Title       

Image

 

Author    : Song Hye Min

Kategori :  Romance

Length    : oneshoot

Genre     : Romance

Rating     : PG-13

Cast:

Kim Jonghyun

Jang Ji Hyeon

Cho Kyu Hyun

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

“jjooooonggg…….. dengarkan curhatan kuuu”ujar seorang yeoja pada seorang namja yang masih asik bermimpi di tempat tidurnya.

 

“heeeemmmmm”ujar namja itu namun masih dengan mata yang menutup

 

“joonggg ayyoo lah bangun aku ingin curhat..”ujar yeoja itu lagi dan menarik selimut yang menutupi namja itu  tapi tidak di gubris oleh manja itu malah ia menarik kembali selimutnya

 

“aish”ujar yeoja itu dan menghela nafas panjang kemudian ia berbaring di sebelah namja itu.

 

“jong ah… hari ini aku putus dengan kyu oppa kau taukan aku sangat mencintainya, tiba-tiba saja ia bilang ia ingin putus dengan ku”ujar yeoja itu tanpa memperdulikan lawan bicaranya mendengarkan atau tidak, yang dia inginkan saat ini adalah membagi beban yang ada di pikiranya

 

“Hiks hiks”tiba-tiba saja yeoja itu menangis

 

“ya berhenti lah menangis hanya karna namja seperti dia” ujar namja yang sedari tadi di pangil jong  kini ia bangkit dan menyandarkan kepalanya di senderan tempat tidurnya.

 

“hiks jong ahh.. ottohkae aku masih sangat mencintainya, sangat mencintainya ”ujar yeoja itu dan meringkuk menutupi wajahnya dengan bantal.

 

“aish lupakan saja namja itu lagi pula masih banyak namja yang mencintaimu dengan tulus” ujar namja itu kesal dengan tingkah yeoja di sampingnya yang terus saja menangis .

 

“ya jang ji yeong berhenti menangis kau tau ini masih pagi dan lagi kau menangis di kamar namja nanti jika eomma mendengar dia mengira aku melakukan hal yang buruk pada mu dan lagi aku bisa di gantung oleh oppa mu jika ki bum melaporkanya pada oppa mu” ujar jong berusaha menenangkan yeoja tersebut tapi nihil bukannya diam yeoja itu masih saja terus menangis.

 

“hhuuuuuuuaaaaaaaaaa………………..”tangis yeoja itu semakin menjadi-jadi all hasil seisi rumah berbondong-bondong kekamar ku.

 

“YA YA kim Jonghyun apa yang kau lakukan pada ji hyeon?”ujar seorang yeoja paruh baya dengan memegang gagang sapu di tangannya

 

“Omo  a-aku tidak melakukan apa-apa eomma.. j-ji hyeon saja yang tadi tiba-tiba datang dan menangis di kamar ku”ujar jonghyun berusaha memberi penjelasan

 

“aish hyung kau apa kan lagi ji hyeon noona, nanti ku adukan pada geun seok hyung loh kau membuat dongsaengnya menangis” ujar seorang namja bermata kucing yang muncul di balik tubuh yeoja paruh baya tersebut.

 

“aish benar eomma aku tidak melakukan apa-apa pada ji hyeon, ya ji hyeon cepat kau bilang pada eomma ku aku tidak melakukan apa-apa pada mu”ujar jonghyu

n

“….”tidak ada jawaban dari yeoja itu

 

“ya ji hyeon ah?”ujar jonghyun sambil mengerakan tubuh ji hyeon tapi masih tetap sama sampai terdengar dengkuran halus dari yeoja tersebut

 

Zzzz….

