk menatap tangit malam yang bertabuaran meteor jauh “kyo ri ah saranghae”ujar ku dan kyo ri membalasnya “na do saranghae oppa”ujarnya dan kami berciuman.

“sosweet.. chagi aku juga mau di kisue seperti mereka”uajr seseorang mendengar hal itu sontak membuat ku langsung membuka mata

“YA KENAPA KAIALAN MENGGANGU SAJA”ujar ku dan mereka hanay tertawa

 

~ThE EnD~

 

Gimana-giman jelek kah? Heheh minhae biz ini buatnya ud lama tapi baru sempet di post dan aku ga sempet untuk mengoreksi ulang deh jadi map yah kalo ada kesalahan penulisan

Oa wajib RCL

Onkey?

Seeyou

PLEASE LOOK AT ME

 

Title       

Image

 

Author    : Song Hye Min

Kategori :  Romance

Length    : oneshoot

Genre     : Romance

Rating     : PG-13

Cast:

Kim Jonghyun

Jang Ji Hyeon

Cho Kyu Hyun

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

“jjooooonggg…….. dengarkan curhatan kuuu”ujar seorang yeoja pada seorang namja yang masih asik bermimpi di tempat tidurnya.

 

“heeeemmmmm”ujar namja itu namun masih dengan mata yang menutup

 

“joonggg ayyoo lah bangun aku ingin curhat..”ujar yeoja itu lagi dan menarik selimut yang menutupi namja itu  tapi tidak di gubris oleh manja itu malah ia menarik kembali selimutnya

 

“aish”ujar yeoja itu dan menghela nafas panjang kemudian ia berbaring di sebelah namja itu.

 

“jong ah… hari ini aku putus dengan kyu oppa kau taukan aku sangat mencintainya, tiba-tiba saja ia bilang ia ingin putus dengan ku”ujar yeoja itu tanpa memperdulikan lawan bicaranya mendengarkan atau tidak, yang dia inginkan saat ini adalah membagi beban yang ada di pikiranya

 

“Hiks hiks”tiba-tiba saja yeoja itu menangis

 

“ya berhenti lah menangis hanya karna namja seperti dia” ujar namja yang sedari tadi di pangil jong  kini ia bangkit dan menyandarkan kepalanya di senderan tempat tidurnya.

 

“hiks jong ahh.. ottohkae aku masih sangat mencintainya, sangat mencintainya ”ujar yeoja itu dan meringkuk menutupi wajahnya dengan bantal.

 

“aish lupakan saja namja itu lagi pula masih banyak namja yang mencintaimu dengan tulus” ujar namja itu kesal dengan tingkah yeoja di sampingnya yang terus saja menangis .

 

“ya jang ji yeong berhenti menangis kau tau ini masih pagi dan lagi kau menangis di kamar namja nanti jika eomma mendengar dia mengira aku melakukan hal yang buruk pada mu dan lagi aku bisa di gantung oleh oppa mu jika ki bum melaporkanya pada oppa mu” ujar jong berusaha menenangkan yeoja tersebut tapi nihil bukannya diam yeoja itu masih saja terus menangis.

 

“hhuuuuuuuaaaaaaaaaa………………..”tangis yeoja itu semakin menjadi-jadi all hasil seisi rumah berbondong-bondong kekamar ku.

 

“YA YA kim Jonghyun apa yang kau lakukan pada ji hyeon?”ujar seorang yeoja paruh baya dengan memegang gagang sapu di tangannya

 

“Omo  a-aku tidak melakukan apa-apa eomma.. j-ji hyeon saja yang tadi tiba-tiba datang dan menangis di kamar ku”ujar jonghyun berusaha memberi penjelasan

 

“aish hyung kau apa kan lagi ji hyeon noona, nanti ku adukan pada geun seok hyung loh kau membuat dongsaengnya menangis” ujar seorang namja bermata kucing yang muncul di balik tubuh yeoja paruh baya tersebut.

 

“aish benar eomma aku tidak melakukan apa-apa pada ji hyeon, ya ji hyeon cepat kau bilang pada eomma ku aku tidak melakukan apa-apa pada mu”ujar jonghyu

n

“….”tidak ada jawaban dari yeoja itu

 

“ya ji hyeon ah?”ujar jonghyun sambil mengerakan tubuh ji hyeon tapi masih tetap sama sampai terdengar dengkuran halus dari yeoja tersebut

 

Zzzz….

