Cast :

 

# Shin Kyo Ri

 

#Kim ki Bum a.k.a Key

 

# Jung Ji Hye

 

#choi min ho

 

Length : oneshoot

 

Genre : Romance

 

>>>>>>>>>>>>

 

“ah key ah apa kau mau berjanji pada ku?”ujar seorang yeoja kecil menatap seorang namja kecil di sampingnya “ne”ujar namja itu tanpa memandang yeoja kecil itu

 

“berjanji lah kau akan tetap akan mengingat ku walau pun aku tidak ada di samping ku, berjanjilah kau tetap mengingat nama ku sampai kapanpu dan berjanji lah jika kita bertemu lagi kau akan mengingat wajah ku”ujar seorang yeoja kecil itu dan menatap kelangit yang penuh dengan bintang jatuh

 

“ucapan mu seperti kau akan pergi saja” ujar seorang namja kecil itu masih tanpa memandang pada yeoja itu dan masih menatap bintang jatuh yang muncul 10th sekali.

 

Terlihat sekali airmata yeoja kecil itu yang terus mengalir saat bebicra tadi..

 

KKKKRRRRIIIINNGGGGGGG…….

 

Bruukkkk

 

KKKRRRIIINGGGGG

 

“aish jam beker sialan ini kenapa selalu saja membuat ku sakit kepala”ujar seorang namja dengan tampang berantakan kas seseorang yang baru saja bangun tidur.

 

Dengan terpakasa ia turun dari ranjangnya dan mematikan jam beker itu dan kembali ketempat tidur “lagi-lagi mimpi itu, tch apa kau tau kau membuat ku gila selama 10 tahun ini?”ujarnya yang terus menatap pada langit-langit kmarnya yang berwana merah muda.

 

Brrrraaaaakkk

 

“ya apa yang kau lakukan kim ki bum kau lihat ini sudah jam berapa kau tidak sekolah? Yeojachingu mu sudah menunggu dari tadi”ujar seorang namja yang membuka pintu dengan kasar.

 

“mow?,yeojachingu ku? Maksud mu kyo ri?” Tanya nya bingung pada namja yang berada di depan pintu “yap,siapa lagi memangnya kalo bukan shin kyo ri pabbo, sudah cepat bangun bukan kah hari ini kau ada upacara untuk penyambutan siswa baru?” Tanya namja itu pada namja yang bernama kim ki bum

 

“bukan kah kau yang seharusnya sibuk hyung? Akukan sudah kelas 2 jadi tidak perlu terlalu sibukkan lebih baik kau urus saja taemin dia kan yang mau masuk sekolah =.=” ujar namja itu acuh.

 

“tch kau ini taemin sudah bernagkat kesekolah dengan hye min tadi tinggal kau dan aku yang ada di sini, onwe hyung sudah berangkat dan minho juga sudah pergi kesekolah bersama onew hyung tinggal kau yang masih belum siap-siap kasian tuh yeojachingu mu menunggu sampai lumutan seperti itu di bawah”

“tch aku tidak menyuruhnya untuk setiap hari menjemput ku”ujar nya kasar dan pergi melewati namja yang sedari tadi berbicara denganya menuju kekamar mandi yang ada di luar.

 

15 menit kemudian namja itu pun siap untuk berangkat sekolah ia pun turun untuk pergi sekolah dilihatnya seorang yeoja yang terduduk manis di sofa panjang berwana hitam. Menyadari kedatangan namja itu yeoja itu langsung berdiri dan menatap namja itu dengan senyuman

“annyeong key oppa ” ujarnya dengan senuman semanis mungkin

“ne, mana jonghyun hyung?” ujar namja itu ketus “ah jonghyun oppa sudah berangkat tadi ” ujarnya lagi “ow”jawab namja itu singkat dan pergi berlalu dari hadapan yeoja itu, yeoja itu hanya dapat mengendus kesal atas tingkah namja yang satu ini

 

“ya kyo ri ah mau bareng tidak? Kenapa masih di sana?” ujar namja itu dari luar yang sudah mengenakan helm dan menaiki motor sport nya “ah nee” ujar yeoja yang bernama kyo ri itu dan berlari kecil menuju tempat key.