 

“aish dia malah tidur..”ujar jonghyun sambil menggelangkan kepalanya

 

“aish,sudah biarkan ia tidur di sana sepertinya ia lelah,dan kau jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ujar eomma dan pergi meninggalkan jonghyun

 

“wah hyung kau enak sekali coba kau lakukan sesuatu saja pada ji hyeon noona, biar kau cepat menyusul taeyeon noona”ujar namja bermata kucing itu lagi

 

“pergi kau ki bum”pekik jonghyung kesal dan melempar bantal  tepat mengenai sasaran

 

“ya hyung kau tau berapa lama aku merawat wajah ku, aish pasti sekarang sudah jelek ”ujar ki bum dan pergi

 

Jonghyun pov

 

“jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ucapan eomma kembali terngiang di telinga ku

 

“hem andai saja itu bisa terwujud lebih cepat”guma ku  dan kembali menatap seorang yeoja yang tidur di samping ku

 

Tiba-tiba suara seseorang memangil ku “jonghyun..” ujarnya dan aku berusaha mencari –cari dari mana asal suara itu

 Tiba-tiba saja ji hyeon bangun “eomma mu sudah pergi?”ujarnya dan aku hanyan menatapnya

 

“jonghyun? Gwenchana?”ujar yeoja itu sambil melambai-lambaikan tangannya di hadapan ku

 

“ya kau pura-pura tidur tadi”ujar ku dan hanya di jawab dengan angukan dan senyuman tanpa dosa dari yeoja itu

 

“aish dari dulu hinga sekarang sifat usil mu tetap saja tidak pernah hilang”ujar ku kesal dan beranjak meninggalkan ji hyeon yang masih berada di atas kasur empuk ku.

 

“aish jong ah aku masih tidak percaya kyu oppa melakukan hal seperti itu pada ku”ujar nya sambil kembali menjatuhkan dirinya di kasur ku dan menatap langit-langit kamar ku, langkah ku terhenti karna ucapanya.

 

“huh kenapa selalu saaj namja itu yang selalu ia bicarakan”batin ku

 

“molla, mungkin ia sudah tidak mencintai mu lagi”ujar ku dan langsung di sanggah cepat olehnya

 

“anniyo aku yakin ia masih mencintai ku jong ah”ujar ji hyeon bersih keras.

 

“hem terserah pada mu saja lah”ujar ku dan kembali berjalan

 

jang ji hyeon yeoja yang sejak lama ku cintai, ia teman main ku sejak kecil, sejak kecil aku sudah di tinggal oleh orang tua ku karna bisnis mereka yang sangat penting dan hasilnya aku selalu di tinggal, eomma ku memutuskan untuk menitipkan ku dengan tetangga ku, heran memang kenapa orang tua ku begitu percaya dengan tetangga ku yang tidak lain adalah teman appa ku padahal belum tentu mereka baik. Tapi dari sini lah aku mengenal seorang jang ji hyeon dan untuk pertama kalinya aku merasakanjatuh cinta pada pandangan pertama dengannya . aku bersukur karna eomma menitipkan ku di sini.

 

Seiring berjalannya waktu perasaan ku kian membesar. Namun kesempatan ku untuk memilikiknya menipis karna ia menyukai orang lain cho kyuhyun ia lah namja yang beruntung yang mendaptka ji hyeon.

 

Hingga sekarang aku hanya dapat memendam perasaan kau tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.

 

“jonghyun awas!”teriak seorang yeoja sontak membuat lamunan ku buyar

 

“waey..”

 

bbuuukkkk….

 

Belum sempat aku menyelesaikan perkataan ku tiba-tiba saja sebuah tembok besar menghadang ku, oke coret kata menghadang lebih tepat jika aku yang menabraknya.

 

“aish jonghyun gwenchana?”ujar yeoja itu dan berlari kecil kearah ku “omo kau berdarah jong ah lihat hidung mu mengeluarkan darah terus”ujarnya membuat mukaku langsung merah

 

“aish na gwencahanayo”ujar ku bangkit dan langsung memasuki kamar mandi

 

“jinca?omo sudah ku bilang jong ah jika berjalan harus focus kau ini”teriaknya dari arah luar aku hanya membasuh wajah ku yang begitu merah padam “kau begitu menyiksa ku ji hyeon ah”batin ku

 

***

 

“jong ah………., bantu aku mencari tau kenapa kyu oppa memutuskan ku”ujarnya “apa aku berlaku tidak baik padanya sehingga ia memutuskan ku? Apa selama ini aku membebaninya hinga ia meninggalkan ku?apa ia membanci ku hingga ia melakukan hal itu, apa..”ucapannya terhenti ketika dengan cepat aku menyela perkataanya.

