Posts from the ‘Uncategorized’ Category

METEOR RAINS

Cast :

 

# Shin Kyo Ri

 

#Kim ki Bum a.k.a Key

 

# Jung Ji Hye

 

#choi min ho

 

Length : oneshoot

 

Genre : Romance

 

>>>>>>>>>>>>

 

“ah key ah apa kau mau berjanji pada ku?”ujar seorang yeoja kecil menatap seorang namja kecil di sampingnya “ne”ujar namja itu tanpa memandang yeoja kecil itu

 

“berjanji lah kau akan tetap akan mengingat ku walau pun aku tidak ada di samping ku, berjanjilah kau tetap mengingat nama ku sampai kapanpu dan berjanji lah jika kita bertemu lagi kau akan mengingat wajah ku”ujar seorang yeoja kecil itu dan menatap kelangit yang penuh dengan bintang jatuh

 

“ucapan mu seperti kau akan pergi saja” ujar seorang namja kecil itu masih tanpa memandang pada yeoja itu dan masih menatap bintang jatuh yang muncul 10th sekali.

 

Terlihat sekali airmata yeoja kecil itu yang terus mengalir saat bebicra tadi..

 

KKKKRRRRIIIINNGGGGGGG…….

 

Bruukkkk

 

KKKRRRIIINGGGGG

 

“aish jam beker sialan ini kenapa selalu saja membuat ku sakit kepala”ujar seorang namja dengan tampang berantakan kas seseorang yang baru saja bangun tidur.

 

Dengan terpakasa ia turun dari ranjangnya dan mematikan jam beker itu dan kembali ketempat tidur “lagi-lagi mimpi itu, tch apa kau tau kau membuat ku gila selama 10 tahun ini?”ujarnya yang terus menatap pada langit-langit kmarnya yang berwana merah muda.

 

Brrrraaaaakkk

 

“ya apa yang kau lakukan kim ki bum kau lihat ini sudah jam berapa kau tidak sekolah? Yeojachingu mu sudah menunggu dari tadi”ujar seorang namja yang membuka pintu dengan kasar.

 

“mow?,yeojachingu ku? Maksud mu kyo ri?” Tanya nya bingung pada namja yang berada di depan pintu “yap,siapa lagi memangnya kalo bukan shin kyo ri pabbo, sudah cepat bangun bukan kah hari ini kau ada upacara untuk penyambutan siswa baru?” Tanya namja itu pada namja yang bernama kim ki bum

 

“bukan kah kau yang seharusnya sibuk hyung? Akukan sudah kelas 2 jadi tidak perlu terlalu sibukkan lebih baik kau urus saja taemin dia kan yang mau masuk sekolah =.=” ujar namja itu acuh.

 

“tch kau ini taemin sudah bernagkat kesekolah dengan hye min tadi tinggal kau dan aku yang ada di sini, onwe hyung sudah berangkat dan minho juga sudah pergi kesekolah bersama onew hyung tinggal kau yang masih belum siap-siap kasian tuh yeojachingu mu menunggu sampai lumutan seperti itu di bawah”

“tch aku tidak menyuruhnya untuk setiap hari menjemput ku”ujar nya kasar dan pergi melewati namja yang sedari tadi berbicara denganya menuju kekamar mandi yang ada di luar.

 

15 menit kemudian namja itu pun siap untuk berangkat sekolah ia pun turun untuk pergi sekolah dilihatnya seorang yeoja yang terduduk manis di sofa panjang berwana hitam. Menyadari kedatangan namja itu yeoja itu langsung berdiri dan menatap namja itu dengan senyuman

“annyeong key oppa ” ujarnya dengan senuman semanis mungkin

“ne, mana jonghyun hyung?” ujar namja itu ketus “ah jonghyun oppa sudah berangkat tadi ” ujarnya lagi “ow”jawab namja itu singkat dan pergi berlalu dari hadapan yeoja itu, yeoja itu hanya dapat mengendus kesal atas tingkah namja yang satu ini

 

“ya kyo ri ah mau bareng tidak? Kenapa masih di sana?” ujar namja itu dari luar yang sudah mengenakan helm dan menaiki motor sport nya “ah nee” ujar yeoja yang bernama kyo ri itu dan berlari kecil menuju tempat key.

 

Di ambilnya helm yang biasa ia kenakan dan naik ke atas motor key. Dalam waktu singkat motor key sudah melaju dengan cepat membuat kyo ri memegang erat pingang key.

 

“ya mau sampai kapan kau memeluk ku?” ujar key ketus “ah sudah sampai?”Tanya yeoja itu pabbo tch hanya dengusan yang keluar dari mulut key, mengetahui hal itu kyo ri langsung melepaskan pelukanya dan turun dari motor key. Key yang sudah memarkirkan motornya dengan rapi langsung melesat pergi meningalkan kyo ri yang berda di belakangnya.

 

Key pov

 

Entah mengapa setiap hari aku selalu bermimpi hal yang sama tentang masa kecil ku bersam yeoja cinta pertama ku tapi anehnya aku tidak bisa mengingat siapa nama yeoja itu yang ku ingat hanya ke jadian 10th lalu saat bintang jatuh yang muncul 10th sekali berjatuhan dan kami melihatnya di puncak bukit dan kata-kata terahirnya yang bisa ku ingat dia hanya meminta ku untuk mengingatnya dan ternyata maksud dari ucapanya adalah dia akan meningalkan ku.

 

Belum sepenuhnya aku bangun jonghyun hyung membangunkan ku dengan kasar dan bilang yeojachingu ku sudah menunggu ku aku tau yang dia mangsud pasti shin kyo ri. Aku memang namja chingunya tapi itu juga karna aku terpaksa menerimanaya karna ia selalu menyatakan cintanya pada ku dalam sehari bisa sampai 30 kali ia mengatakan itu pada ku, yang lebih membuat ku kesal setelah jadian ia selalu menjemput ku di rumah tch ah lebih tepatnya ia ingin nebeng sampai ke seolah bersama ku.

 

Hari ini aku berada di kelas melihat keluar jendela di mana terdapat siswa-siswa baru yang akan menjadi hoonbae ku, termasuk lee taemin dongsaeng ku. ah aku tingal di sebuah rumah milik onew hyung ia tingal dengan dongsaengnya taemin,orang tua ku menitip kan ku pada onew hyung padahal ia hanya lebih tua 2th dari ku tapi orang tua ku begitu percaya padanya, hal yang sama terjadi juga pada jonghyun hyung dan minho orang tua mereka juga melakukan hal yang sama pada mereka.