 

“aish dia malah tidur..”ujar jonghyun sambil menggelangkan kepalanya

 

“aish,sudah biarkan ia tidur di sana sepertinya ia lelah,dan kau jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ujar eomma dan pergi meninggalkan jonghyun

 

“wah hyung kau enak sekali coba kau lakukan sesuatu saja pada ji hyeon noona, biar kau cepat menyusul taeyeon noona”ujar namja bermata kucing itu lagi

 

“pergi kau ki bum”pekik jonghyung kesal dan melempar bantal  tepat mengenai sasaran

 

“ya hyung kau tau berapa lama aku merawat wajah ku, aish pasti sekarang sudah jelek ”ujar ki bum dan pergi

 

Jonghyun pov

 

“jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ucapan eomma kembali terngiang di telinga ku

 

“hem andai saja itu bisa terwujud lebih cepat”guma ku  dan kembali menatap seorang yeoja yang tidur di samping ku

 

Tiba-tiba suara seseorang memangil ku “jonghyun..” ujarnya dan aku berusaha mencari –cari dari mana asal suara itu

 Tiba-tiba saja ji hyeon bangun “eomma mu sudah pergi?”ujarnya dan aku hanyan menatapnya

 

“jonghyun? Gwenchana?”ujar yeoja itu sambil melambai-lambaikan tangannya di hadapan ku

 

“ya kau pura-pura tidur tadi”ujar ku dan hanya di jawab dengan angukan dan senyuman tanpa dosa dari yeoja itu

 

“aish dari dulu hinga sekarang sifat usil mu tetap saja tidak pernah hilang”ujar ku kesal dan beranjak meninggalkan ji hyeon yang masih berada di atas kasur empuk ku.

 

“aish jong ah aku masih tidak percaya kyu oppa melakukan hal seperti itu pada ku”ujar nya sambil kembali menjatuhkan dirinya di kasur ku dan menatap langit-langit kamar ku, langkah ku terhenti karna ucapanya.

 

“huh kenapa selalu saaj namja itu yang selalu ia bicarakan”batin ku

 

“molla, mungkin ia sudah tidak mencintai mu lagi”ujar ku dan langsung di sanggah cepat olehnya

 

“anniyo aku yakin ia masih mencintai ku jong ah”ujar ji hyeon bersih keras.

 

“hem terserah pada mu saja lah”ujar ku dan kembali berjalan

 

jang ji hyeon yeoja yang sejak lama ku cintai, ia teman main ku sejak kecil, sejak kecil aku sudah di tinggal oleh orang tua ku karna bisnis mereka yang sangat penting dan hasilnya aku selalu di tinggal, eomma ku memutuskan untuk menitipkan ku dengan tetangga ku, heran memang kenapa orang tua ku begitu percaya dengan tetangga ku yang tidak lain adalah teman appa ku padahal belum tentu mereka baik. Tapi dari sini lah aku mengenal seorang jang ji hyeon dan untuk pertama kalinya aku merasakanjatuh cinta pada pandangan pertama dengannya . aku bersukur karna eomma menitipkan ku di sini.

 

Seiring berjalannya waktu perasaan ku kian membesar. Namun kesempatan ku untuk memilikiknya menipis karna ia menyukai orang lain cho kyuhyun ia lah namja yang beruntung yang mendaptka ji hyeon.

 

Hingga sekarang aku hanya dapat memendam perasaan kau tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.

 

“jonghyun awas!”teriak seorang yeoja sontak membuat lamunan ku buyar

 

“waey..”

 

bbuuukkkk….

 

Belum sempat aku menyelesaikan perkataan ku tiba-tiba saja sebuah tembok besar menghadang ku, oke coret kata menghadang lebih tepat jika aku yang menabraknya.

 

“aish jonghyun gwenchana?”ujar yeoja itu dan berlari kecil kearah ku “omo kau berdarah jong ah lihat hidung mu mengeluarkan darah terus”ujarnya membuat mukaku langsung merah

 

“aish na gwencahanayo”ujar ku bangkit dan langsung memasuki kamar mandi

 

“jinca?omo sudah ku bilang jong ah jika berjalan harus focus kau ini”teriaknya dari arah luar aku hanya membasuh wajah ku yang begitu merah padam “kau begitu menyiksa ku ji hyeon ah”batin ku

 

***

 

“jong ah………., bantu aku mencari tau kenapa kyu oppa memutuskan ku”ujarnya “apa aku berlaku tidak baik padanya sehingga ia memutuskan ku? Apa selama ini aku membebaninya hinga ia meninggalkan ku?apa ia membanci ku hingga ia melakukan hal itu, apa..”ucapannya terhenti ketika dengan cepat aku menyela perkataanya.

 

“berhenti mengeluh, kenapa tidak kau tanyakan saja langsung kepada orangnya maka dengan itu kau akan mendapatkan jawaban yang kau cari-cari”ujar ku tanpa memandangnya

 

Munafik, itu yang selalu hati ku teriaka. Kata-kata itu selalu keluar jika ia ada masalah dengan kyu padahal di dalam hatiku terasa begitu menyesakan mendengar perkataan ku yang menyemangatinya untuk berbaikan kembali pada kyu.

 

“hem tetapi aku takut jong ah.. bagimana jika memang benar karna salah satu yang ku ucapkan tadi?”Tanya ji hyeon dan membating tubuhnya pelan di atas kasur ku

 

Seharian ini ia ada di kamar ku dan dari tadi yang di bicaraka topicnya tetap sama ‘cho kyuhyun’ rupanya di hati ji hyeon hanya ada dokter muda itu, membuat ku muak kalau saja aku tidak bisa menahanya pasti aku akan berteriak dihadapan yeoja ini untuk berhenti memangil mangil nama namja sialan itu

 

“jong ah..bantu aku..”ujarnya dan mendekati ku

 

“shiroyo itu masalah mu dan harus kau selesaikan sendiri”ujar ku dan lagi-lagi tanpa menatapnya.

