I LOVE MY BOSS //PART 3//

Cast:

lee min hyuk

kim hee chul

park joon soo aka leeteuk

lee hyuk jae aka eunhyuk

 

>>>>>>>>>>>>OoO<<<<<<<<<<<<<<<<

 

“y-yeobseo? Oppa? Oooopppaaaa? OMo tamatlah riwayat ku T.T” ujar ku sambil menurunkan hp ku

 

“mwo? Waeyo?” ujar heechul sangjanim pada ku namun aku menatapnya tajam

 

“ya sangjanim kenapa kau harus membawa ku ke rumah mu kenapa kau tidak membangun kan ku saja semalam”ujar ku kesal  dia hanya menatap ku datar.

 

“kau ini tidak tau diri sekali masih untung aku membawa mu ke rumah ku terlebih lagi aku sudah mencoba untuk membangunkan mu namun kau tak kunjung bangun kau kira aku senang menampung mu di sini kau hanya membuat ku kerepotan saja” ujar nya panjang lebar aku hanya terdiam mendengar perkataan nya

 

“lalu kenapa masih membawa ku kesini” ujar ku kesal lagi-lagi ia memandang ku datar

 

“ya kau tidur seperti anak babi susah sekali membangunkan mu mangkanya ku bawa kau kesini, sudah lah lebih baik aku makan saja dari pada beradu mulut dengan mu membuat darah tinggi ku semakin parah” ujarnya dan langsung menuju dapur dan mengambil beberpa helai roti

 

“ya kau suka selai apa cokelat atau pisang?” ujarnya dari arah dapur “mwo?ah cokelat” ujar ku sedikit terkejut tidak beberapa lama kemudian dia kembali dengan membawa 2lembar roti yang telah di olesi selai cokelat dan langsung menyodorkannya pada ku.

 

“ah gomawo” ujar ku dan langsung memakanya ku lihat ia kembali sibuk di dapur aku memutuskan untuk melihat-lihat ruanganya

 

“ruangan yang cukup rapi untuk namja seperti dia”batin ku tiba-tiba saja mata ku tertuju pada sebuah foto yang dimana terdapat seorang namja dan yeoja yang terlihat sangat mesra sekali, ketika ku perhatika ternyata yeoja itu soo hae eonnie dan di sebelahnya terdapat seorang namja yang bernama kim heechul

 

“omo apa hubunga mereka” ucap ku pelan dan mengambil foto itu. Foto itu di taruh di paling dalam antar foto-foto yang lain sehingga tidak akan terlihat jelas

 

“apa kau selalu mengacak-acak tempat orang” ujar seseorang di belakang ku dan langsung merebut foto itu dengan kasar.

 

Belum sempat aku bertanya..

 

tiba-tiba hp ku berbunyi kembali tanpa melihat siapa yang menelepon ku langsung saja ku jawab.

 

“yeobseo” ujar ku

 

“YA LEE MIN HYUK DI MANA KAU SAAT INI AKU SUDAH ADA DI RUMAH DAN AKU MEMBUTUK KAN PENJELASAN MU SEGERA”ujar sura dari seberang yang sangat ku kenal

 

“o-oppa?” ujar ku panic

 

“ya kau pikir siapa lagi yang menelepon mu ha? Kau kira kau artis yang sering di telpon? Paling juga yang menelepon mu eomma  dan paling juga namjachingu mu si joon soo atau kau sering memangilnya leeteuk aku heran kenapa dia tidak mengunakan nama aslinya saja pake di ganti leeteuk masih bagus nama ku”ujarnya sedikit kesal

 

“o-oppa bukah kau masih di daegu kenapa bisa cepet sekali kau pulang, ya dan lagi memangnya kau tidak apa seenaknya saja mengatainya begitu” ujar ku sedikit kesal

 

“aku naik jet, sudah cepat kau pulang atau barang-barang berharga mu raip semua ”ujarnya dan langsung mematikan telpon

 

Tut tut

 

“aish lagi-lagi dia mematika telpon nya” ujar ku kesal dan langsung memakan sisa roti yang tadi ku makan dengan ganas

 

“sepertinya oppa mu marah sekali pada mu karna menginap di rumah seorang namja” ujar sangjanim

 

“ah ne dia memang terlalu over pada ku entah mengapa” ujar ku

 

“yah sudah cepat aku antar kau pulang sekarang juga ini sudah jam 10 atau kau mau lebih lama lagi bersama ku?” ujar

nya “lebih baik aku pulang”ujar ku .

 

1½ jam kemudian kau sampai di rumah  entah mengapa tiba-tiba saja langit menjadi gelap

 

“omo kenapa suasananya mendukung sekali” ujar ku ketika sampai di depan rumah aku turun dari mobilnya  tidak beberapa lama ku lihat mobilnya belum melaju ku putuskan untuk menghampirinya

 

Heechul pov

 

“aish aku lupa beli bensin” batin ku ketika melihat bensin ku kosong.