 

“berhenti mengeluh, kenapa tidak kau tanyakan saja langsung kepada orangnya maka dengan itu kau akan mendapatkan jawaban yang kau cari-cari”ujar ku tanpa memandangnya

 

Munafik, itu yang selalu hati ku teriaka. Kata-kata itu selalu keluar jika ia ada masalah dengan kyu padahal di dalam hatiku terasa begitu menyesakan mendengar perkataan ku yang menyemangatinya untuk berbaikan kembali pada kyu.

 

“hem tetapi aku takut jong ah.. bagimana jika memang benar karna salah satu yang ku ucapkan tadi?”Tanya ji hyeon dan membating tubuhnya pelan di atas kasur ku

 

Seharian ini ia ada di kamar ku dan dari tadi yang di bicaraka topicnya tetap sama ‘cho kyuhyun’ rupanya di hati ji hyeon hanya ada dokter muda itu, membuat ku muak kalau saja aku tidak bisa menahanya pasti aku akan berteriak dihadapan yeoja ini untuk berhenti memangil mangil nama namja sialan itu

 

“jong ah..bantu aku..”ujarnya dan mendekati ku

 

“shiroyo itu masalah mu dan harus kau selesaikan sendiri”ujar ku dan lagi-lagi tanpa menatapnya.

 

“hyuhh… sepertinya memang harus ke selesaikan sendiri”gumanya pelan tetapi masih dapat ku dengar

 

***

Malam harinya aku pergi sebuah café kecil di dekat  sungai han, entah mengapa malam ini aku ingin sekali pergi ke sini. Setelah seharian ini aku di sibukan dengan ji hyeon , entah mengapa aku ingin melepaskan penat ku di sini.

 

“hem.. udara yang bagus”ujar ku sendirian sambil duduk menatap sungai han yang begitu tenang

 

“ahhh…”

 

Tiba-tiba saja suara desahan seseorang terdengar entah dari mana suara itu berasal aku memutar-mutar kepala ku mencari di mana suara itu berasal.

 

“ahhh oppa henntii ahhh” suara itu kian menjadi-jadi ahirnya aku menemukan asal suara itu dari balik pohon besar yang tidah jauh dari aku duduk seorang namja dan yeoja yang sedang asik bercumbu, pakaian si yeoja sudah sangat berantakan entah apa yang namja itu perbuat hinga seperti itu

 

“aish masih ada saja orang mesum di tempat seperti ini”ujar ku

 

“oppa bagi mana dengan yeoja itu, apa kau sudah memutuskannya?”tanya yeoja itu tidak sopan memang mendengarkan perkataan seseorang yang sedang bicara mangka dari itu aku berniat untuk pergi hinga pada saat namja itu berkata

 

“maksud mu jang ji hyeon? Aigoo kau cemburu denganya chagi? Sudah lah ia hanya masalalu ku dan lagi aku sudah punya kau, kau tau kan dia hanya mainanku saja”ujar namja itu yang ku tau jelas siapa dia

 

“shit ini kah alasannya ia memutuskan ji hyeon. berengsek kau cho kyu hyun”batin ku tangan ku sudah ku kepal hinga kuat hampir saja aku memukulnya jika saja hp ku tidak berbunyi.

 

Dengan cepat ku angkat dan berjalan menjauhi mereka.

 

***

 

Dari kemarin  aku tidak melihat ji hyeon aku takut jika terjadi sesuatu  padanya, “apa  ia mengetahui alasan kenapa kyu memutuskannya dan lalu kemudian ia hampir gila memikirkanya mangka dari itu ia mencoba untuk bunuh diri aish annndweeeeee…”batin ku 

 

“joooooongggggggggg” ujar seseorang yang pastinya aku tau siapa yang memangil ku dengan sebutan seperti itu

 

“weekk.. aish ya kenapa kau tiba-tiba melompat di hadapan ku aish”ujar ku karna tiba-tiba saja ji hyeon berlari dan mendekap ku dari depan membuat ku sangat senang.