 

“hyuhh… sepertinya memang harus ke selesaikan sendiri”gumanya pelan tetapi masih dapat ku dengar

 

***

Malam harinya aku pergi sebuah café kecil di dekat  sungai han, entah mengapa malam ini aku ingin sekali pergi ke sini. Setelah seharian ini aku di sibukan dengan ji hyeon , entah mengapa aku ingin melepaskan penat ku di sini.

 

“hem.. udara yang bagus”ujar ku sendirian sambil duduk menatap sungai han yang begitu tenang

 

“ahhh…”

 

Tiba-tiba saja suara desahan seseorang terdengar entah dari mana suara itu berasal aku memutar-mutar kepala ku mencari di mana suara itu berasal.

 

“ahhh oppa henntii ahhh” suara itu kian menjadi-jadi ahirnya aku menemukan asal suara itu dari balik pohon besar yang tidah jauh dari aku duduk seorang namja dan yeoja yang sedang asik bercumbu, pakaian si yeoja sudah sangat berantakan entah apa yang namja itu perbuat hinga seperti itu

 

“aish masih ada saja orang mesum di tempat seperti ini”ujar ku

 

“oppa bagi mana dengan yeoja itu, apa kau sudah memutuskannya?”tanya yeoja itu tidak sopan memang mendengarkan perkataan seseorang yang sedang bicara mangka dari itu aku berniat untuk pergi hinga pada saat namja itu berkata

 

“maksud mu jang ji hyeon? Aigoo kau cemburu denganya chagi? Sudah lah ia hanya masalalu ku dan lagi aku sudah punya kau, kau tau kan dia hanya mainanku saja”ujar namja itu yang ku tau jelas siapa dia

 

“shit ini kah alasannya ia memutuskan ji hyeon. berengsek kau cho kyu hyun”batin ku tangan ku sudah ku kepal hinga kuat hampir saja aku memukulnya jika saja hp ku tidak berbunyi.

 

Dengan cepat ku angkat dan berjalan menjauhi mereka.

 

***

 

Dari kemarin  aku tidak melihat ji hyeon aku takut jika terjadi sesuatu  padanya, “apa  ia mengetahui alasan kenapa kyu memutuskannya dan lalu kemudian ia hampir gila memikirkanya mangka dari itu ia mencoba untuk bunuh diri aish annndweeeeee…”batin ku 

 

“joooooongggggggggg” ujar seseorang yang pastinya aku tau siapa yang memangil ku dengan sebutan seperti itu

 

“weekk.. aish ya kenapa kau tiba-tiba melompat di hadapan ku aish”ujar ku karna tiba-tiba saja ji hyeon berlari dan mendekap ku dari depan membuat ku sangat senang.

 

“jong ah kau tau kyu oppa ia kembali pada ku lagi, setelah kemarin kau memberi saran aku memikirkan nya kembali dan tiba-tiba saja semalam kyu oppa menelepon ku ia bilang ia ingin kembali lagi dengan ku kau tau aku sangat senang mendengarnya”ujar ji hyeon senang

 

Aku hanya diam  tanpa membalas perkataannya

 

“jong? Ya kim jonghyun? Waeyo?”Tanya cemas

 

“mwo? Ya kau tidak boleh kembali lagi denganya, putus kan ia sekarang” tiba-tiba saja nada suara ku meninggi

 

“hem? Ya kim jong hyun apa maksud mu menyuruh ku putus denganya,”ujar ji hyeon

 

“aish dia hanya mempermaikan mu, dia sudah mempunyai yeoja lain dia hanya MEMPERMAINKAN MU KAU HANYA DI JADIKAN MAINANYA KETIKA IA BOSAN” ujar ku sambil menekan kata-kata terahir ku

 

PlakK

 

Tiba-tiba saja ji hyeon menampar ku

 

“ya kim jong hyun jaga ucapan mu, aku tau kyuhyun lebih dari apa pun DAN DIA BUKAN ORANG BERENGSEK YANG KAU BILANG TADI”teriaknya hinga ia menangis

 

“apa kau tidak pernah percaya pada ku? Apa aku terlihat seperti membohongi mu? Apa perlu aku menjadi seorang dokter agar kau percaya pada ku sama seperti kau mempercayai dia?” ujar ku lirih

 

“kim jonghyun kau sakit,kau pikir menjadi dokter  itu mudah? ”ujar ji hyeon

 

“ne aku memang sakit, terlalu sakit hinga membuat ku luka di hati ku”ujar ku

 

“kim jong hyun apa maksud ucapan mu? Aku sama sekali tidak mengerti?”ujarnya yang bingung

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”ujar ku tanpa tersa air mata ku jatuh

 

“mwo? Jong ah?”ujarnya tidak percaya pada perkataan ku

 

Aku hanya mengehela nafas ku aku mengetahui jika ia belum bisa menerima perkataan ku .yang ku tau di hatinya hanya ada kyuhyun untuk saat ini.