 

Di ambilnya helm yang biasa ia kenakan dan naik ke atas motor key. Dalam waktu singkat motor key sudah melaju dengan cepat membuat kyo ri memegang erat pingang key.

 

“ya mau sampai kapan kau memeluk ku?” ujar key ketus “ah sudah sampai?”Tanya yeoja itu pabbo tch hanya dengusan yang keluar dari mulut key, mengetahui hal itu kyo ri langsung melepaskan pelukanya dan turun dari motor key. Key yang sudah memarkirkan motornya dengan rapi langsung melesat pergi meningalkan kyo ri yang berda di belakangnya.

 

Key pov

 

Entah mengapa setiap hari aku selalu bermimpi hal yang sama tentang masa kecil ku bersam yeoja cinta pertama ku tapi anehnya aku tidak bisa mengingat siapa nama yeoja itu yang ku ingat hanya ke jadian 10th lalu saat bintang jatuh yang muncul 10th sekali berjatuhan dan kami melihatnya di puncak bukit dan kata-kata terahirnya yang bisa ku ingat dia hanya meminta ku untuk mengingatnya dan ternyata maksud dari ucapanya adalah dia akan meningalkan ku.

 

Belum sepenuhnya aku bangun jonghyun hyung membangunkan ku dengan kasar dan bilang yeojachingu ku sudah menunggu ku aku tau yang dia mangsud pasti shin kyo ri. Aku memang namja chingunya tapi itu juga karna aku terpaksa menerimanaya karna ia selalu menyatakan cintanya pada ku dalam sehari bisa sampai 30 kali ia mengatakan itu pada ku, yang lebih membuat ku kesal setelah jadian ia selalu menjemput ku di rumah tch ah lebih tepatnya ia ingin nebeng sampai ke seolah bersama ku.

 

Hari ini aku berada di kelas melihat keluar jendela di mana terdapat siswa-siswa baru yang akan menjadi hoonbae ku, termasuk lee taemin dongsaeng ku. ah aku tingal di sebuah rumah milik onew hyung ia tingal dengan dongsaengnya taemin,orang tua ku menitip kan ku pada onew hyung padahal ia hanya lebih tua 2th dari ku tapi orang tua ku begitu percaya padanya, hal yang sama terjadi juga pada jonghyun hyung dan minho orang tua mereka juga melakukan hal yang sama pada mereka.

 

“hosh ah key ah kau di sini? Aish aku mencari-cari mu pabbo hosh” ujar namja jangkung dengan sedikit terengah-engah.

 

“wae? minho ah?” ujar ku datar memandangnya “aish kau di cari park seosangnim”

 

“mwo?park seosangnim? Untuk apa ia mencari ku?” Tanya ku bingung minho hanya mengendikan bahunya tanda ia pun tidak tau.

“aish, ne aku akan kesana” ujar ku dan mulai berjalan pergi menigal kan minho sendirian di kelas.

 

***

 

“ah ki bum sii, bisa tolong aku membawa murid baru ini berkeliling” ujar park seosangnim sambil menunjuk seorang yeoja dengan seragam yang berbeda dengan seragam sekolah ini , yeoja itu tidak memperhatikan ku tetapi terus saja memutar pandangannya melihat sekeliling

“ah sensai ah maksud ku seosangnim kapan kita bisa mulai berkeliling” Tanya nya dengan riang ketika melihat ku seketika wajahnya berubah dia kelihatan shock melihat ku

 

“apa da sesuatu di wajahnku”ujar ku sambil menunjuk wajah ku

“ah a-anniyo” ujarnya sedikit gugup “yeoja aneh” batin ku

“ah sudah lebih baik ki bum sii coba kau ajak berkeliling saja”ujar park seosangnim

 

*****

 

“ah siapa nama mu?”ujar ku tanpa memandangnya dan terus berjalan di depanya

 

“ah jung ji hye imnida”ujarnya seperti sedikit berat tapi “ah kim ki bum imnida” ujar ku dan tidak menghiraukanya ,aku terus saja berjalan dan memperkenalkanya pada lingkungan barunya