 

“hosh ah key ah kau di sini? Aish aku mencari-cari mu pabbo hosh” ujar namja jangkung dengan sedikit terengah-engah.

 

“wae? minho ah?” ujar ku datar memandangnya “aish kau di cari park seosangnim”

 

“mwo?park seosangnim? Untuk apa ia mencari ku?” Tanya ku bingung minho hanya mengendikan bahunya tanda ia pun tidak tau.

“aish, ne aku akan kesana” ujar ku dan mulai berjalan pergi menigal kan minho sendirian di kelas.

 

***

 

“ah ki bum sii, bisa tolong aku membawa murid baru ini berkeliling” ujar park seosangnim sambil menunjuk seorang yeoja dengan seragam yang berbeda dengan seragam sekolah ini , yeoja itu tidak memperhatikan ku tetapi terus saja memutar pandangannya melihat sekeliling

“ah sensai ah maksud ku seosangnim kapan kita bisa mulai berkeliling” Tanya nya dengan riang ketika melihat ku seketika wajahnya berubah dia kelihatan shock melihat ku

 

“apa da sesuatu di wajahnku”ujar ku sambil menunjuk wajah ku

“ah a-anniyo” ujarnya sedikit gugup “yeoja aneh” batin ku

“ah sudah lebih baik ki bum sii coba kau ajak berkeliling saja”ujar park seosangnim

 

*****

 

“ah siapa nama mu?”ujar ku tanpa memandangnya dan terus berjalan di depanya

 

“ah jung ji hye imnida”ujarnya seperti sedikit berat tapi “ah kim ki bum imnida” ujar ku dan tidak menghiraukanya ,aku terus saja berjalan dan memperkenalkanya pada lingkungan barunya

 

“nah sudah tau kan tempat-tempat di sini?”ujar ku dan ia hanya meganguk

“ah ne key ah”ujarnya dan berjalan ke taman aku hanya memandangnya sedikit aneh “ah key ah apa kau tau tentang hujan meteor yang jatuh 10th sekali?”Tanya nya aku hany mengangkat alis ku “ani”jawab ku ketus dan langsung meningalkanya

 

Ji hye pov

 

Kau tau untuk pertama kalinya setelah 10th aku meningalkan korea dan pindah ke jepang aku menginjakan kakiku kembali di tanah kelahiran ku di korea, appa memasukan ku ke sebuah sekolah yang cukup terkenal di seoul dan hari ini aku langsung melihat keadaan sekolah itu ketika aku menunggu untuk berjalan-jalan mengelilingin sekolah bersama seosangnim tiba-tiba seosangnim memangil seorang namja dengan rambut model miring yang cukup aneh meurut ku, tapi ketika ku perhatika ternyata ia chingu ku sejak kecil kim ki bum namja yang selalu ku rindukan andai saja waktu itu aku tidak pergi ke jepang dan meningalkanya.

 

Aku berkeliling bersamanya aku cukup shok ketika ia menanyakan nama ku ternyata ia sudah melupakan ku, ketika ku Tanya apa kan ia mengetahui hujan meteor yang jatuh 10th sekali ternyata ia tidak ingat

Membuat ku sedikit sakit ternya ia benar-benar melupakan ku

“apa kau sudah melupakan ku key ah?”ujar ku pelan menatap ia yang berjalan menjauhi ku..

 

Key pov

 

Jujur ketika ia menanyakan tentang hujan meteor itu membuat ku teringat pada yeoja cinta pertama ku dan itu akan membuat ku sangat sedih mengingatnya mangka aku sedikit ketus padanya padahal ia hanya bertanya.

 

“key ah” tiba-tiba saja suara yeoja itu mengema di telinga ku

“key? Sejak kapan ia tau nama pangilanku? Bahakan seosangnim menyebut ku ki bum bukan key” batin ku aku berfikir sejenak dan tiba-tiba berlari kearah berlawanan mencari yeoja yang tadi.

 

Ku lihat ia sedang duduk membelakangi ku kulihat pungungnya sedikit bergetar. “apa ia menangis”batin ku “ji hye ah” pangil ku pelan “apa itu kau? Yeoja kecil yang selalu bersama ku ?”sambungku ku lihat ia sedikit terkejut dengan perkataan ku ia menghapus air matanya.

 

“m-mwo? Mianhae key ah aku tidak mengerti apa maksud mu”ujarnya berbohong aku hanya tersenyum melihatanya “kau tau, kau tidak pandai berbohong”ujar ku dan ia semakin mengerutkan dahinya “aku tidak pernah memperkenalkan diri ku sebagai key”ujar ku dan sontak membuatnya bingung “benarkah itu kau” ujar ku dan melembut

 

Ia terlihat bingung dan tiba-tiba air matanya jatuh “mianhae key ah aku meningalkan mu,jujur jika aku boleh memilih aku akan tetap memilih di sini dari pada ikut orang tua ku ke jepang”ujarnya dan tertunduk membiarkan airmatanya jatuh langsung saja ku peluk tubuhnya

 

“kau tau kau membuat ku gila sejak kau meningalkan ku 10th lalu”ujar ku dan memeluknya erat

 

“mianhae”ujarnya lirih aku hanya dapat memeluknya aku membiarkanya menangis dalam pelukan ku

 

Author pov

 

Dari jarak yang tidak terlalu jauh seorang yeoja menatap mereka dengan pandangan shok

 

“key oppa”ujar seorang yeoja, mendengar hal itu membuat key sedikit merengangkan pelukanyan dan mencari sumber suara itu.

“kyo ri ?” ujar key dan terdiam, kyo ri “a-apa yang kalian lakukan?”ujarnya sedikit takut.

 

“ah key ah nuguseo?”ujar ji hye “nega yeo…”sebelum ucapan kyo rin selesai sudah di potong oleh key “chingu,chingu ku ji hye ah”

“oww.. annyeong jung ji hye imnida, neo?” ujar ji hye semangat “na,shin kyo ri imnida”ujar kyo ri kecewa.

 

“ah mian jika aku mengangu kalian aku pergi dulu”ujar kyo ri dan pergi meningalkan mereka berdua key hanya melihat punggung kyo ri dari kejauhan dan sedikit melihat kyo ri yang menghapus airmatanya.

“mianhae kyo ri ah”batin key.