 

“lupakan semua perkataan ku tadi”ujar ku dan pergi meningalkannya yang masih shock dengan pengakuan ku barusan

***

Ji hyeon Pov

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”kata-kata jonghyun selalu terngiang di telinga ku

 

Sejak kejadian itu aku tidak pernah bertemu dengan jong hyun sudah hampir 3 hari ini ia selalu pulang malam, di sekolah pun kami jarang bertemu walau pun kami satu kelas hanya saja ia duduk di paling belakang sehingga yang ku tau ketika pelajaran di muali ia sudah ada dan ketika bell istirahat atau pun pulang aku sama sekali tidak melihatnya.

 

“pabbo kenapa ia baru mengatakannya sekarang kenapa ia mengatakan di saat hati ku hanya untuk kyu seorang apa kah ia tidak tau jika aku juga mencintainya?”guma ku pelan

 

Berbeda seperti hari-hari sebelumnya aku sama sekali tidak melihat jonghyun dimana pun,

 

“hyuuhh.. apa hari ini ia tidak masuk?”guma ku sambil menatap bangku kosong di belakang

 

“jang ji hyeon”

 

“….”

 

Braakkk

 

Sebuat penghapus mendarat tepat di kepala ku

 

“Ya jang Ji hyeon kau melamun di pelajaran ku cepat kau kedepan kelas dan berlutut dengan kedua tangan di atas”teriak jung seosangnim

 

Seketika membuat ku terlonjak kaget dengan suaranya yang membuat ku hampir mati karna jantungan

 

“ya palli, apa kau ingin ku tambah hukuman mu?”ujar jung seosangnim

 

“a-aniyo”ujar ku dan langsung melaksanakan hukuman ku

 

“Ini semua karna kau kim jonghyun lihat apa yang dapat ku perbuat nanti” batin ku

 

***

Hari ini hari tersial ku selama dalam pelajaran aku melamun dan mendapatkan banyak hukuman hanya karna aku memikirkan seorang kim jonghyun.bahkan aku jarang memikirkan kyu

 

“apa aku mulai mencintainya lagi?”ujar ku pelan aku berjalan hingga ke sungai han entah mengapa setiap kali aku ada masalah kaki ku selalu menuntun ku ke sini.

 

“hei apa tidak ada tempat lagi yang dapat ku tuju selain di sini?”guma lirih

 

Tiba tiba suara desahan terdengar di telinga ku membuat ku merasa tidak nyaman ketika ku hendak pergi

 

 

“ahhh.. ahh.. oppa  appoyo.. aahh ya cho kyuhyun”ujar yeoja itu membuat ku menghentikan langkah ku

 

“aish kyunnie ah aku melukai bibir ku”ujar yeoja itu manja

 

“mow?aish minhae chagi ya, sini biar ku obati dengan bibir manis ku”ujar seorang namja yang sangat ku kenal

Aku menghampiri suara itu berusaha menghapus fikiran buruk yang ada di otak ku

 

 

Deg..

 

Cho kyu hyun ku lihat ia sedag berciuman panas dengan seorang yeoja yang ku akui jau lebih cantik dari ku

 

“kyu oppa?”ujar ku

 

“…”tidak ada tanggapan dari mereka bahkan meraka semakin asik berciuman

 

“CHO KYUHYUN”pekik ku keras membuat deru nafas ku yang semakin memburu ketika melihat mereka

 

Dengan cepat kyu melepaskan ciumannya  dan menatap ku

 

“jang ji hyeon?”ujarnya

 

“apa yang kau lakukan dengan dia?”ujar ku sambil menunjuk seorang yeoja berambut panjang dengan baju yang sangat berantakan

 

“ya ‘dia’ yang kau maksud ini mempunyai nama, nama ku victoria”ujar yeoja itu kasar

 

“aku tidak Tanya pada mu dasar perempuan murahan”ujar ku tiba-tiba yeoja iu bangkit dan menampar ku

 

Pallkkk

 

“apa maksud mu dengan perempuan murahan?”ujarnya marah

 

“apa sebegitu bodohnya kah kau hingga tidak mengetahui arti kata muraha? Apa kau tidak malu merebut pacar orang”ujar ku

 

“hah? Hahahah ya apa kau bodoh kami sudah menikah,kau yang merebut suami orang. apa kau tidak tau itu selama ini kyu memanfaatkan mu hanya karna posisinya di rumah sakit ayah mu?”ujar yeoja yang bernama victoria itu

 

“mwo?apa kau bilang ia memanfaat kan ku?”ujar ku

 

“ne”ujarnya “victoria hentikan”ujar kyuhyun “ani aku sudah muak dengan semua ini,biar kan bocah ini tau semua”ujar victoria

 

“kyu hanya memanfaatkan mu jadi ku harap kau tidak usah mendekatinya lagi”ujar yeonja itu

 

“ahh ne aku sudah lelah ji hyeon ah kau tau bertapa tersiksanya aku ketika aku bersama dengan mu”ujar kyu