 

“nah sudah tau kan tempat-tempat di sini?”ujar ku dan ia hanya meganguk

“ah ne key ah”ujarnya dan berjalan ke taman aku hanya memandangnya sedikit aneh “ah key ah apa kau tau tentang hujan meteor yang jatuh 10th sekali?”Tanya nya aku hany mengangkat alis ku “ani”jawab ku ketus dan langsung meningalkanya

 

Ji hye pov

 

Kau tau untuk pertama kalinya setelah 10th aku meningalkan korea dan pindah ke jepang aku menginjakan kakiku kembali di tanah kelahiran ku di korea, appa memasukan ku ke sebuah sekolah yang cukup terkenal di seoul dan hari ini aku langsung melihat keadaan sekolah itu ketika aku menunggu untuk berjalan-jalan mengelilingin sekolah bersama seosangnim tiba-tiba seosangnim memangil seorang namja dengan rambut model miring yang cukup aneh meurut ku, tapi ketika ku perhatika ternyata ia chingu ku sejak kecil kim ki bum namja yang selalu ku rindukan andai saja waktu itu aku tidak pergi ke jepang dan meningalkanya.

 

Aku berkeliling bersamanya aku cukup shok ketika ia menanyakan nama ku ternyata ia sudah melupakan ku, ketika ku Tanya apa kan ia mengetahui hujan meteor yang jatuh 10th sekali ternyata ia tidak ingat

Membuat ku sedikit sakit ternya ia benar-benar melupakan ku

“apa kau sudah melupakan ku key ah?”ujar ku pelan menatap ia yang berjalan menjauhi ku..

 

Key pov

 

Jujur ketika ia menanyakan tentang hujan meteor itu membuat ku teringat pada yeoja cinta pertama ku dan itu akan membuat ku sangat sedih mengingatnya mangka aku sedikit ketus padanya padahal ia hanya bertanya.

 

“key ah” tiba-tiba saja suara yeoja itu mengema di telinga ku

“key? Sejak kapan ia tau nama pangilanku? Bahakan seosangnim menyebut ku ki bum bukan key” batin ku aku berfikir sejenak dan tiba-tiba berlari kearah berlawanan mencari yeoja yang tadi.

 

Ku lihat ia sedang duduk membelakangi ku kulihat pungungnya sedikit bergetar. “apa ia menangis”batin ku “ji hye ah” pangil ku pelan “apa itu kau? Yeoja kecil yang selalu bersama ku ?”sambungku ku lihat ia sedikit terkejut dengan perkataan ku ia menghapus air matanya.

 

“m-mwo? Mianhae key ah aku tidak mengerti apa maksud mu”ujarnya berbohong aku hanya tersenyum melihatanya “kau tau, kau tidak pandai berbohong”ujar ku dan ia semakin mengerutkan dahinya “aku tidak pernah memperkenalkan diri ku sebagai key”ujar ku dan sontak membuatnya bingung “benarkah itu kau” ujar ku dan melembut

 

Ia terlihat bingung dan tiba-tiba air matanya jatuh “mianhae key ah aku meningalkan mu,jujur jika aku boleh memilih aku akan tetap memilih di sini dari pada ikut orang tua ku ke jepang”ujarnya dan tertunduk membiarkan airmatanya jatuh langsung saja ku peluk tubuhnya

 

“kau tau kau membuat ku gila sejak kau meningalkan ku 10th lalu”ujar ku dan memeluknya erat

 

“mianhae”ujarnya lirih aku hanya dapat memeluknya aku membiarkanya menangis dalam pelukan ku

 

Author pov

 

Dari jarak yang tidak terlalu jauh seorang yeoja menatap mereka dengan pandangan shok

 

“key oppa”ujar seorang yeoja, mendengar hal itu membuat key sedikit merengangkan pelukanyan dan mencari sumber suara itu.

“kyo ri ?” ujar key dan terdiam, kyo ri “a-apa yang kalian lakukan?”ujarnya sedikit takut.

