LOVE IS DELICIOUS!!! part 2

Author   : song hye min

Judul       :  Love is delicious

Kategori : romence

Cast:

Kim sae ran

Song hye jin (kembaran hye min lebih tua 5 menit )

Song hye min (adik  kembar hye jin)

Choi tae hyun

Park min ji

Lee jinki a.k.a onew

Kim jong hyun a.k.a  jjong

Lee taemin

Kim ki bum a.k.a key

Choi minho

Other cast:

Tvxq member

Andrew aka choi siwon

 

 

@ kantin

Author POV

“Ya kenapa dengan muka mu sae ran di tekuk terus?” ujar aoi yang bingung  melihat tingkah sahabtnya itu

“….” Yang di Tanya hanya diam

“hei kau ini kenap sih ran chan” Tanya aya yang tiba-tiba nimbrung

“huh aku sebal hideki hari ini tidak bisa ikut kita nonton,katanya dia ingin mengantar kakanya ke Kyoto”ujar saeran sambil memanyunkan bibirnya

“ow jadi itu alasan kenap kau dari tadi melamun dikelas sampai sampai kau di tegur yamada sensai” ujar aya sambil cekikikan meningat kejadian tadi

“huh kau ini kenapa tidak bilang padaku kalo yamada sensai memangil ku sampai-sampai ia marah dan melempari ku penghapus yang tepat mengenai jidat ku” ujar saeran yang mulai kesal

“loh bukanya sudah ku memangil mu beberapa kali tapi kau sama sekai tidak menjawab jadi salah siapa dong” ujar aya

“huh” ran chan hanya dapat memanyunkan bibirnya hinga mancung.Yang lainya hanya dapat mentertawakan kelakuan saeran.

Sae ran P.O.V

“huaaaaaaaaaaa harry potter nya keren sekali  kenapa harus bersambung tiba-tiba ketika lagi seru menyebalkan” ujar aya yang dari tadi berceloteh

“sayang jika langsung di jadi in satu bisa-bisa panjangnya lima jam kau ingin duduk terus selama lima jam?” Tanya jun dengan nada kas kansainya

“huh tentu saja aku tidak mau bisa-bisa bokongnku tepos gara-gara duduk terus”ujar aya dengan tampang polosnya.

Kami hanya mentertawakan pasangan bodoh yang sedang sibuk menjelaskan satu samalain, tapi tiba-tiba langkah ku terhenti ketika melihat seorang namja yang amat sangat ku kenal dengan seorang yeoja

“hideki” kataku lirih

Teman-temanku yang tadinya sibuk dengan pasangan bodoh di belakang seketika terhenti dam melihat pandangan nya kearang mata ku tertuju mereka melihat halyang sama dengan ku mereka melihat seorang peria yang amad sanat di kenal mereka sedang berpelukan mesra serta mereka berciuman.

Tanpa tersa  mata ku mulai memanas melihat hal itu aku mengumpukan tenagaku sekuat mungkin dan berjalan menghampirinya. Teman-temanku hanya dapat melihat kejadian itu

Kulihat segelas air berwarna merah langsung saja ku ambil dan langsung ku siramkan kepada mereka berdua

“hideki kenapa kau menghianati ku ” teriak ku sekencangmungkin

“Saeran” ujar wanita di sebelahnya yang amat sangat ku kenal, aku hanya dapat mebelalakan mataku melihat  ichigo teman ku sejak kecil dan adik aoi bersama dengan hideki.

“ichigo apa yang kau lakukan” Tanya aoi kasar

“…..” yang di Tanya hanya dapat diam dan menundukan kepalnya

“saeran ini tidak seperti bayangan mu ka kami hanya” belum selesai hideki menjelaskan sudah di potong oleh saeran “ tidak ada lagi yang perlu kau jelaskan bertahun-tahun ku bertahan dan menolak ajakan kakak ku untuk pindah ke korea hanya karna kau peria busuk yang menhianati ku” ujar ku lirih dan berlari meningalkan mereka.

“saeran tunggu” ujar hideki yang berusaha ingin mengejar sae ran

“mau kemana kau, mengejar saeran tidak akan ku biarkan kau mendekatinya lagi, dan ichigo cepat kau pulang kerumah nanti kita akan bicara lagi” ujar aoi geram

“jangan pernah kau mencarnya lagi atau ku bunuh kau” ujar azuza yang hampir mengeluarkan jurus karatenya tetapi di tahan oleh jun

“sudah lebih baik kita pergi melihat ke adaan saeran dari pada mengurusinya” ujar jun dan mereka semua pergi meningalkannya

Author Pov

Sementara itu saeran yang sudah samapai di rumahnya hanya dapat nenangisih apa yang baru saja terjadi

“hik hik hik namja pabbo kenapa dia mempermainkan ku dia piker dia siapa , kalau tau akan berahir seperti ini sudah dari dulu aku putus dengannya dan pindah kekorea bersama oppa –oppa ku” ujar seran lirih