 

Tok tok tok

 

tiba-tiba kaca mobilku di ketuk seseorang, dengan sigap aku menurunkan kaca mobil ku

 

“sanjangnim  mau sampai kapan kau di sini?”ujar nya polos

 

“aish yeoja pabbo kenapa dia tidak bertanya untuk lebih baik lagi seperti ‘ada apa sanjangnim?’ kenapa seakan-akan ia mengusirku”batin ku

 

“sanjangnim” ujarnya sambil melambai-lambaikan tangannya di depan ku “ah sepertinya bensin ku habis kau tau di mana tempat penjualan bensin terdekat di sini?” Tanya ku dan terlihat ia mengerutkan dahinya.

 

“hem?pom bensin di sini sangat jauh sanjangnim” ujarnya

 

“ya lalu a…” tiba-tiba hujan lebat menguyur kami upzzzzz tebih tepatnya min hyuk karna ia berada di luar sedangkan aku di dalam.

 

“Ya sanjangnim lebih baik kau masuk kerumah ku dulu saja” ujarnya yang masih di luar “aish pabbo cepat masuk kedalam” ujar ku dan keluar bersamanya ketika   sampai di depan pintu rumahnya tidak ada bagian dari tubuh kami yang tidak basah padahal jaraknya cukup dekat.

 

Tiba-tiba pintu rumah di buka dan muncul lah sesosok mahluk ah maksud ku seseorang  berdiri menatap kami tajam.

 

“o-oppa?” ujar min hyuk terkejut aku hanya dapat diam menatap namja itu.

 

“ya min hyuk kau jaga rumah sebentar aku mau kerumah chaerin dia sedang sakit” ujar namja itu dan berlalu pergi menuju garasi mobil.

 

“yaa neo, cepat kau singkirkan mobil mu dari situ”ujarnya berteriak ketika hendak mengeluarkan mobilnya dari pagar rumah.

 

“mwo? T-tapi mobil ku tidak bisa jalan”ujar ku

 

“ya aku tidak mau tau cepat kau singkirkan mobil mu itu menghalangi jalan ku tau” ujarnya terpaksa kau mendorong mobil ku agar ia dapat keluar, sebenarnya sih ini tidak masalah hanya saja cuacah yang membuat ku engan tadi.

Ketika mobil ku sudah tidak lagi menghalangi jalan dengan kecepatan tinggi dia melesat. Aku kembali kearah min hyuk yang dari tadi masih diam mematung.

 

“ya kau senang yah melihat ku hujan-hujanan tadi” ujar ku di depan wajahnya  sontak membuatnaya kaget

 

“omo ah, anniyo sanjangnim hanya saja aku senang sepertinya hari ini aku tidak akan di marahi”ujar nya sambil terkekeh

 

“aish yeoja ini lebih mementingkan dirinya sendiri dari pada aku”batin ku “ya sampaikapan kita akan berdiri di sini terus?kau tidak lihat baju ku sudah basah kuyup pabbo” ujar ku yang langsung masuk meningalkan nya di luar beberapa detik kemudian dia mulai mengikuti ku masuk kedalam.

 

“ah sebaiknya kita ganti baju dulu hem sepertinya pakaian oppa ku pas untuk mu sanjangnim” ujarnya

 

“ya bisah kah kau tidak memangil ku sanjangnim kita tidak sedang di kantor itu membuat ku terlalu rishi kau menegrti” ujar ku ketika ia hendak pergi, ia berhenti sejenak kemudian berfikir

 

“ah ne ahjussi” ujarnya  dengan senyum yang mengembang di bibirnya

 

“ya sekali lagi kau memangil ku begitu akan ku buat kau menyesal”ujar ku kesal

 

“aish lalu aku harus memangil mu apa? Sanjangnim tidak boleh,ahjussi lebih lagi” ujarnya sedikit merengut aku suka sekali ketika melihatnay begitu

 

“pangil aku oppa?” ujar ku dengan senyuman maut ku

 

“mmmmwwwwwwwoooo???” ujarnya histeris dan membulatkan matanya

 

“bisa kah kau tidak berlebihan seperti itu lee min hyuk?”ujar ku sedikt kesal karana tingkahnya

 

“anni” ujarnya singkat dan langsung melesat naik “aish dasar bocah tidak tau sopan santun” dengusku kesal.

 

Min hyuk pov

 

Aku cukup kaget ketika ia menyuruh ku memangilnya oppa “mwo oppa? itu tidak pantas untuk mu” ujar ku ketika sampai di dalam kamar oppa ku, aish sejujurnya hari ini aku cukup senang karan eun hyuk oppa tidak jadi memarahi ku karna ia harus menemani yeojachingunya yang sedang  sakit.