 

Kyo ri pov

 

Hati ku hancur ketika melihat key berpelukan dengan seorang yeoja yang bahkan aku baru melihatanya sekarang. Aku mencoba mengumpulkan tenagaku untuk memangilnya ia menoleh pada ku dan sedikit merengangkan pelukannya.

 

Hening hanya itu yang di lakukan key saat ini sampai suara seorang yeoja memecahkan keheningan.

“ah key ah nuguseo?” ujarnya melihat kearah key yang paliang membaut ku sakit hari adalah ucapan key yang menyebut ku sebagi chingu bukan bukan sebagai yeojachingunya. Pada ahirnya aku memutuskan untuk pergi agar air mata ku tidak menyeruak keluar secara deras.

 

***

 

“hik Neomu pabboya kyori ah pabbo pabbo….”ujar ku pelan dan memukul-mukul dadaku,aku menangis sejadi-jadinya

Tiba-tiba saja suara seseorang membuat ku terdiam“kyo ri ah?waeyo?” ku angkat wajahku melihat siapa yang mengil ku “minho sii”ujar ku lirih

“ya waeyo?kau terlihat ah..sedikit berantakan”ujar minho ragu “gwenchana minho ya”ujar ku dan beranjak meningalkannya. Aku berjalan ke ruang kelas untuk hari ini aku ingin pulang lebih cepat sesampainya aku di kelas ku lihat key sedang berbincang dengan yeoja tadi ah siapa namanya oia han ji hye ku urungkan niat ku untuk mengambil tasku,aku tiadak inigin melihatnya untuk saat ini dan ku putuskan untuk pulang kerumah dan meningaklan barang-barang ku di sekolah.

 

Key pov

 

Sejak kejadian tadi pagi aku sama sekali tidak melihat kyo ri, tasnya masih ada tapi orangnya sama sekali tidak terlihat sampai jam pulang sekolah.

 

Kulihat seorang yeoja membereskan barang-barang kyo ri. “ha neul ah,kenapa kau yang membereskan tas kyo ri? Kemana dia?”ujar ku “ah key,kyo ri sepertinya tidak enak badan dan pulang terlebih dahulu,tadi ia menelepon ku untuk membawakan barang-barangnya”ujarnya aku hanya menganggukan kepala ku ketika ingn kutanya lebih lanjut lagi seseorng memangil ku

 

“key ah,bisa kah kau mengantar ku berkeliling seoul ?hari ini.aku sama sekali tiada tau jalan di seoul”ujar yeoja itu dan aku hanya tersenyum mendengar perkataanya

 

“kajja”ujar ku dan membawanya pergi

 

3 hari kemudian…

 

Sudah 3 hari ini aku tidak melihat kyo ri di sekolah maupun di rumah biasanya ia yang paling rajin untuk membuat mood ku rusak di pagi hari.tapi entah mengapa sejak hari itu aku tidak melihatnya.

Tapi berbeda dengan hari ini aku melihatnya duduk di dekat jendela menatap keluar. Ketika aku ingin menghampirinya tiba-tiba saja ji hye menarik ku.

 

“key ah kau tau 2 minggu lagi akan ada hujan meteor mau kah kau pergi bersama ku nanti ketempat itu ”ujarnya dengan riang entah mengapa sejak kedatangan ji hye hati ku sangat senang tapi entah mengapa di sisi laian aku seperti kehilangan sesuatu.

 

“ne,tentu saja aku mau ji hye ah”ujar ku dan ia hanya tersenyum “ahh gomawo key ah..”ujarnya sku mennyempatkan diri melihat kearah kyo ri, namun ia sudah tidak ada di tempat duduknya.

 

“kemana dia” batin ku

“waeyo key ah?”ujar ji hye yang mengetahu gelagatku “anniyo”sanggah ku cepat

 

Kyo ri pov

 

Sudah 3 hari aku tidak masuk sekolah sejak hari itu aku enggan untuk kesekolah bahkan ke rumah key. Tapi hari ini aku putuskan untuk ke sekolah. Sejak aku datang aku hanya memandang keluar jendela menatap langit yang sedikit berwarna keabuan pertanda akan turun hujan . tiba-tiba saja aku mendengar seorang yeoja memangil seseorang yang tidak ingin ku temui dengan sangat manisnya membuat ku merasakan mata ku memanas sebelum air mata ku jatuh ku putus kan untuk keluar.

Aku berlari menuju atap sekolah dan menangis di sana “pabbo kenapa aku harus menangis”guma ku pada diri sendiri

 

Aku duduk terdiam di atap entah berapa lama aku duduk di sana, bahkan langit yang tadinya hanya sedikit kebu-abuan sekarang menjadi sedikit hitam pekat.

 

“aish apa hari ini aku bolos lagi”ujar ku dan bermaksud untuk masuk kembali tanpa sengaja aku mendengar suara seseorang seperti sedang bertengkar ku putuskan untuk diam dan menunggu mereka pergi.

 

“ya jung ji hye kenapa sepertinya kau terlalu dekat dengan key oppa kau tidak tau apa jika ia pangeran kami jadi lebih baik kau tidak usah terlalu dekat denganya”ujar seorang yeoja “ah ternyata ji hye” batin ku

 

“chih kalian memang siapa melarang ku untuk berdekatan dengan key, dia chingu ku sejak kecil. Dan kalian tidak punya hak sedikit pun untuk melarang ku”ujarnya sedikit meninggi.

 

“wah hebat juga dia bisa melawan”batin ku

“mwo? Yeoja kurang ajar berani sekali kau”

 

Plak

 

Yeoja itu menampar ji hye,dan yang paling hebat adalah ji hye punmebalas yeoja itu tanpa ampun sampai pada ahirnya yeoja-yeoja itu mendorong ji hye dan keseimbangan ji hye goyah dan terjatuh dari tangga.

 

“ya apa yang kalian lakukan” ujar ku dari atas yeoja-yeoja itu kaget dan langsung berlari pergi aku segera turun mendekati ji hye

“ya kalian”teriak ku keras.

 

“aish ji hye ah gwenchana?”ujar ku mengoyang-goyangkan tubuhnya aish darah segar mengalir dari kepalanya. Seketika membuat ku kalap dan membuat ku membopongnya ke uks

 

“seosangnim, seosangnim” pagil ku tapi tidak ada yang menjawab ku putuskan untk membawanya ke rumah sakit di dekat sini

 

“kumohon bertahan lah…”ujar ku dan berlari kencang, aku terjatuh namun ku tahan dengan lutut ku gara ji hye juga tidak ikut terjatuh.