 

BRUUKK

 

Tiba-tiba saja kyu jatuh tersungkur di bawah

 

“berhenti menangis untuk orang seperti dia”ujar seorang namja yang sanagt ku kenal

 

“jonghyun”ujar ku lirih masih dengan terisak

 

“itu masih belum seberapa cho kyuhyun,lain kali jika kau melakukannya lagi akan ku buat ku tidak dapat hidup tenang”ujar jonghyun dan menarik ku pergi

***

 

“Ya mau sampai kapan kau menangis”ujar jonghyun saat kami sampai di sebuah taman

 

“hiks jong ah kyu dia..”tiba-tiba  ucapan ku terhenti karna pelakukan jonghyun yang tiba-tiba mencium ku

 

“berhenti memangil namanya, atau akan ku lakukan sperti tadi ketika kau menyebut namanya”ujar jonghyun dan membuat ku mengetahui satu hal.

 

“m-mianhae jonghyun ah”ujar ku ahirnya

 

“gwenchana”ujarnya

 

“jong ah untuk perkataan mu tempo hari apa..”tiba-tiba saja ia memotong perkataan ku

 

“lupan kan aku tau kau masih belum bisa menerima ku jadi kau tidak usah memikirkannya, oia setelah ini sepertinya aku akan ke amerika untuk belajar vocal disana, ku harap kau baik-baik saja selama aku di sana”ujarnya  

 

Deg.

 

Kenapa rasanya begitu sakit bahkan lebih sakit dari pada melihat kyu hyun berciuman tadi

Tes tes air mata ku mulai keluar lagi

 

“ya waeyo?sudah lupakan saja soal tadi kau bisa mencari manja lain”ujarnya ingin sekali aku mendekap mulutnya agar berhenti bicara “oh GOD aku tau sekarang yang ku cintai saat ini bukan cho kyuhyun tapi ki jonghyun”batinku

 

“ya kim jonghyun apa kau ingin membuat ku menyesal seumur hidup karna baru sekarang kau menyadari jika aku mencintai mu?”ujar ku sambil terisak

Jonghyun dia mematung ia shock dengan perkataan ku

 

“coba katakan sekali lagi”ujar nya yang tidak percaya

 

“saranghae kim jonghyun”ujar ku

 

“dengan senyum mengembang  ia mendekap ku sangat erat “Nado saranghae ji hyeon ah”

 

“jadi apa kau akan tetap meninggalkan ku jong ah?”ujar ku lirih

 

“ya tentu saja tidak, bukan kah tadi aku hanya bilang sepertinya?jadi belum tentu itu akan ku laksanakan”ujar nya masih dengan memeluk ku

 

“mwo?ya kim jong hyun kau membohongi ku”ujarnya marah

 

“aniyo, apa kau ingin aku benar-benar pergi?”ujar nya dan langsung ku sangah dengancepat “anndwee”teriak ku

 

“aku tidak akan meninggalkan mu, dan apa kah aku sekarang sudah melihat ku sebagai namja?”tanyanya

 

“mwo?jadi selama ini aku melihat mu sebagi yeoja?”ujar ku sambil menahan tawa ku kulihat ia hanya mengerucutkan bibirnya

 

CHUU~~

 

Aku menciumnya  “aku mencintai mu sejak dulu kau tau aku kecewa saat kau tidak kunjung  menjadikan ku yeoja chingu mu hingga ahirnya aku menjadikan chu kyu hyun sebgai pelarian ku pikir”ujar ku

 

“aish minhae membuat mu menunggu lama ji hyeon ah, mau kah kau menjadi yeonja chingu ku?”ujar jonghyun masih dengan memeluk ku

 

“ne”ujar ku dan langsung di sambut dengan ciuman hangat dari nya.

 

“panggil aku oppa”ujarnya ketika melepaskan ciumanya

 

“oppa? shiroyo”tolak ku

 

“aish apa kau ingin ku cium”ujarnya

 

“aish jong ah kau mesum sekali”ujar ku

 

“tapi kau tetap suka bukan”

 

“ne arra oo ow lihat ada bintang jatuh”ujar ku

 

“ya kau mengalihkan perhatian”ujarnya

Aku beruntung mencintai dan di cintai oleh orang sabaik jonghyun yang mau menunggu ku hingga aku yang bodoh ini mengetahui siapa yang sebenarnya aku cinta.

 

“jonghyun oppa saranghae”

 

 

THE END

 

Hyyuuuu #lap keringet

Ahirnya neh FF selesei juga Ini FF untuk Abe onnie semoga suka n mian onnie kalo kurang memuaskan hehehe. Saeng udah berusaha sekuat tenaga untuk membuatnya sampe ga tidur gara-gara mikirin neh ff mau di buat ky gimana #lebeh

Oia mian yah kalo banyak kata-kata yang salah  😀

Hehehehe

Oke deh  yang kena TAG jgn lupa RCL kalo ga suka di remove juga gpp :D.

Gomawo..