 

“ah key ah nuguseo?”ujar ji hye “nega yeo…”sebelum ucapan kyo rin selesai sudah di potong oleh key “chingu,chingu ku ji hye ah”

“oww.. annyeong jung ji hye imnida, neo?” ujar ji hye semangat “na,shin kyo ri imnida”ujar kyo ri kecewa.

 

“ah mian jika aku mengangu kalian aku pergi dulu”ujar kyo ri dan pergi meningalkan mereka berdua key hanya melihat punggung kyo ri dari kejauhan dan sedikit melihat kyo ri yang menghapus airmatanya.

“mianhae kyo ri ah”batin key.

 

Kyo ri pov

 

Hati ku hancur ketika melihat key berpelukan dengan seorang yeoja yang bahkan aku baru melihatanya sekarang. Aku mencoba mengumpulkan tenagaku untuk memangilnya ia menoleh pada ku dan sedikit merengangkan pelukannya.

 

Hening hanya itu yang di lakukan key saat ini sampai suara seorang yeoja memecahkan keheningan.

“ah key ah nuguseo?” ujarnya melihat kearah key yang paliang membaut ku sakit hari adalah ucapan key yang menyebut ku sebagi chingu bukan bukan sebagai yeojachingunya. Pada ahirnya aku memutuskan untuk pergi agar air mata ku tidak menyeruak keluar secara deras.

 

***

 

“hik Neomu pabboya kyori ah pabbo pabbo….”ujar ku pelan dan memukul-mukul dadaku,aku menangis sejadi-jadinya

Tiba-tiba saja suara seseorang membuat ku terdiam“kyo ri ah?waeyo?” ku angkat wajahku melihat siapa yang mengil ku “minho sii”ujar ku lirih

“ya waeyo?kau terlihat ah..sedikit berantakan”ujar minho ragu “gwenchana minho ya”ujar ku dan beranjak meningalkannya. Aku berjalan ke ruang kelas untuk hari ini aku ingin pulang lebih cepat sesampainya aku di kelas ku lihat key sedang berbincang dengan yeoja tadi ah siapa namanya oia han ji hye ku urungkan niat ku untuk mengambil tasku,aku tiadak inigin melihatnya untuk saat ini dan ku putuskan untuk pulang kerumah dan meningaklan barang-barang ku di sekolah.

 

Key pov

 

Sejak kejadian tadi pagi aku sama sekali tidak melihat kyo ri, tasnya masih ada tapi orangnya sama sekali tidak terlihat sampai jam pulang sekolah.

 

Kulihat seorang yeoja membereskan barang-barang kyo ri. “ha neul ah,kenapa kau yang membereskan tas kyo ri? Kemana dia?”ujar ku “ah key,kyo ri sepertinya tidak enak badan dan pulang terlebih dahulu,tadi ia menelepon ku untuk membawakan barang-barangnya”ujarnya aku hanya menganggukan kepala ku ketika ingn kutanya lebih lanjut lagi seseorng memangil ku

 

“key ah,bisa kah kau mengantar ku berkeliling seoul ?hari ini.aku sama sekali tiada tau jalan di seoul”ujar yeoja itu dan aku hanya tersenyum mendengar perkataanya

 

“kajja”ujar ku dan membawanya pergi

 

3 hari kemudian…

 

Sudah 3 hari ini aku tidak melihat kyo ri di sekolah maupun di rumah biasanya ia yang paling rajin untuk membuat mood ku rusak di pagi hari.tapi entah mengapa sejak hari itu aku tidak melihatnya.

Tapi berbeda dengan hari ini aku melihatnya duduk di dekat jendela menatap keluar. Ketika aku ingin menghampirinya tiba-tiba saja ji hye menarik ku.

 

“key ah kau tau 2 minggu lagi akan ada hujan meteor mau kah kau pergi bersama ku nanti ketempat itu ”ujarnya dengan riang entah mengapa sejak kedatangan ji hye hati ku sangat senang tapi entah mengapa di sisi laian aku seperti kehilangan sesuatu.

 

“ne,tentu saja aku mau ji hye ah”ujar ku dan ia hanya tersenyum “ahh gomawo key ah..”ujarnya sku mennyempatkan diri melihat kearah kyo ri, namun ia sudah tidak ada di tempat duduknya.