 

Sesampainya di rumah sakit “dokter ada pasien gawat darurat” teriak ku langsung saja seorang suster menanganinya dengan cekatan dan membawanya ke ruang gawat darurat

 

“key aku harus menghubunginnya”batin ku dan menekan tombol

“yeobseo?”ujar key

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar ku dan tiba-tiba menutup telpon ku karana ku lihat seorang dokter keluar.

 

“kau keluarganya?” ujar dokter itu

 

“anni aku chingunya,bagaimana ke adaanya?”ujar ku panic

 

“pasien mengalami kekuarangan darah dan kebetulan setok darah di rumah sakit sedang habis sedang kan pasien membutuhkan darah secepat

mungkin”ujar dokter itu

 

“mwo?bagai mana bisa stok darah habis, aish apa golongan darahnya” ujar ku putus asa

 

“AB”ujar dokter itu “AB? Ah aku juga AB bisa kah aku mendonorkanya dokter”ujar ku “ baiklah ikut aku keruangan”

 

Key pov

 

“yeobseo?”ujar ku

 

“key ah cepat kerumah sakit jeunsik ji hye ia kecelakaan”ujar seorang yeoja membuat ku terbengong.

 

“Mwo?apa yang ia katakana ji hye kecelakaan”ujar sambil mencerna perkataannya “keeyyyyy”teriak seorang yeoja dari kejauhan

“aku tadi melihat kyo ri mendorong ji hye di tangga” ujar yeoja itu dan membuat ku terperangah

 

“mwo? Ya nana ah aku tidak bohongnya”ujar ku dan ia hanya mengelengkan kepalanya langsung saja aku pergi. Sebelum itu aku menelepon onew hyung memeberitaukannya karna mungkin aku tidak akan pulang.

 

Sesampainya di sana ku lihat seorang yeoja terduduk sambil menutupi wajahnya. Hal itu membuat darah ku naik. “kyo ri mendorong ji hye di tangga” kata-kata nana terngiang di kuping ku.

 

“ya shin kyo ri apa yang kau lakuan pada ji hye” bentak ku keras dan menarik kerah bajunya “key oppa.. bu-bukan aku ya-yang melakukanya”ujarnya terbatah-batah karna kerasnay cengkraman ku di lehernya.

 

“ye key lepaskan”minho yang tiba-tiba datang ku lihat semua hyung dan dongsaeng ku datang.

 

“percaya lah pada ku key ah bukan aku yang mendorong ji hye tapi nana, ia yang mendoronya” ujar kyo ri membela diri

 

Plak..

 

Tamparan hangat ku darat kan di pipinya “kau tidak perlu mencari kambing hitam untuk perbuatan mu, lebih baik kau pergi dari sini atau mungkin pergi dari kehidupan ku selamanya aku muak melihat mu kau membuat hari-hari ku semakain rusak, aku menerima mu hanya karna kau yang memaksaku bahkan aku sama sekalai tidak mencintai mu. kau hanya yeoja perusak kebahagian ku”ujar ku sinis entah setan apa yang merasuki ku dan membuat ku mengatakan hal itu

 

Ku lihat kyo ri terdiam semua yang ada di sini terdiam sampai

“ne arraseo”ujarnya dengan air mata yang jatuh dan pergi ku lihat minho ingin mengejarnya “jangan ada yang mengejarnya atau aku akan semakain membencinya” ujar ku pada orang-orang di sekitar ku dan minho sedikit kesal karna ia di tahan oleh onew hyung.

 

***

 

aku menemani ji hye yang masih tidak sadarkan diri, aku terus menunggunya sampai tiba-tiba tangnnya bergerak dan ia mulai membuka matanya.

 

“ji hye ah gwenchana?”ujar ku cemas “ah chakaman akan ku pangilkan dokter”ujar ku dan langsung berlari menuju ruang jaga.

Beberapa saat kemudian aku kembali dengan seorang dokter di samping ku.

“bagaimana keadaanya dokter?” Tanya ku cemas dan sesaat dokter itu tersenyum “gwenchana untung saja kemarin cepat di bawa kerumah sakit, ah bagaimana kabar yeoja yang mengantar nona ini kelihatanya ia juga terluka di bagian lututnya kemarin saya tidak sempat untuk mengobatinya,ah karna ia memaksa untuk mendonorkan darahnya maka perhatian ku sedikit teralih” ujar dokter itu

 

“mwo? Dia mendonorkan darahnya untuk ji hye” pekik ku, “ne waktu itu stok darah kami habis dan ketika ku bilang golongan darahanya yernyata dia juga sama sehinga memaksa ku untuk cepat-cepat melakukan trasfunsi darah”ujar dokter itu dan setelah nya ia pun pamit untuk keruanganay tingal aku berdua saja dengan ji hye.

 

“key ah memang siapa yang telah membawa ku kemari?” tanay ji hye lemas “ kyo ri”jawab ku singkat “jinja,bisa kaha kau membawanya kemari aku ingin berterimakasih kepadanya” ujar ji hye dan membuat ku membelalakan mata ku “Mwo? Ya apa kau yakin dia sudah mencelakakan mu untuk apa kau berterima kasih kepadanya?” jar ku sedikit meninggi

“mencelakan ku ?apa maksud mu key?” Tanya ji hye bingung “aish yang mendorang mu kyo ri kan?” ujar ku sedikit kesal “ya kau ini main tuduh saja bukan dia tapi nana yang melakukanya ia sirik karna kedekatan kita maka aku berkelahi” ujar ji hye dan membuat jantung ku seakan berhanti berdetak

 

“owh God apa yang ku lakukan, aku melakukan tindakan yang salah kali ini aku menampah bahkan berbicara kasar pada kyo ri shit”batin ku “ah ji hye ah aku pergi sebentar kau jaga diri baik-baik dulu” ujar ku dan langsung melesat pergi .

 

Aku menunggu di depan sebuah gang kecil tempat aku biasa menurunkan kyo ri. Hampir satu jam aku menunggu kyo ri pulang tapi ia tidak muncul sampai ha neul muncul dari belokan buru-buru aku menghampirinya.

 

“ha neul ah apa kau melihat kyo ri?”ujarku ha neul hanya menatap ku “kau mencari kyo ri tapi kenapa kau malah menunggu di depan rumah ku”ujar ha neul bingung “ya kau ini aku tanay kau jawab apa, dan lagi bukanya ini ganag rumah kyo ri?” ujar ku “ya enak saja masuk kedalam adalah rumah ku, kyo ri hari ini tidak masuk ia ijin ke busan selama 5 hari”ujar haneul malas dan langsung pergi meningalkan ku

 

“ah ha neul ah jika ini bukan rumah kyo ri untuk apa ia setiap hari minta di turun kan di sini?”tanay ku bingung

 

“hem mungkin dia ingin kemakam kakaknya dahulu itu di sungai depan sana” ujar han neul langsung pergi.