 

“jong ah kau tau kyu oppa ia kembali pada ku lagi, setelah kemarin kau memberi saran aku memikirkan nya kembali dan tiba-tiba saja semalam kyu oppa menelepon ku ia bilang ia ingin kembali lagi dengan ku kau tau aku sangat senang mendengarnya”ujar ji hyeon senang

 

Aku hanya diam  tanpa membalas perkataannya

 

“jong? Ya kim jonghyun? Waeyo?”Tanya cemas

 

“mwo? Ya kau tidak boleh kembali lagi denganya, putus kan ia sekarang” tiba-tiba saja nada suara ku meninggi

 

“hem? Ya kim jong hyun apa maksud mu menyuruh ku putus denganya,”ujar ji hyeon

 

“aish dia hanya mempermaikan mu, dia sudah mempunyai yeoja lain dia hanya MEMPERMAINKAN MU KAU HANYA DI JADIKAN MAINANYA KETIKA IA BOSAN” ujar ku sambil menekan kata-kata terahir ku

 

PlakK

 

Tiba-tiba saja ji hyeon menampar ku

 

“ya kim jong hyun jaga ucapan mu, aku tau kyuhyun lebih dari apa pun DAN DIA BUKAN ORANG BERENGSEK YANG KAU BILANG TADI”teriaknya hinga ia menangis

 

“apa kau tidak pernah percaya pada ku? Apa aku terlihat seperti membohongi mu? Apa perlu aku menjadi seorang dokter agar kau percaya pada ku sama seperti kau mempercayai dia?” ujar ku lirih

 

“kim jonghyun kau sakit,kau pikir menjadi dokter  itu mudah? ”ujar ji hyeon

 

“ne aku memang sakit, terlalu sakit hinga membuat ku luka di hati ku”ujar ku

 

“kim jong hyun apa maksud ucapan mu? Aku sama sekali tidak mengerti?”ujarnya yang bingung

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”ujar ku tanpa tersa air mata ku jatuh

 

“mwo? Jong ah?”ujarnya tidak percaya pada perkataan ku

 

Aku hanya mengehela nafas ku aku mengetahui jika ia belum bisa menerima perkataan ku .yang ku tau di hatinya hanya ada kyuhyun untuk saat ini.

 

“lupakan semua perkataan ku tadi”ujar ku dan pergi meningalkannya yang masih shock dengan pengakuan ku barusan

***

Ji hyeon Pov

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”kata-kata jonghyun selalu terngiang di telinga ku

 

Sejak kejadian itu aku tidak pernah bertemu dengan jong hyun sudah hampir 3 hari ini ia selalu pulang malam, di sekolah pun kami jarang bertemu walau pun kami satu kelas hanya saja ia duduk di paling belakang sehingga yang ku tau ketika pelajaran di muali ia sudah ada dan ketika bell istirahat atau pun pulang aku sama sekali tidak melihatnya.

 

“pabbo kenapa ia baru mengatakannya sekarang kenapa ia mengatakan di saat hati ku hanya untuk kyu seorang apa kah ia tidak tau jika aku juga mencintainya?”guma ku pelan

 

Berbeda seperti hari-hari sebelumnya aku sama sekali tidak melihat jonghyun dimana pun,

 

“hyuuhh.. apa hari ini ia tidak masuk?”guma ku sambil menatap bangku kosong di belakang

 

“jang ji hyeon”

 

“….”

 

Braakkk

 

Sebuat penghapus mendarat tepat di kepala ku

 

“Ya jang Ji hyeon kau melamun di pelajaran ku cepat kau kedepan kelas dan berlutut dengan kedua tangan di atas”teriak jung seosangnim

 

Seketika membuat ku terlonjak kaget dengan suaranya yang membuat ku hampir mati karna jantungan

 

“ya palli, apa kau ingin ku tambah hukuman mu?”ujar jung seosangnim

 

“a-aniyo”ujar ku dan langsung melaksanakan hukuman ku

 

“Ini semua karna kau kim jonghyun lihat apa yang dapat ku perbuat nanti” batin ku

 

***

Hari ini hari tersial ku selama dalam pelajaran aku melamun dan mendapatkan banyak hukuman hanya karna aku memikirkan seorang kim jonghyun.bahkan aku jarang memikirkan kyu

 

“apa aku mulai mencintainya lagi?”ujar ku pelan aku berjalan hingga ke sungai han entah mengapa setiap kali aku ada masalah kaki ku selalu menuntun ku ke sini.