 

“kemana dia” batin ku

“waeyo key ah?”ujar ji hye yang mengetahu gelagatku “anniyo”sanggah ku cepat

 

Kyo ri pov

 

Sudah 3 hari aku tidak masuk sekolah sejak hari itu aku enggan untuk kesekolah bahkan ke rumah key. Tapi hari ini aku putuskan untuk ke sekolah. Sejak aku datang aku hanya memandang keluar jendela menatap langit yang sedikit berwarna keabuan pertanda akan turun hujan . tiba-tiba saja aku mendengar seorang yeoja memangil seseorang yang tidak ingin ku temui dengan sangat manisnya membuat ku merasakan mata ku memanas sebelum air mata ku jatuh ku putus kan untuk keluar.

Aku berlari menuju atap sekolah dan menangis di sana “pabbo kenapa aku harus menangis”guma ku pada diri sendiri

 

Aku duduk terdiam di atap entah berapa lama aku duduk di sana, bahkan langit yang tadinya hanya sedikit kebu-abuan sekarang menjadi sedikit hitam pekat.

 

“aish apa hari ini aku bolos lagi”ujar ku dan bermaksud untuk masuk kembali tanpa sengaja aku mendengar suara seseorang seperti sedang bertengkar ku putuskan untuk diam dan menunggu mereka pergi.

 

“ya jung ji hye kenapa sepertinya kau terlalu dekat dengan key oppa kau tidak tau apa jika ia pangeran kami jadi lebih baik kau tidak usah terlalu dekat denganya”ujar seorang yeoja “ah ternyata ji hye” batin ku

 

“chih kalian memang siapa melarang ku untuk berdekatan dengan key, dia chingu ku sejak kecil. Dan kalian tidak punya hak sedikit pun untuk melarang ku”ujarnya sedikit meninggi.

 

“wah hebat juga dia bisa melawan”batin ku

“mwo? Yeoja kurang ajar berani sekali kau”

 

Plak

 

Yeoja itu menampar ji hye,dan yang paling hebat adalah ji hye punmebalas yeoja itu tanpa ampun sampai pada ahirnya yeoja-yeoja itu mendorong ji hye dan keseimbangan ji hye goyah dan terjatuh dari tangga.

 

“ya apa yang kalian lakukan” ujar ku dari atas yeoja-yeoja itu kaget dan langsung berlari pergi aku segera turun mendekati ji hye

“ya kalian”teriak ku keras.

 

“aish ji hye ah gwenchana?”ujar ku mengoyang-goyangkan tubuhnya aish darah segar mengalir dari kepalanya. Seketika membuat ku kalap dan membuat ku membopongnya ke uks

 

“seosangnim, seosangnim” pagil ku tapi tidak ada yang menjawab ku putuskan untk membawanya ke rumah sakit di dekat sini

 

“kumohon bertahan lah…”ujar ku dan berlari kencang, aku terjatuh namun ku tahan dengan lutut ku gara ji hye juga tidak ikut terjatuh.

 

Sesampainya di rumah sakit “dokter ada pasien gawat darurat” teriak ku langsung saja seorang suster menanganinya dengan cekatan dan membawanya ke ruang gawat darurat

 

“key aku harus menghubunginnya”batin ku dan menekan tombol

“yeobseo?”ujar key

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar ku dan tiba-tiba menutup telpon ku karana ku lihat seorang dokter keluar.

 

“kau keluarganya?” ujar dokter itu

 

“anni aku chingunya,bagaimana ke adaanya?”ujar ku panic

 

“pasien mengalami kekuarangan darah dan kebetulan setok darah di rumah sakit sedang habis sedang kan pasien membutuhkan darah secepat

mungkin”ujar dokter itu

 

“mwo?bagai mana bisa stok darah habis, aish apa golongan darahnya” ujar ku putus asa

 

“AB”ujar dokter itu “AB? Ah aku juga AB bisa kah aku mendonorkanya dokter”ujar ku “ baiklah ikut aku keruangan”

 

Key pov

 

“yeobseo?”ujar ku

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar seorang yeoja membuat ku terbengong.