 

“mwo ia tidak pernah cerita tentang keluarganya” batin ku “dan lagi apa ia pergi ke busan tch untuk apa ia pergi kesana” batin ku dan kuputuskan untuk kembali ke tempat ji hye.

 

Sudah hampir 1 minggu kyo ri tidak masuk sekolah membuat ku sedikit resah entah mengapa sebagian dari jiwa ku mengatakan aku harus mencarinya, tapi setengahnay lagi menyuruh ku untuk tetap diam dan membiarkanya hal ini membuat ku sedikit flustasi. Ku putuskan untuk hari ini aku pulang lebih awal, karna ku tau minho sedang sakit.

 

Ketika ku sampai di rumah tiab-tiba saja hujan deras “untung saja aku sudah sampai rumah”guma u pelan dan masuk kedalam ku lihat seorang yeoja sedang berada di dapur ketika ia mebalikan badannya aku terbelalak melihan shin kyo ri di sana dan dengan wajah yang tak kalah kagetnya dengan ku

 

PRANG~

 

Ia menatuh kan panci yang ber isi intah apa itu “kyyyaa” ujarnay saat isinya mengenai kaki dan tanaganya aku segera bergegas mendekatin namun aku kalah cepat dari minho yang tiba-tiba saja sudah berada di depan kyo ri

 

“gwenchana, aish lihat tangn mu terbakar, sini biar aku obati dahulu”ujar minho yang membelakangi ku

 

“mi-minho ya, se-sebaiknya aku pulang dulu” ujar kyo ri dan menarik tangnya dari minho dan berjalan pergi minho yang heran karan tingkah kyo ri ketika menghadap kebelakang “hyung kau sudah pulang” ujar minho aku hanay menatapnya sinis “chih ternya ia memang yeoja tidak tau malu ” ujar ku tanpa sadar

 

“mworango?” ujar minho “ya kau itu yang tidak tau malu mempunyai yeoja chingu sebaik dia tapi kau malah memilih yeoja yang 10 tahun lalu menghilang hanya karana alasan cinta pertama kau menelatarkan seseorang yang menyayagi mu dengan sepenuh hati”.

 

“tch tau apa kau, lihat bukan kah ia sudah membuat kan bubur untuk mu apa kau menyukainya? Ambil lah jika kau mau” ujar ku sinis “chih jika aku bisa mengantikan mu di hatinay sudah dari dulu aku merebutnya dari mu,ia datang kemari memberikan mu ini sebagai tanda perpisahanya, karna ia tau aku sedang sakit ia meneympatkan diri untuk membuat kan ku bubur dasar namja seperti mu tidak pantas untuknya” ujar minho dan pergi meningalkan ku

 

Aku terdiam melihat sebuah kotak berwarna pink dengan hiasan keperakan di bagian pingirnya

 

My namja chingu ^^

 

Tulisan awalnya yang membuat ku sedikit tetperangah ku ambil satu persatu isi dari kotak itu yang kebanyakan adalah foto-foto ku bahakan saat foto ku yang sedang bermain basket di smp pun ia ada.

 

Ahhh shit ada apa dengan ku seakan jantung ku tertusuk beribu-ribu jarum dan mata ku memanas. Ku taruh kotak itu di sembarang tempat dan langsung keluar, mencar kyo ri naluri ku menuntun ku untuk mengejarnya jika tidak akau pasti akan kehilangan sesuatu yang berharga.

 

Ku lihat seorang yeoja duduk di sebuah halte bis dengan pakaian yang basah karna hujan, aku mendekatinya yoja itu menundukan kepalanay dan bahunya sedikit bergetar ia menangis.

 

“kyo ria ha?”pangil ku lembut ia menhentikan tangisnya dan menatap ku ia namapak kaget dengan ku tiba-tiba saja ia berdiri dan ingin beranjak pergi tapi ku halangi “minhae kyo ri ah” ujar ku lembut ia terdiam dengan ucapan ku

 

“gwenchana key ah, aku akan segera pergi dari kehidupan mu. Jadi kau tidak perlu cemas lagi”ujarnya dan melepaskan peganagn ku. Ia ber lari tapi untuk meneyberang jalan tiba-tiba sebuah truk besar berjalan dari arah yang berlawanan aku lansung berlari kearahnya dan menkapnya di sisi jalan

 

“ya neoumu pabboya” bentak ku padanya “ne nega, nega pabbo yeoja wae wae ki buah ah”teriaknya dan memukul-mukul dadaku aku terus memeluknya erat dan aku menciumnya tanpa melepaskanaya sampai kami kehabisan nafas aku baru melepaskanya.

“saranghae kyo ri ah, mianhae aku baru menyadarinya”ujar ku dan ia hanya menagis di dadaku “ne,na do saranghae key ah” ujarnya.

 

***

3 hari kemudian

 

“Ya nanti malam jemput aku dan kita pergi bersama, ketempat biasa” ujar ji hye pada ku “Ah minhae ji hae yak au taukan aku sudah punya yeojachingu” ujar ku dan mengembangkan senyumku “aish arraseo, hanya saja kau tau kan jonghyun belum lulus tes menyetir jadi aku minta kau menumpangi ku sampai di bukit agar aku bisa melihat meteor lebih jelas” ujar ji hye aku hanya menegrucutkan bibir ku ketika mengetahui maksudnya

Satu hari setelah malam kejadian itu aku mengatakan pada ji hye dan ternyata ia kesini untuk mencari tunaganaya yang di jodohkan ayahnya untuk membatalkanaya tapi tidak di snagka tunaganaya adalah jonghyun hyung dan denagan sekatika ji hye jatuh cinta padanya.

Malam harinya

“lihat sudah mulai wah tepat jam 12 malam seperti perayaan tahun baru saja”ujar ji hye heboh

Aku dan kyo ri hanya duduk menatap tangit malam yang bertabuaran meteor jauh “kyo ri ah saranghae”ujar ku dan kyo ri membalasnya “na do saranghae oppa”ujarnya dan kami berciuman.