 

I LOVE MY BOSS //PART 3//

I LOVE MY BOSS //PART 3//

Cast:

lee min hyuk

kim hee chul

park joon soo aka leeteuk

lee hyuk jae aka eunhyuk

 

>>>>>>>>>>>>OoO<<<<<<<<<<<<<<<<

 

“y-yeobseo? Oppa? Oooopppaaaa? OMo tamatlah riwayat ku T.T” ujar ku sambil menurunkan hp ku

 

“mwo? Waeyo?” ujar heechul sangjanim pada ku namun aku menatapnya tajam

 

“ya sangjanim kenapa kau harus membawa ku ke rumah mu kenapa kau tidak membangun kan ku saja semalam”ujar ku kesal  dia hanya menatap ku datar.

 

“kau ini tidak tau diri sekali masih untung aku membawa mu ke rumah ku terlebih lagi aku sudah mencoba untuk membangunkan mu namun kau tak kunjung bangun kau kira aku senang menampung mu di sini kau hanya membuat ku kerepotan saja” ujar nya panjang lebar aku hanya terdiam mendengar perkataan nya

 

“lalu kenapa masih membawa ku kesini” ujar ku kesal lagi-lagi ia memandang ku datar

 

“ya kau tidur seperti anak babi susah sekali membangunkan mu mangkanya ku bawa kau kesini, sudah lah lebih baik aku makan saja dari pada beradu mulut dengan mu membuat darah tinggi ku semakin parah” ujarnya dan langsung menuju dapur dan mengambil beberpa helai roti

 

“ya kau suka selai apa cokelat atau pisang?” ujarnya dari arah dapur “mwo?ah cokelat” ujar ku sedikit terkejut tidak beberapa lama kemudian dia kembali dengan membawa 2lembar roti yang telah di olesi selai cokelat dan langsung menyodorkannya pada ku.

 

“ah gomawo” ujar ku dan langsung memakanya ku lihat ia kembali sibuk di dapur aku memutuskan untuk melihat-lihat ruanganya

 

“ruangan yang cukup rapi untuk namja seperti dia”batin ku tiba-tiba saja mata ku tertuju pada sebuah foto yang dimana terdapat seorang namja dan yeoja yang terlihat sangat mesra sekali, ketika ku perhatika ternyata yeoja itu soo hae eonnie dan di sebelahnya terdapat seorang namja yang bernama kim heechul

 

“omo apa hubunga mereka” ucap ku pelan dan mengambil foto itu. Foto itu di taruh di paling dalam antar foto-foto yang lain sehingga tidak akan terlihat jelas

 

“apa kau selalu mengacak-acak tempat orang” ujar seseorang di belakang ku dan langsung merebut foto itu dengan kasar.

 

Belum sempat aku bertanya..

 

tiba-tiba hp ku berbunyi kembali tanpa melihat siapa yang menelepon ku langsung saja ku jawab.

 

“yeobseo” ujar ku

 

“YA LEE MIN HYUK DI MANA KAU SAAT INI AKU SUDAH ADA DI RUMAH DAN AKU MEMBUTUK KAN PENJELASAN MU SEGERA”ujar sura dari seberang yang sangat ku kenal

 

“o-oppa?” ujar ku panic

 

“ya kau pikir siapa lagi yang menelepon mu ha? Kau kira kau artis yang sering di telpon? Paling juga yang menelepon mu eomma  dan paling juga namjachingu mu si joon soo atau kau sering memangilnya leeteuk aku heran kenapa dia tidak mengunakan nama aslinya saja pake di ganti leeteuk masih bagus nama ku”ujarnya sedikit kesal

 

“o-oppa bukah kau masih di daegu kenapa bisa cepet sekali kau pulang, ya dan lagi memangnya kau tidak apa seenaknya saja mengatainya begitu” ujar ku sedikit kesal

 

“aku naik jet, sudah cepat kau pulang atau barang-barang berharga mu raip semua ”ujarnya dan langsung mematikan telpon

 

Tut tut

 

“aish lagi-lagi dia mematika telpon nya” ujar ku kesal dan langsung memakan sisa roti yang tadi ku makan dengan ganas

 

“sepertinya oppa mu marah sekali pada mu karna menginap di rumah seorang namja” ujar sangjanim

 

“ah ne dia memang terlalu over pada ku entah mengapa” ujar ku

 

“yah sudah cepat aku antar kau pulang sekarang juga ini sudah jam 10 atau kau mau lebih lama lagi bersama ku?” ujar

nya “lebih baik aku pulang”ujar ku .

 

1½ jam kemudian kau sampai di rumah  entah mengapa tiba-tiba saja langit menjadi gelap

 

“omo kenapa suasananya mendukung sekali” ujar ku ketika sampai di depan rumah aku turun dari mobilnya  tidak beberapa lama ku lihat mobilnya belum melaju ku putuskan untuk menghampirinya

 

Heechul pov

 

“aish aku lupa beli bensin” batin ku ketika melihat bensin ku kosong.