 

aku menuju lemari pakaian oppa “hem pakai baju yang mana yah?”ujar ku sendirian sambil memilih-milih pakaian

 

“ah lebih baik kaos hitam ini dan celana training ini saja” ujar ku smabil mengambil pakaian itu dan bergegas turun

 

“KKKYYYYYYYYYAAAAA”Ketika ku sampai di ruang tamu ku lihat ia sudah bertelanjang dada sontak membuat ku berteriak

 

“ya bisah kah kau tidak berteriak seperti itu aku sudah hampir tuli mendengar mu terus berteriak”ujar ku

 

“ya cepat kau ganti pakaian mu dengan ini”ujarku sambil menutup mata

Dan aku bergegas untuk meningalkanya

 

“ya kau bukan kah kau semalam sudah melihatnya secara puas? Bahkan kau sampai mendesah hebat” ujarnya dan menghentikan langkah ku

 

“ya apa maksud mu?” ujar ku bingung ku lihat ia hanya tersenyum evil.

 

“sudah lupakan saja nanti juga kau mengerti” ujarnya dan langsung mengambil pakaian itu dan beranjak pergi “ya di sini kamarmandinya kan?” tannya nya tapi aku tidak menjawab Aku masih bingung dengan apa yang dia ucapkan

 

“ya sebenarnya apa yang dia katakana” ujar ku kesal dan langsung pergi menuju kamar ku.

 

30 menti kemudian kau turun dari kamar ku. Ku lihat ia duduk di sofa sambil menonton tv.

 

“ya kenapa kau lama sekali” ujarnya tanpa melihat kearah ku “aish kau pikir ini rumah mu” ujar ku

 

“aku lapar buat kan sesuatu” ujarnya dan membalikan tubuhnya mentap ku

 

“mwo?kau pikir aku pembantu mu? Shiroyo”ujar ku sambil mengerucutkan bibir ku tiba-tiba

 

Kryuk kryuk kryuk

 

“aish kenapa di saat seperti ini perut ku tidak mau di ajak untuk kompromi sedikit sih”batik ku, ku lihat ia sedikt tersenyum.

 

“tuh lihat cacing di perut mu sudah tidak sabar menunggu untuk makan sudah sana kau buat aku sesuatu” ujarnya dan menunjuk dampur dengan dagunya menyuruh ku untuk membuatkanya

 

“aish kau menyebalkan, aku tidak bisa masak” ujar ku “sudah kau masak apa yang kau bisa”ujarnya dan kembali terarah pada tv.

 

Aku hanya mengendus kesal dan menuju dapur.

 

Ku lihat yang ada hanya sayur-sayuran,daging,wortel,cabai,dan dll yang sejenis.

hem lebih baik aku mencoba membuat sup daging :D lagi pula kebetulan sekali ada yang bersedia mencicipinya habis setiap kali aku mau belajar memasak eomma dan oppa selalu saja melarang bahkan hyuk jung saja yang semula mendukung ku ketika memakan masakan ku di mengatakan agar lebih baik aku menjauhi dapur. Membuat ku patah

semangat saja tapi kali ini ada mangsa baru hahaha salah kan diri mu sendiri yang memaksa ku.

 

Aku memulai dari mulai memotong-motong sayuran semula ku potong kecil-kecil tapi karana kau tidak sabar maka ku potong secara besar-besar bahkan aku malas memotong kentang nya jadi ku masukan secara bulat-bulat kupotong dagingnya secara besar-besar kupikir akan lebih enak jika di potong secar besar-besar.

Hampir satu jam ku membuatnya dan ahirnya selesai juga hehehe.

 

Ku taruh di meja makan dan ku tutupi dengan tudung saji. Ku coba untuk memnagil sanjangnim untuk makan.

Ketika ku smapai di ruang tamu ku temukan ia sudah tak bernyawa eh salah maksudnya sedang tidur pulas seperti bayi.

 

“ehm sanjangnim? Sanjangnim?” ujar ku sedikit menguncang-guncangkan tubuhnya tiba-tiba tanganya menarik tubuh ku hinga menindihnya “omo apa yang ia lakukan?” batin ku

 

“soohae ah?” rancaunya tiba-tiba aku menjadi kesal langsung saja ku pukul kepalanya hinga ia tersadar

 

“ya apa yang kau lakukan” ujarnya yang memengagi kepalanya. “makanannya sudah siap” ujar ku datar dan lansgung meningalkanya.

 

Heechul pov

 

Aku menatap yeoja di depan ku sejak tadi ketika ia membangunkan ku secar kasar ia terus saja diam entah apa yang sedang ia pikirkan.

 

“apa yang kau masak”ujar ku mencairkan suasana. Tiba-tiba matanya berbinar-binar entah apa yang dia inginkan

 

“Taaaaaaaaaaaaddddddddddddaaaaaaaaa” ujarnya sambil membuka penutupnya kulihat di sana ada semangkuk sup menurut ku sedikit aneh karna warnanya yang tidak wajar sedikt keruh

 

“a-apa ini” ujar ku sedikit ragu

 

“suuuppppp daging cepat di coba” ujaranya dan mengabil mangkuk untuk menaruh sup itu dan di berikanay kepada ku. Jujur aku sedikit ragu untuk memakanya ketika ku mau menyendok nya yang terambil daging dengan ukuran cukup besar aish kutaruh daging itu dank u putuskan untuk meminum kuahnya dahulu.

 

1 detik

 

2 detik

 

3 detik

 

Byuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr………………………..

 

To Be Continue >>>.<<<

Advertisements