“sosweet.. chagi aku juga mau di kisue seperti mereka”uajr seseorang mendengar hal itu sontak membuat ku langsung membuka mata

“YA KENAPA KAIALAN MENGGANGU SAJA”ujar ku dan mereka hanay tertawa

 

~ThE EnD~

 

Gimana-giman jelek kah? Heheh minhae biz ini buatnya ud lama tapi baru sempet di post dan aku ga sempet untuk mengoreksi ulang deh jadi map yah kalo ada kesalahan penulisan

Oa wajib RCL

Onkey?

Seeyou

Advertisements

PLEASE LOOK AT ME

 

Title       

Image

 

Author    : Song Hye Min

Kategori :  Romance

Length    : oneshoot

Genre     : Romance

Rating     : PG-13

Cast:

Kim Jonghyun

Jang Ji Hyeon

Cho Kyu Hyun

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

“jjooooonggg…….. dengarkan curhatan kuuu”ujar seorang yeoja pada seorang namja yang masih asik bermimpi di tempat tidurnya.

 

“heeeemmmmm”ujar namja itu namun masih dengan mata yang menutup

 

“joonggg ayyoo lah bangun aku ingin curhat..”ujar yeoja itu lagi dan menarik selimut yang menutupi namja itu  tapi tidak di gubris oleh manja itu malah ia menarik kembali selimutnya

 

“aish”ujar yeoja itu dan menghela nafas panjang kemudian ia berbaring di sebelah namja itu.

 

“jong ah… hari ini aku putus dengan kyu oppa kau taukan aku sangat mencintainya, tiba-tiba saja ia bilang ia ingin putus dengan ku”ujar yeoja itu tanpa memperdulikan lawan bicaranya mendengarkan atau tidak, yang dia inginkan saat ini adalah membagi beban yang ada di pikiranya

 

“Hiks hiks”tiba-tiba saja yeoja itu menangis

 

“ya berhenti lah menangis hanya karna namja seperti dia” ujar namja yang sedari tadi di pangil jong  kini ia bangkit dan menyandarkan kepalanya di senderan tempat tidurnya.

 

“hiks jong ahh.. ottohkae aku masih sangat mencintainya, sangat mencintainya ”ujar yeoja itu dan meringkuk menutupi wajahnya dengan bantal.

 

“aish lupakan saja namja itu lagi pula masih banyak namja yang mencintaimu dengan tulus” ujar namja itu kesal dengan tingkah yeoja di sampingnya yang terus saja menangis .

 

“ya jang ji yeong berhenti menangis kau tau ini masih pagi dan lagi kau menangis di kamar namja nanti jika eomma mendengar dia mengira aku melakukan hal yang buruk pada mu dan lagi aku bisa di gantung oleh oppa mu jika ki bum melaporkanya pada oppa mu” ujar jong berusaha menenangkan yeoja tersebut tapi nihil bukannya diam yeoja itu masih saja terus menangis.

 

“hhuuuuuuuaaaaaaaaaa………………..”tangis yeoja itu semakin menjadi-jadi all hasil seisi rumah berbondong-bondong kekamar ku.

 

“YA YA kim Jonghyun apa yang kau lakukan pada ji hyeon?”ujar seorang yeoja paruh baya dengan memegang gagang sapu di tangannya

 

“Omo  a-aku tidak melakukan apa-apa eomma.. j-ji hyeon saja yang tadi tiba-tiba datang dan menangis di kamar ku”ujar jonghyun berusaha memberi penjelasan

 

“aish hyung kau apa kan lagi ji hyeon noona, nanti ku adukan pada geun seok hyung loh kau membuat dongsaengnya menangis” ujar seorang namja bermata kucing yang muncul di balik tubuh yeoja paruh baya tersebut.

 

“aish benar eomma aku tidak melakukan apa-apa pada ji hyeon, ya ji hyeon cepat kau bilang pada eomma ku aku tidak melakukan apa-apa pada mu”ujar jonghyu

n

“….”tidak ada jawaban dari yeoja itu

 

“ya ji hyeon ah?”ujar jonghyun sambil mengerakan tubuh ji hyeon tapi masih tetap sama sampai terdengar dengkuran halus dari yeoja tersebut

 

Zzzz….

 

“aish dia malah tidur..”ujar jonghyun sambil menggelangkan kepalanya

 

“aish,sudah biarkan ia tidur di sana sepertinya ia lelah,dan kau jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ujar eomma dan pergi meninggalkan jonghyun

 

“wah hyung kau enak sekali coba kau lakukan sesuatu saja pada ji hyeon noona, biar kau cepat menyusul taeyeon noona”ujar namja bermata kucing itu lagi

 

“pergi kau ki bum”pekik jonghyung kesal dan melempar bantal  tepat mengenai sasaran

 

“ya hyung kau tau berapa lama aku merawat wajah ku, aish pasti sekarang sudah jelek ”ujar ki bum dan pergi

 

Jonghyun pov

 

“jonghyun jangan pernah cari-cari kesempatan dengan ji hyeon jika kau melakukan sesuatu pada ji hyeon  eomma tidak akan segan-segan nikahkan kalian secepatnya”ucapan eomma kembali terngiang di telinga ku

 

“hem andai saja itu bisa terwujud lebih cepat”guma ku  dan kembali menatap seorang yeoja yang tidur di samping ku

 

Tiba-tiba suara seseorang memangil ku “jonghyun..” ujarnya dan aku berusaha mencari –cari dari mana asal suara itu

 Tiba-tiba saja ji hyeon bangun “eomma mu sudah pergi?”ujarnya dan aku hanyan menatapnya

 

“jonghyun? Gwenchana?”ujar yeoja itu sambil melambai-lambaikan tangannya di hadapan ku

 

“ya kau pura-pura tidur tadi”ujar ku dan hanya di jawab dengan angukan dan senyuman tanpa dosa dari yeoja itu

 

“aish dari dulu hinga sekarang sifat usil mu tetap saja tidak pernah hilang”ujar ku kesal dan beranjak meninggalkan ji hyeon yang masih berada di atas kasur empuk ku.

 

“aish jong ah aku masih tidak percaya kyu oppa melakukan hal seperti itu pada ku”ujar nya sambil kembali menjatuhkan dirinya di kasur ku dan menatap langit-langit kamar ku, langkah ku terhenti karna ucapanya.

 

“huh kenapa selalu saaj namja itu yang selalu ia bicarakan”batin ku

 

“molla, mungkin ia sudah tidak mencintai mu lagi”ujar ku dan langsung di sanggah cepat olehnya

 

“anniyo aku yakin ia masih mencintai ku jong ah”ujar ji hyeon bersih keras.