 

Tok tok tok

 

tiba-tiba kaca mobilku di ketuk seseorang, dengan sigap aku menurunkan kaca mobil ku

 

“sanjangnim  mau sampai kapan kau di sini?”ujar nya polos

 

“aish yeoja pabbo kenapa dia tidak bertanya untuk lebih baik lagi seperti ‘ada apa sanjangnim?’ kenapa seakan-akan ia mengusirku”batin ku

 

“sanjangnim” ujarnya sambil melambai-lambaikan tangannya di depan ku “ah sepertinya bensin ku habis kau tau di mana tempat penjualan bensin terdekat di sini?” Tanya ku dan terlihat ia mengerutkan dahinya.

 

“hem?pom bensin di sini sangat jauh sanjangnim” ujarnya

 

“ya lalu a…” tiba-tiba hujan lebat menguyur kami upzzzzz tebih tepatnya min hyuk karna ia berada di luar sedangkan aku di dalam.

 

“Ya sanjangnim lebih baik kau masuk kerumah ku dulu saja” ujarnya yang masih di luar “aish pabbo cepat masuk kedalam” ujar ku dan keluar bersamanya ketika   sampai di depan pintu rumahnya tidak ada bagian dari tubuh kami yang tidak basah padahal jaraknya cukup dekat.

 

Tiba-tiba pintu rumah di buka dan muncul lah sesosok mahluk ah maksud ku seseorang  berdiri menatap kami tajam.

 

“o-oppa?” ujar min hyuk terkejut aku hanya dapat diam menatap namja itu.

 

“ya min hyuk kau jaga rumah sebentar aku mau kerumah chaerin dia sedang sakit” ujar namja itu dan berlalu pergi menuju garasi mobil.

 

“yaa neo, cepat kau singkirkan mobil mu dari situ”ujarnya berteriak ketika hendak mengeluarkan mobilnya dari pagar rumah.

 

“mwo? T-tapi mobil ku tidak bisa jalan”ujar ku

 

“ya aku tidak mau tau cepat kau singkirkan mobil mu itu menghalangi jalan ku tau” ujarnya terpaksa kau mendorong mobil ku agar ia dapat keluar, sebenarnya sih ini tidak masalah hanya saja cuacah yang membuat ku engan tadi.

Ketika mobil ku sudah tidak lagi menghalangi jalan dengan kecepatan tinggi dia melesat. Aku kembali kearah min hyuk yang dari tadi masih diam mematung.

 

“ya kau senang yah melihat ku hujan-hujanan tadi” ujar ku di depan wajahnya  sontak membuatnaya kaget

 

“omo ah, anniyo sanjangnim hanya saja aku senang sepertinya hari ini aku tidak akan di marahi”ujar nya sambil terkekeh

 

“aish yeoja ini lebih mementingkan dirinya sendiri dari pada aku”batin ku “ya sampaikapan kita akan berdiri di sini terus?kau tidak lihat baju ku sudah basah kuyup pabbo” ujar ku yang langsung masuk meningalkan nya di luar beberapa detik kemudian dia mulai mengikuti ku masuk kedalam.

 

“ah sebaiknya kita ganti baju dulu hem sepertinya pakaian oppa ku pas untuk mu sanjangnim” ujarnya

 

“ya bisah kah kau tidak memangil ku sanjangnim kita tidak sedang di kantor itu membuat ku terlalu rishi kau menegrti” ujar ku ketika ia hendak pergi, ia berhenti sejenak kemudian berfikir

 

“ah ne ahjussi” ujarnya  dengan senyum yang mengembang di bibirnya

 

“ya sekali lagi kau memangil ku begitu akan ku buat kau menyesal”ujar ku kesal

 

“aish lalu aku harus memangil mu apa? Sanjangnim tidak boleh,ahjussi lebih lagi” ujarnya sedikit merengut aku suka sekali ketika melihatnay begitu

 

“pangil aku oppa?” ujar ku dengan senyuman maut ku

 

“mmmmwwwwwwwoooo???” ujarnya histeris dan membulatkan matanya

 

“bisa kah kau tidak berlebihan seperti itu lee min hyuk?”ujar ku sedikt kesal karana tingkahnya

 

“anni” ujarnya singkat dan langsung melesat naik “aish dasar bocah tidak tau sopan santun” dengusku kesal.

 

Min hyuk pov

 

Aku cukup kaget ketika ia menyuruh ku memangilnya oppa “mwo oppa? itu tidak pantas untuk mu” ujar ku ketika sampai di dalam kamar oppa ku, aish sejujurnya hari ini aku cukup senang karan eun hyuk oppa tidak jadi memarahi ku karna ia harus menemani yeojachingunya yang sedang  sakit.