 

“hei apa tidak ada tempat lagi yang dapat ku tuju selain di sini?”guma lirih

 

Tiba tiba suara desahan terdengar di telinga ku membuat ku merasa tidak nyaman ketika ku hendak pergi

 

 

“ahhh.. ahh.. oppa  appoyo.. aahh ya cho kyuhyun”ujar yeoja itu membuat ku menghentikan langkah ku

 

“aish kyunnie ah aku melukai bibir ku”ujar yeoja itu manja

 

“mow?aish minhae chagi ya, sini biar ku obati dengan bibir manis ku”ujar seorang namja yang sangat ku kenal

Aku menghampiri suara itu berusaha menghapus fikiran buruk yang ada di otak ku

 

 

Deg..

 

Cho kyu hyun ku lihat ia sedag berciuman panas dengan seorang yeoja yang ku akui jau lebih cantik dari ku

 

“kyu oppa?”ujar ku

 

“…”tidak ada tanggapan dari mereka bahkan meraka semakin asik berciuman

 

“CHO KYUHYUN”pekik ku keras membuat deru nafas ku yang semakin memburu ketika melihat mereka

 

Dengan cepat kyu melepaskan ciumannya  dan menatap ku

 

“jang ji hyeon?”ujarnya

 

“apa yang kau lakukan dengan dia?”ujar ku sambil menunjuk seorang yeoja berambut panjang dengan baju yang sangat berantakan

 

“ya ‘dia’ yang kau maksud ini mempunyai nama, nama ku victoria”ujar yeoja itu kasar

 

“aku tidak Tanya pada mu dasar perempuan murahan”ujar ku tiba-tiba yeoja iu bangkit dan menampar ku

 

Pallkkk

 

“apa maksud mu dengan perempuan murahan?”ujarnya marah

 

“apa sebegitu bodohnya kah kau hingga tidak mengetahui arti kata muraha? Apa kau tidak malu merebut pacar orang”ujar ku

 

“hah? Hahahah ya apa kau bodoh kami sudah menikah,kau yang merebut suami orang. apa kau tidak tau itu selama ini kyu memanfaatkan mu hanya karna posisinya di rumah sakit ayah mu?”ujar yeoja yang bernama victoria itu

 

“mwo?apa kau bilang ia memanfaat kan ku?”ujar ku

 

“ne”ujarnya “victoria hentikan”ujar kyuhyun “ani aku sudah muak dengan semua ini,biar kan bocah ini tau semua”ujar victoria

 

“kyu hanya memanfaatkan mu jadi ku harap kau tidak usah mendekatinya lagi”ujar yeonja itu

 

“ahh ne aku sudah lelah ji hyeon ah kau tau bertapa tersiksanya aku ketika aku bersama dengan mu”ujar kyu

 

BRUUKK

 

Tiba-tiba saja kyu jatuh tersungkur di bawah

 

“berhenti menangis untuk orang seperti dia”ujar seorang namja yang sanagt ku kenal

 

“jonghyun”ujar ku lirih masih dengan terisak

 

“itu masih belum seberapa cho kyuhyun,lain kali jika kau melakukannya lagi akan ku buat ku tidak dapat hidup tenang”ujar jonghyun dan menarik ku pergi

***

 

“Ya mau sampai kapan kau menangis”ujar jonghyun saat kami sampai di sebuah taman

 

“hiks jong ah kyu dia..”tiba-tiba  ucapan ku terhenti karna pelakukan jonghyun yang tiba-tiba mencium ku

 

“berhenti memangil namanya, atau akan ku lakukan sperti tadi ketika kau menyebut namanya”ujar jonghyun dan membuat ku mengetahui satu hal.