 

“hem terserah pada mu saja lah”ujar ku dan kembali berjalan

 

jang ji hyeon yeoja yang sejak lama ku cintai, ia teman main ku sejak kecil, sejak kecil aku sudah di tinggal oleh orang tua ku karna bisnis mereka yang sangat penting dan hasilnya aku selalu di tinggal, eomma ku memutuskan untuk menitipkan ku dengan tetangga ku, heran memang kenapa orang tua ku begitu percaya dengan tetangga ku yang tidak lain adalah teman appa ku padahal belum tentu mereka baik. Tapi dari sini lah aku mengenal seorang jang ji hyeon dan untuk pertama kalinya aku merasakanjatuh cinta pada pandangan pertama dengannya . aku bersukur karna eomma menitipkan ku di sini.

 

Seiring berjalannya waktu perasaan ku kian membesar. Namun kesempatan ku untuk memilikiknya menipis karna ia menyukai orang lain cho kyuhyun ia lah namja yang beruntung yang mendaptka ji hyeon.

 

Hingga sekarang aku hanya dapat memendam perasaan kau tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.

 

“jonghyun awas!”teriak seorang yeoja sontak membuat lamunan ku buyar

 

“waey..”

 

bbuuukkkk….

 

Belum sempat aku menyelesaikan perkataan ku tiba-tiba saja sebuah tembok besar menghadang ku, oke coret kata menghadang lebih tepat jika aku yang menabraknya.

 

“aish jonghyun gwenchana?”ujar yeoja itu dan berlari kecil kearah ku “omo kau berdarah jong ah lihat hidung mu mengeluarkan darah terus”ujarnya membuat mukaku langsung merah

 

“aish na gwencahanayo”ujar ku bangkit dan langsung memasuki kamar mandi

 

“jinca?omo sudah ku bilang jong ah jika berjalan harus focus kau ini”teriaknya dari arah luar aku hanya membasuh wajah ku yang begitu merah padam “kau begitu menyiksa ku ji hyeon ah”batin ku

 

***

 

“jong ah………., bantu aku mencari tau kenapa kyu oppa memutuskan ku”ujarnya “apa aku berlaku tidak baik padanya sehingga ia memutuskan ku? Apa selama ini aku membebaninya hinga ia meninggalkan ku?apa ia membanci ku hingga ia melakukan hal itu, apa..”ucapannya terhenti ketika dengan cepat aku menyela perkataanya.

 

“berhenti mengeluh, kenapa tidak kau tanyakan saja langsung kepada orangnya maka dengan itu kau akan mendapatkan jawaban yang kau cari-cari”ujar ku tanpa memandangnya

 

Munafik, itu yang selalu hati ku teriaka. Kata-kata itu selalu keluar jika ia ada masalah dengan kyu padahal di dalam hatiku terasa begitu menyesakan mendengar perkataan ku yang menyemangatinya untuk berbaikan kembali pada kyu.

 

“hem tetapi aku takut jong ah.. bagimana jika memang benar karna salah satu yang ku ucapkan tadi?”Tanya ji hyeon dan membating tubuhnya pelan di atas kasur ku

 

Seharian ini ia ada di kamar ku dan dari tadi yang di bicaraka topicnya tetap sama ‘cho kyuhyun’ rupanya di hati ji hyeon hanya ada dokter muda itu, membuat ku muak kalau saja aku tidak bisa menahanya pasti aku akan berteriak dihadapan yeoja ini untuk berhenti memangil mangil nama namja sialan itu

 

“jong ah..bantu aku..”ujarnya dan mendekati ku

 

“shiroyo itu masalah mu dan harus kau selesaikan sendiri”ujar ku dan lagi-lagi tanpa menatapnya.

 

“hyuhh… sepertinya memang harus ke selesaikan sendiri”gumanya pelan tetapi masih dapat ku dengar

 

***

Malam harinya aku pergi sebuah café kecil di dekat  sungai han, entah mengapa malam ini aku ingin sekali pergi ke sini. Setelah seharian ini aku di sibukan dengan ji hyeon , entah mengapa aku ingin melepaskan penat ku di sini.

 

“hem.. udara yang bagus”ujar ku sendirian sambil duduk menatap sungai han yang begitu tenang

 

“ahhh…”

 

Tiba-tiba saja suara desahan seseorang terdengar entah dari mana suara itu berasal aku memutar-mutar kepala ku mencari di mana suara itu berasal.

 

“ahhh oppa henntii ahhh” suara itu kian menjadi-jadi ahirnya aku menemukan asal suara itu dari balik pohon besar yang tidah jauh dari aku duduk seorang namja dan yeoja yang sedang asik bercumbu, pakaian si yeoja sudah sangat berantakan entah apa yang namja itu perbuat hinga seperti itu

 

“aish masih ada saja orang mesum di tempat seperti ini”ujar ku

 

“oppa bagi mana dengan yeoja itu, apa kau sudah memutuskannya?”tanya yeoja itu tidak sopan memang mendengarkan perkataan seseorang yang sedang bicara mangka dari itu aku berniat untuk pergi hinga pada saat namja itu berkata

 

“maksud mu jang ji hyeon? Aigoo kau cemburu denganya chagi? Sudah lah ia hanya masalalu ku dan lagi aku sudah punya kau, kau tau kan dia hanya mainanku saja”ujar namja itu yang ku tau jelas siapa dia

 

“shit ini kah alasannya ia memutuskan ji hyeon. berengsek kau cho kyu hyun”batin ku tangan ku sudah ku kepal hinga kuat hampir saja aku memukulnya jika saja hp ku tidak berbunyi.

 

Dengan cepat ku angkat dan berjalan menjauhi mereka.

 

***

 

Dari kemarin  aku tidak melihat ji hyeon aku takut jika terjadi sesuatu  padanya, “apa  ia mengetahui alasan kenapa kyu memutuskannya dan lalu kemudian ia hampir gila memikirkanya mangka dari itu ia mencoba untuk bunuh diri aish annndweeeeee…”batin ku 

 

“joooooongggggggggg” ujar seseorang yang pastinya aku tau siapa yang memangil ku dengan sebutan seperti itu

 

“weekk.. aish ya kenapa kau tiba-tiba melompat di hadapan ku aish”ujar ku karna tiba-tiba saja ji hyeon berlari dan mendekap ku dari depan membuat ku sangat senang.