Terbesit di benak saeran untuk meningalkan jepang dan pulang kembali ke korea, tanpa piker panjang ia mengambil Hp dan mulai menekan- nekan tombol “yeobseo” terdengar suara di sebrang sana

“jae joong oppa besok aku akan kembali ke seoul” kataku singkat dan lagsung mematikan HPku

@seoul , korea 7 agt

Jae joong p.ov

“aneh tiba-tiba bilang ingin pulang ke seoul dan langsung mematikan sambungan teleponya tanpa memberitahu dari siapa” ujar ku pada diri sendiri

“waeyo hyung kenapa kau seperti habis melihat setan “ key yang kaget melihat  hyungnya terbengong-bengong sembari memegangi  gagang telpon.

“ah tidak hanya saja tadi ada seseorang yang menelepon dan bilang akan pulang besok” jawab ku masih dengan nada bingung

“nouguo” Tanya jjong yang tiba-tiba ikut nimbrung dengan makanan di mulutnya. *baca: nugu*

“ya kau ini jika bicara habiskan dulu makanan yang ada di mulut mu” ujar key yang kesal melihat tingkah hyungnya yang satu lagi.

“maksud ku nugu, yeoja atau namja” ujarnya yang sudah menelan habis makananya

“seorang ye… astaga itu pasti sae ran” ujar ku cepat dan langsung memencet num sae ran

“ah tidak aktif, kenapa dengan anak itu” ujar ku sedikt gelisah

Kedua saengku hanya dapat menatap ku bingung

@shibuya, jepang 7 agt

Saerana P.o.v

“Saeran kau yakin kan pulang ke korea hari ini juga dan kapan kau akan kembali bagai mana dengan sekolah mu ” Tanya azuza gelisah melihat temanya

“ia aku kan pulang hari ini juga dengan penerbangan malam kuharpa kalian tidak menghalagi ku aku juga tidak tau apa aku akan kembali atau tidak dan masalah sekolah biar kakak ku yang mengurus” ujar  ku tanpa mengalihkan perhatianku dan tetap mengepak pakaianku.

“gomen na sai ran chan ini semua kesalahan ichigo aku mewakilinya meminta maaf pada mu” ujar aoi semabri membungkukan badanya . sentak membuat ku kaget karna tindakanya.

“sudahlah aoi ini bukan salahnya juga lagi pula kakak ku sudah menyuruhku pulang” ujar ku lirih “aku senang  memiliki teman –teman yang baik seperti kalian” sambung ku

“sudahlah kami tidak mungkin menahan mu terus lagi pula sepertinya tekad mu sudah bulat yah kan baiklah kami akan menagntar mu saja”ujar azuza

“arigato” ucap ku lirih sejujurnya hati ke berat meningalkan teman-teman ku di sini tapi jika kau tidak meningalkan jepang sekarang juga hati ku akan lebih sakit lagi mengingat kejadian itu.

____

Sesampainya di bandara narita

“nah sampai sini saja kalian  mengantar ku” ujarku

“kau yakin ini pulang ke seoul sendirian saeran lagi pu…” belum sempat aoi melanjutkan sudah di potong oleh aya “bilang saja kau tidak rela di tinggal  ran chan” dan seketika membuat kami semua tertawa.

“sudah sudah kasian aoi mukanya sudah merah karna malu, dan aoi aku tau maksud mu baik tapi tidak perlu aku bisa sendiri. Oia jangan lupa liburan nanti kalian saja yang ke korea biar nanti aku ajak kalian berkeliling” ujar ku semabri tersenyum

“aku tidak yakin kau sudah hafal jalan-jalan di sana kau kan sudah hampir 8 tahun di sini dan jarang sekali pulang” ujar ayachan dengan nada meledek

“tenang-tenang nanti juga aku kan bisa menghapalnya hahaha dan ah sepertinya sebentar lagi pesawat lu lepas landas  sampai jumpa teman-teman” ujarku  dan dan berbalik pergi.

“sampai jumpa saeran”teriak mereka berbarengan

Aku hanya dapat tersenyum menahan tangis ku dan melambaikan tangan pada mereka.

=========

@new york, amerika serikat  7 agt

Hye jin Pov

Kring~ kring~ kring~ terdengar bunyi suara telpon

“good morning” ujarku

“ah onnie ~~~ sampai kapan kau di sana appa sudah meninggal kapan kau akan kembali ke korea bogoshiposho onnie” ujar suara cempreng dari seberang sana yang sangat ku kenal

“ah hye min ah, mungkin aku tidak akan kembali ke korea, aku harus meneruskan sekolah ku kau tau kan”

“aaaaaaaaaaa onnie jebal  ayolah pulang kau ingin meningalkan aku sendiri di sini” ujarnya dan kudengar dia mulai terisak. Ahh mulai lagi deh, dia memang tau jika aku paling benci jika mendengar seseorang menagis.