 

aku menuju lemari pakaian oppa “hem pakai baju yang mana yah?”ujar ku sendirian sambil memilih-milih pakaian

 

“ah lebih baik kaos hitam ini dan celana training ini saja” ujar ku smabil mengambil pakaian itu dan bergegas turun

 

“KKKYYYYYYYYYAAAAA”Ketika ku sampai di ruang tamu ku lihat ia sudah bertelanjang dada sontak membuat ku berteriak

 

“ya bisah kah kau tidak berteriak seperti itu aku sudah hampir tuli mendengar mu terus berteriak”ujar ku

 

“ya cepat kau ganti pakaian mu dengan ini”ujarku sambil menutup mata

Dan aku bergegas untuk meningalkanya

 

“ya kau bukan kah kau semalam sudah melihatnya secara puas? Bahkan kau sampai mendesah hebat” ujarnya dan menghentikan langkah ku

 

“ya apa maksud mu?” ujar ku bingung ku lihat ia hanya tersenyum evil.

 

“sudah lupakan saja nanti juga kau mengerti” ujarnya dan langsung mengambil pakaian itu dan beranjak pergi “ya di sini kamarmandinya kan?” tannya nya tapi aku tidak menjawab Aku masih bingung dengan apa yang dia ucapkan

 

“ya sebenarnya apa yang dia katakana” ujar ku kesal dan langsung pergi menuju kamar ku.

 

30 menti kemudian kau turun dari kamar ku. Ku lihat ia duduk di sofa sambil menonton tv.

 

“ya kenapa kau lama sekali” ujarnya tanpa melihat kearah ku “aish kau pikir ini rumah mu” ujar ku

 

“aku lapar buat kan sesuatu” ujarnya dan membalikan tubuhnya mentap ku

 

“mwo?kau pikir aku pembantu mu? Shiroyo”ujar ku sambil mengerucutkan bibir ku tiba-tiba

 

Kryuk kryuk kryuk

 

“aish kenapa di saat seperti ini perut ku tidak mau di ajak untuk kompromi sedikit sih”batik ku, ku lihat ia sedikt tersenyum.

 

“tuh lihat cacing di perut mu sudah tidak sabar menunggu untuk makan sudah sana kau buat aku sesuatu” ujarnya dan menunjuk dampur dengan dagunya menyuruh ku untuk membuatkanya

 

“aish kau menyebalkan, aku tidak bisa masak” ujar ku “sudah kau masak apa yang kau bisa”ujarnya dan kembali terarah pada tv.

 

Aku hanya mengendus kesal dan menuju dapur.

 

Ku lihat yang ada hanya sayur-sayuran,daging,wortel,cabai,dan dll yang sejenis.

hem lebih baik aku mencoba membuat sup daging :D lagi pula kebetulan sekali ada yang bersedia mencicipinya habis setiap kali aku mau belajar memasak eomma dan oppa selalu saja melarang bahkan hyuk jung saja yang semula mendukung ku ketika memakan masakan ku di mengatakan agar lebih baik aku menjauhi dapur. Membuat ku patah

semangat saja tapi kali ini ada mangsa baru hahaha salah kan diri mu sendiri yang memaksa ku.

 

Aku memulai dari mulai memotong-motong sayuran semula ku potong kecil-kecil tapi karana kau tidak sabar maka ku potong secara besar-besar bahkan aku malas memotong kentang nya jadi ku masukan secara bulat-bulat kupotong dagingnya secara besar-besar kupikir akan lebih enak jika di potong secar besar-besar.

Hampir satu jam ku membuatnya dan ahirnya selesai juga hehehe.

 

Ku taruh di meja makan dan ku tutupi dengan tudung saji. Ku coba untuk memnagil sanjangnim untuk makan.

Ketika ku smapai di ruang tamu ku temukan ia sudah tak bernyawa eh salah maksudnya sedang tidur pulas seperti bayi.

 

“ehm sanjangnim? Sanjangnim?” ujar ku sedikit menguncang-guncangkan tubuhnya tiba-tiba tanganya menarik tubuh ku hinga menindihnya “omo apa yang ia lakukan?” batin ku

 

“soohae ah?” rancaunya tiba-tiba aku menjadi kesal langsung saja ku pukul kepalanya hinga ia tersadar

 

“ya apa yang kau lakukan” ujarnya yang memengagi kepalanya. “makanannya sudah siap” ujar ku datar dan lansgung meningalkanya.

 

Heechul pov

 

Aku menatap yeoja di depan ku sejak tadi ketika ia membangunkan ku secar kasar ia terus saja diam entah apa yang sedang ia pikirkan.

 

“apa yang kau masak”ujar ku mencairkan suasana. Tiba-tiba matanya berbinar-binar entah apa yang dia inginkan

 

“Taaaaaaaaaaaaddddddddddddaaaaaaaaa” ujarnya sambil membuka penutupnya kulihat di sana ada semangkuk sup menurut ku sedikit aneh karna warnanya yang tidak wajar sedikt keruh

 

“a-apa ini” ujar ku sedikit ragu

 

“suuuppppp daging cepat di coba” ujaranya dan mengabil mangkuk untuk menaruh sup itu dan di berikanay kepada ku. Jujur aku sedikit ragu untuk memakanya ketika ku mau menyendok nya yang terambil daging dengan ukuran cukup besar aish kutaruh daging itu dank u putuskan untuk meminum kuahnya dahulu.

 

1 detik

 

2 detik

 

3 detik

 

Byuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr………………………..

 

To Be Continue >>>.<<<