 

“Mwo?apa yang ia katakana ji hye kecelakaan”ujar sambil mencerna perkataannya “keeyyyyy”teriak seorang yeoja dari kejauhan

“aku tadi melihat kyo ri mendorong ji hye di tangga” ujar yeoja itu dan membuat ku terperangah

 

“mwo? Ya nana ah aku tidak bohongnya”ujar ku dan ia hanya mengelengkan kepalanya langsung saja aku pergi. Sebelum itu aku menelepon onew hyung memeberitaukannya karna mungkin aku tidak akan pulang.

 

Sesampainya di sana ku lihat seorang yeoja terduduk sambil menutupi wajahnya. Hal itu membuat darah ku naik. “kyo ri mendorong ji hye di tangga” kata-kata nana terngiang di kuping ku.

 

“ya shin kyo ri apa yang kau lakuan pada ji hye” bentak ku keras dan menarik kerah bajunya “key oppa.. bu-bukan aku ya-yang melakukanya”ujarnya terbatah-batah karna kerasnay cengkraman ku di lehernya.

 

“ye key lepaskan”minho yang tiba-tiba datang ku lihat semua hyung dan dongsaeng ku datang.

 

“percaya lah pada ku key ah bukan aku yang mendorong ji hye tapi nana, ia yang mendoronya” ujar kyo ri membela diri

 

Plak..

 

Tamparan hangat ku darat kan di pipinya “kau tidak perlu mencari kambing hitam untuk perbuatan mu, lebih baik kau pergi dari sini atau mungkin pergi dari kehidupan ku selamanya aku muak melihat mu kau membuat hari-hari ku semakain rusak, aku menerima mu hanya karna kau yang memaksaku bahkan aku sama sekalai tidak mencintai mu. kau hanya yeoja perusak kebahagian ku”ujar ku sinis entah setan apa yang merasuki ku dan membuat ku mengatakan hal itu

 

Ku lihat kyo ri terdiam semua yang ada di sini terdiam sampai

“ne arraseo”ujarnya dengan air mata yang jatuh dan pergi ku lihat minho ingin mengejarnya “jangan ada yang mengejarnya atau aku akan semakain membencinya” ujar ku pada orang-orang di sekitar ku dan minho sedikit kesal karna ia di tahan oleh onew hyung.

 

***

 

aku menemani ji hye yang masih tidak sadarkan diri, aku terus menunggunya sampai tiba-tiba tangnnya bergerak dan ia mulai membuka matanya.

 

“ji hye ah gwenchana?”ujar ku cemas “ah chakaman akan ku pangilkan dokter”ujar ku dan langsung berlari menuju ruang jaga.

Beberapa saat kemudian aku kembali dengan seorang dokter di samping ku.

“bagaimana keadaanya dokter?” Tanya ku cemas dan sesaat dokter itu tersenyum “gwenchana untung saja kemarin cepat di bawa kerumah sakit, ah bagaimana kabar yeoja yang mengantar nona ini kelihatanya ia juga terluka di bagian lututnya kemarin saya tidak sempat untuk mengobatinya,ah karna ia memaksa untuk mendonorkan darahnya maka perhatian ku sedikit teralih” ujar dokter itu

 

“mwo? Dia mendonorkan darahnya untuk ji hye” pekik ku, “ne waktu itu stok darah kami habis dan ketika ku bilang golongan darahanya yernyata dia juga sama sehinga memaksa ku untuk cepat-cepat melakukan trasfunsi darah”ujar dokter itu dan setelah nya ia pun pamit untuk keruanganay tingal aku berdua saja dengan ji hye.