 

“m-mianhae jonghyun ah”ujar ku ahirnya

 

“gwenchana”ujarnya

 

“jong ah untuk perkataan mu tempo hari apa..”tiba-tiba saja ia memotong perkataan ku

 

“lupan kan aku tau kau masih belum bisa menerima ku jadi kau tidak usah memikirkannya, oia setelah ini sepertinya aku akan ke amerika untuk belajar vocal disana, ku harap kau baik-baik saja selama aku di sana”ujarnya  

 

Deg.

 

Kenapa rasanya begitu sakit bahkan lebih sakit dari pada melihat kyu hyun berciuman tadi

Tes tes air mata ku mulai keluar lagi

 

“ya waeyo?sudah lupakan saja soal tadi kau bisa mencari manja lain”ujarnya ingin sekali aku mendekap mulutnya agar berhenti bicara “oh GOD aku tau sekarang yang ku cintai saat ini bukan cho kyuhyun tapi ki jonghyun”batinku

 

“ya kim jonghyun apa kau ingin membuat ku menyesal seumur hidup karna baru sekarang kau menyadari jika aku mencintai mu?”ujar ku sambil terisak

Jonghyun dia mematung ia shock dengan perkataan ku

 

“coba katakan sekali lagi”ujar nya yang tidak percaya

 

“saranghae kim jonghyun”ujar ku

 

“dengan senyum mengembang  ia mendekap ku sangat erat “Nado saranghae ji hyeon ah”

 

“jadi apa kau akan tetap meninggalkan ku jong ah?”ujar ku lirih

 

“ya tentu saja tidak, bukan kah tadi aku hanya bilang sepertinya?jadi belum tentu itu akan ku laksanakan”ujar nya masih dengan memeluk ku

 

“mwo?ya kim jong hyun kau membohongi ku”ujarnya marah

 

“aniyo, apa kau ingin aku benar-benar pergi?”ujar nya dan langsung ku sangah dengancepat “anndwee”teriak ku

 

“aku tidak akan meninggalkan mu, dan apa kah aku sekarang sudah melihat ku sebagai namja?”tanyanya

 

“mwo?jadi selama ini aku melihat mu sebagi yeoja?”ujar ku sambil menahan tawa ku kulihat ia hanya mengerucutkan bibirnya

 

CHUU~~

 

Aku menciumnya  “aku mencintai mu sejak dulu kau tau aku kecewa saat kau tidak kunjung  menjadikan ku yeoja chingu mu hingga ahirnya aku menjadikan chu kyu hyun sebgai pelarian ku pikir”ujar ku

 

“aish minhae membuat mu menunggu lama ji hyeon ah, mau kah kau menjadi yeonja chingu ku?”ujar jonghyun masih dengan memeluk ku

 

“ne”ujar ku dan langsung di sambut dengan ciuman hangat dari nya.

 

“panggil aku oppa”ujarnya ketika melepaskan ciumanya

 

“oppa? shiroyo”tolak ku

 

“aish apa kau ingin ku cium”ujarnya

 

“aish jong ah kau mesum sekali”ujar ku

 

“tapi kau tetap suka bukan”

 

“ne arra oo ow lihat ada bintang jatuh”ujar ku

 

“ya kau mengalihkan perhatian”ujarnya

Aku beruntung mencintai dan di cintai oleh orang sabaik jonghyun yang mau menunggu ku hingga aku yang bodoh ini mengetahui siapa yang sebenarnya aku cinta.

 

“jonghyun oppa saranghae”

 

 

THE END

 

Hyyuuuu #lap keringet

Ahirnya neh FF selesei juga Ini FF untuk Abe onnie semoga suka n mian onnie kalo kurang memuaskan hehehe. Saeng udah berusaha sekuat tenaga untuk membuatnya sampe ga tidur gara-gara mikirin neh ff mau di buat ky gimana #lebeh

Oia mian yah kalo banyak kata-kata yang salah  😀

Hehehehe

Oke deh  yang kena TAG jgn lupa RCL kalo ga suka di remove juga gpp :D.

Gomawo..

 

Advertisements