“ah baik lah aku akan pulang, tapi hye min ah apa kau masih tingal dengan eomma, bagaimana ke adaanya apa suami baru eomma baik pada mu” Tanya ku beruntun

“hem tenanglah onnie mereka baik pada ku mangkanya kau cepat lah pulang akan ku kenal kan kau pada mereka, kau tau tidak kyuhyun oppa dan donghee oppa sangat  baik pada ku ” ujarnya dengan riang

“ah bagus lah, kau mengunakan nama keluarga mereka?” Tanya ku

“hem, ani, aku tetap mengunakan marga ayah waeyo onnie?”

“ah bagus lah, baik lah mungkin besok aku kan pualng dengan pesawat malam karan dari pagi hingga siang aku akan mengurus sekolah ku dulu di sini”

“ah kau tidak perlu kuatir onnie bukan kah changmin oppa sudah mengurusnya? Jadi kau tinggal pulang saja” ujarnya yang membuat ku keget

“mwo,apa kau bilang changmin oppa ada di sini” ujar ku yang tak percaya dengan apa yang baru saja ku dengar

“hem ne memangnya kau belum bertemu katanya sih besok dia akan pualng bersama mu, kupikir kau tau”

Omo sepupu ku yang paling kejam ada di sini aigoo mati aku “hye min ah kau yakin changmin oppa ada di sini?” Tanya ku ragu

“hem ne baru saja dia sms ku katanya ingin bertemu dengan mu mangkanya dia minta alamat mu” ujar hyemin santai “mow, kau memberika alamat rumah ku” “ne,waeyo onnie ah? Hem ah onnie kata changmin oppa cepat kau bukan apartemen mu  1 menit lagi dia sampai di depan kamar mu” ujar hyemin

“mwoooo??? Kau bilang apa? Dia ada di dee” belum sempat aku menyelesikan perkataan ku tiba- tiba saja bel apartemen ku berbunyi

Ting nong Ting Nong

“ah onnie sepertinya itu oppa kalo begitu aku tutup dulu yah bubay onnie” ujarnya dan menutup  telpon KLIK !

“ya hyemin ah, aish dia sudah menutup telponya” ujar ku kesal dan menaruh kembali gagang telponya dan kini pandangan ku teralih kepada pintu dan bunyi-bunyi yang bergema di dalam ruangan “aaaaaa ne tunggu sebentar” ujar ku dan berjalan lemas kearah pintu, ku buka pintu kamarku dan berdiri lah seorang namja yang tidak asing lagi bagi ku.

“kau ini lama sekali sih membukakan pintu saja” ujarnya dengan wajah sedikit kesal

“mianhae oppa, kenapa oppa ada di sini?” ujar ku, tanpa ku suru masuk pun tiba-tiba saja dia sudah nyelonong ke dalam.

“ahjuhma yang memintaku untuk membawa mu pulang” ujarnya datar dan duduk  di sofa empuk berwaran merah

“aish aku memang mau pulang ko tidak perlu di di jemput seperti ini oppa” ujar ku kesal menggembungkan pipiku

“jeongmal? Aku kurang yakin, sudah lah pokonya besok kau ikut aku kita pulang ke seoul besok jam 8 malam”

“hem tapi oppa bagiman dengan sekolah ku disini aku kan masih terdaftar sebagai murid di sini” ujar ku dengan tampang memelas

“sudah tidak lagi” ujarnya dan memberikan ku selebar kertas dan hasil rapotku aku hanya terbelalak melihat nya “mwo oppa kau, kenapa tidak bicara dulu dengan ku aku kan masih ingin bersekolah di sana lalu bagai mana dengan eun” tiba-tiba saja ucapan ku terhenti “dengan eun apa maksudnya itu?” ujarnya dan menatap ku dengan satu alih naik. Sebelum ia curiga aku buru-buru mengalihkan perhatian “oppa lalu bagimana dengan hyemin dia meminta ku membelikan banyak oleh-oleh nanti jika aku tidak memeberikanya dia pasti akan marah besar pada ku” ujar ku mengalihkan perhatian

“tenang saja itu sudah ku belikan semua apa yang ingin dia minta, lebih baik kau beres-beres sekarang  besok jam 4 aku kembali lagi kesini untuk menjemput mu pastikan kau tidak kabur, kau taukan akibatanya apa ?” ujarnya dengan nada sedikit menyeramkan aku hanya dapat menelan ludah ku sendiri, dan ia beranjak dari tempat duduknya dan menuju pintu “aku pulang sekarang ingat cepat kau beres-beres” ujarnya dan pergi meningalkan ku. Aku hanya dapat menghembuskan nafas dalam-dalam dan beranjak untuk memebereskan semua yang ada

Advertisements