 

“key ah memang siapa yang telah membawa ku kemari?” tanay ji hye lemas “ kyo ri”jawab ku singkat “jinja,bisa kaha kau membawanya kemari aku ingin berterimakasih kepadanya” ujar ji hye dan membuat ku membelalakan mata ku “Mwo? Ya apa kau yakin dia sudah mencelakakan mu untuk apa kau berterima kasih kepadanya?” jar ku sedikit meninggi

“mencelakan ku ?apa maksud mu key?” Tanya ji hye bingung “aish yang mendorang mu kyo ri kan?” ujar ku sedikit kesal “ya kau ini main tuduh saja bukan dia tapi nana yang melakukanya ia sirik karna kedekatan kita maka aku berkelahi” ujar ji hye dan membuat jantung ku seakan berhanti berdetak

 

“owh God apa yang ku lakukan, aku melakukan tindakan yang salah kali ini aku menampah bahkan berbicara kasar pada kyo ri shit”batin ku “ah ji hye ah aku pergi sebentar kau jaga diri baik-baik dulu” ujar ku dan langsung melesat pergi .

 

Aku menunggu di depan sebuah gang kecil tempat aku biasa menurunkan kyo ri. Hampir satu jam aku menunggu kyo ri pulang tapi ia tidak muncul sampai ha neul muncul dari belokan buru-buru aku menghampirinya.

 

“ha neul ah apa kau melihat kyo ri?”ujarku ha neul hanya menatap ku “kau mencari kyo ri tapi kenapa kau malah menunggu di depan rumah ku”ujar ha neul bingung “ya kau ini aku tanay kau jawab apa, dan lagi bukanya ini ganag rumah kyo ri?” ujar ku “ya enak saja masuk kedalam adalah rumah ku, kyo ri hari ini tidak masuk ia ijin ke busan selama 5 hari”ujar haneul malas dan langsung pergi meningalkan ku

 

“ah ha neul ah jika ini bukan rumah kyo ri untuk apa ia setiap hari minta di turun kan di sini?”tanay ku bingung

 

“hem mungkin dia ingin kemakam kakaknya dahulu itu di sungai depan sana” ujar han neul langsung pergi.

 

“mwo ia tidak pernah cerita tentang keluarganya” batin ku “dan lagi apa ia pergi ke busan tch untuk apa ia pergi kesana” batin ku dan kuputuskan untuk kembali ke tempat ji hye.

 

Sudah hampir 1 minggu kyo ri tidak masuk sekolah membuat ku sedikit resah entah mengapa sebagian dari jiwa ku mengatakan aku harus mencarinya, tapi setengahnay lagi menyuruh ku untuk tetap diam dan membiarkanya hal ini membuat ku sedikit flustasi. Ku putuskan untuk hari ini aku pulang lebih awal, karna ku tau minho sedang sakit.

 

Ketika ku sampai di rumah tiab-tiba saja hujan deras “untung saja aku sudah sampai rumah”guma u pelan dan masuk kedalam ku lihat seorang yeoja sedang berada di dapur ketika ia mebalikan badannya aku terbelalak melihan shin kyo ri di sana dan dengan wajah yang tak kalah kagetnya dengan ku

 

PRANG~

 

Ia menatuh kan panci yang ber isi intah apa itu “kyyyaa” ujarnay saat isinya mengenai kaki dan tanaganya aku segera bergegas mendekatin namun aku kalah cepat dari minho yang tiba-tiba saja sudah berada di depan kyo ri

 

“gwenchana, aish lihat tangn mu terbakar, sini biar aku obati dahulu”ujar minho yang membelakangi ku

 

“mi-minho ya, se-sebaiknya aku pulang dulu” ujar kyo ri dan menarik tangnya dari minho dan berjalan pergi minho yang heran karan tingkah kyo ri ketika menghadap kebelakang “hyung kau sudah pulang” ujar minho aku hanay menatapnya sinis “chih ternya ia memang yeoja tidak tau malu ” ujar ku tanpa sadar

 

“mworango?” ujar minho “ya kau itu yang tidak tau malu mempunyai yeoja chingu sebaik dia tapi kau malah memilih yeoja yang 10 tahun lalu menghilang hanya karana alasan cinta pertama kau menelatarkan seseorang yang menyayagi mu dengan sepenuh hati”.

 

“tch tau apa kau, lihat bukan kah ia sudah membuat kan bubur untuk mu apa kau menyukainya? Ambil lah jika kau mau” ujar ku sinis “chih jika aku bisa mengantikan mu di hatinay sudah dari dulu aku merebutnya dari mu,ia datang kemari memberikan mu ini sebagai tanda perpisahanya, karna ia tau aku sedang sakit ia meneympatkan diri untuk membuat kan ku bubur dasar namja seperti mu tidak pantas untuknya” ujar minho dan pergi meningalkan ku

 

Aku terdiam melihat sebuah kotak berwarna pink dengan hiasan keperakan di bagian pingirnya

 

My namja chingu ^^

 

Tulisan awalnya yang membuat ku sedikit tetperangah ku ambil satu persatu isi dari kotak itu yang kebanyakan adalah foto-foto ku bahakan saat foto ku yang sedang bermain basket di smp pun ia ada.

 

Ahhh shit ada apa dengan ku seakan jantung ku tertusuk beribu-ribu jarum dan mata ku memanas. Ku taruh kotak itu di sembarang tempat dan langsung keluar, mencar kyo ri naluri ku menuntun ku untuk mengejarnya jika tidak akau pasti akan kehilangan sesuatu yang berharga.

 

Ku lihat seorang yeoja duduk di sebuah halte bis dengan pakaian yang basah karna hujan, aku mendekatinya yoja itu menundukan kepalanay dan bahunya sedikit bergetar ia menangis.

 

“kyo ria ha?”pangil ku lembut ia menhentikan tangisnya dan menatap ku ia namapak kaget dengan ku tiba-tiba saja ia berdiri dan ingin beranjak pergi tapi ku halangi “minhae kyo ri ah” ujar ku lembut ia terdiam dengan ucapan ku

 

“gwenchana key ah, aku akan segera pergi dari kehidupan mu. Jadi kau tidak perlu cemas lagi”ujarnya dan melepaskan peganagn ku. Ia ber lari tapi untuk meneyberang jalan tiba-tiba sebuah truk besar berjalan dari arah yang berlawanan aku lansung berlari kearahnya dan menkapnya di sisi jalan

 

“ya neoumu pabboya” bentak ku padanya “ne nega, nega pabbo yeoja wae wae ki buah ah”teriaknya dan memukul-mukul dadaku aku terus memeluknya erat dan aku menciumnya tanpa melepaskanaya sampai kami kehabisan nafas aku baru melepaskanya.

“saranghae kyo ri ah, mianhae aku baru menyadarinya”ujar ku dan ia hanya menagis di dadaku “ne,na do saranghae key ah” ujarnya.

 

***

3 hari kemudian

 

“Ya nanti malam jemput aku dan kita pergi bersama, ketempat biasa” ujar ji hye pada ku “Ah minhae ji hae yak au taukan aku sudah punya yeojachingu” ujar ku dan mengembangkan senyumku “aish arraseo, hanya saja kau tau kan jonghyun belum lulus tes menyetir jadi aku minta kau menumpangi ku sampai di bukit agar aku bisa melihat meteor lebih jelas” ujar ji hye aku hanya menegrucutkan bibir ku ketika mengetahui maksudnya

Satu hari setelah malam kejadian itu aku mengatakan pada ji hye dan ternyata ia kesini untuk mencari tunaganaya yang di jodohkan ayahnya untuk membatalkanaya tapi tidak di snagka tunaganaya adalah jonghyun hyung dan denagan sekatika ji hye jatuh cinta padanya.

Malam harinya

“lihat sudah mulai wah tepat jam 12 malam seperti perayaan tahun baru saja”ujar ji hye heboh

Aku dan kyo ri hanya duduk menatap tangit malam yang bertabuaran meteor jauh “kyo ri ah saranghae”ujar ku dan kyo ri membalasnya “na do saranghae oppa”ujarnya dan kami berciuman.

“sosweet.. chagi aku juga mau di kisue seperti mereka”uajr seseorang mendengar hal itu sontak membuat ku langsung membuka mata

“YA KENAPA KAIALAN MENGGANGU SAJA”ujar ku dan mereka hanay tertawa

 

~ThE EnD~

 

Gimana-giman jelek kah? Heheh minhae biz ini buatnya ud lama tapi baru sempet di post dan aku ga sempet untuk mengoreksi ulang deh jadi map yah kalo ada kesalahan penulisan

Oa wajib RCL

Onkey?

Seeyou

Advertisements