 

“jong ah kau tau kyu oppa ia kembali pada ku lagi, setelah kemarin kau memberi saran aku memikirkan nya kembali dan tiba-tiba saja semalam kyu oppa menelepon ku ia bilang ia ingin kembali lagi dengan ku kau tau aku sangat senang mendengarnya”ujar ji hyeon senang

 

Aku hanya diam  tanpa membalas perkataannya

 

“jong? Ya kim jonghyun? Waeyo?”Tanya cemas

 

“mwo? Ya kau tidak boleh kembali lagi denganya, putus kan ia sekarang” tiba-tiba saja nada suara ku meninggi

 

“hem? Ya kim jong hyun apa maksud mu menyuruh ku putus denganya,”ujar ji hyeon

 

“aish dia hanya mempermaikan mu, dia sudah mempunyai yeoja lain dia hanya MEMPERMAINKAN MU KAU HANYA DI JADIKAN MAINANYA KETIKA IA BOSAN” ujar ku sambil menekan kata-kata terahir ku

 

PlakK

 

Tiba-tiba saja ji hyeon menampar ku

 

“ya kim jong hyun jaga ucapan mu, aku tau kyuhyun lebih dari apa pun DAN DIA BUKAN ORANG BERENGSEK YANG KAU BILANG TADI”teriaknya hinga ia menangis

 

“apa kau tidak pernah percaya pada ku? Apa aku terlihat seperti membohongi mu? Apa perlu aku menjadi seorang dokter agar kau percaya pada ku sama seperti kau mempercayai dia?” ujar ku lirih

 

“kim jonghyun kau sakit,kau pikir menjadi dokter  itu mudah? ”ujar ji hyeon

 

“ne aku memang sakit, terlalu sakit hinga membuat ku luka di hati ku”ujar ku

 

“kim jong hyun apa maksud ucapan mu? Aku sama sekali tidak mengerti?”ujarnya yang bingung

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”ujar ku tanpa tersa air mata ku jatuh

 

“mwo? Jong ah?”ujarnya tidak percaya pada perkataan ku

 

Aku hanya mengehela nafas ku aku mengetahui jika ia belum bisa menerima perkataan ku .yang ku tau di hatinya hanya ada kyuhyun untuk saat ini.

 

“lupakan semua perkataan ku tadi”ujar ku dan pergi meningalkannya yang masih shock dengan pengakuan ku barusan

***

Ji hyeon Pov

 

“ji hyeon ah tidak bisa kah kau sedikit pun melihat ku sebagai namja bukan sebagai chingu atau teman curhatmu, dan tidak bisa kah kau berhenti membicarakan dia ketika aku ada bersama mu? Apa aku mencintai seorang yeoja yang salah? mencintai seorang yeoja yang bahkan tidak pernah menganggap ku ada”kata-kata jonghyun selalu terngiang di telinga ku

 

Sejak kejadian itu aku tidak pernah bertemu dengan jong hyun sudah hampir 3 hari ini ia selalu pulang malam, di sekolah pun kami jarang bertemu walau pun kami satu kelas hanya saja ia duduk di paling belakang sehingga yang ku tau ketika pelajaran di muali ia sudah ada dan ketika bell istirahat atau pun pulang aku sama sekali tidak melihatnya.

 

“pabbo kenapa ia baru mengatakannya sekarang kenapa ia mengatakan di saat hati ku hanya untuk kyu seorang apa kah ia tidak tau jika aku juga mencintainya?”guma ku pelan

 

Berbeda seperti hari-hari sebelumnya aku sama sekali tidak melihat jonghyun dimana pun,

 

“hyuuhh.. apa hari ini ia tidak masuk?”guma ku sambil menatap bangku kosong di belakang

 

“jang ji hyeon”

 

“….”

 

Braakkk

 

Sebuat penghapus mendarat tepat di kepala ku

 

“Ya jang Ji hyeon kau melamun di pelajaran ku cepat kau kedepan kelas dan berlutut dengan kedua tangan di atas”teriak jung seosangnim

 

Seketika membuat ku terlonjak kaget dengan suaranya yang membuat ku hampir mati karna jantungan

 

“ya palli, apa kau ingin ku tambah hukuman mu?”ujar jung seosangnim

 

“a-aniyo”ujar ku dan langsung melaksanakan hukuman ku

 

“Ini semua karna kau kim jonghyun lihat apa yang dapat ku perbuat nanti” batin ku

 

***

Hari ini hari tersial ku selama dalam pelajaran aku melamun dan mendapatkan banyak hukuman hanya karna aku memikirkan seorang kim jonghyun.bahkan aku jarang memikirkan kyu

 

“apa aku mulai mencintainya lagi?”ujar ku pelan aku berjalan hingga ke sungai han entah mengapa setiap kali aku ada masalah kaki ku selalu menuntun ku ke sini.

 

“hei apa tidak ada tempat lagi yang dapat ku tuju selain di sini?”guma lirih

 

Tiba tiba suara desahan terdengar di telinga ku membuat ku merasa tidak nyaman ketika ku hendak pergi

 

 

“ahhh.. ahh.. oppa  appoyo.. aahh ya cho kyuhyun”ujar yeoja itu membuat ku menghentikan langkah ku

 

“aish kyunnie ah aku melukai bibir ku”ujar yeoja itu manja

 

“mow?aish minhae chagi ya, sini biar ku obati dengan bibir manis ku”ujar seorang namja yang sangat ku kenal

Aku menghampiri suara itu berusaha menghapus fikiran buruk yang ada di otak ku

 

 

Deg..

 

Cho kyu hyun ku lihat ia sedag berciuman panas dengan seorang yeoja yang ku akui jau lebih cantik dari ku

 

“kyu oppa?”ujar ku

 

“…”tidak ada tanggapan dari mereka bahkan meraka semakin asik berciuman

 

“CHO KYUHYUN”pekik ku keras membuat deru nafas ku yang semakin memburu ketika melihat mereka

 

Dengan cepat kyu melepaskan ciumannya  dan menatap ku

 

“jang ji hyeon?”ujarnya

 

“apa yang kau lakukan dengan dia?”ujar ku sambil menunjuk seorang yeoja berambut panjang dengan baju yang sangat berantakan

 

“ya ‘dia’ yang kau maksud ini mempunyai nama, nama ku victoria”ujar yeoja itu kasar

 

“aku tidak Tanya pada mu dasar perempuan murahan”ujar ku tiba-tiba yeoja iu bangkit dan menampar ku

 

Pallkkk

 

“apa maksud mu dengan perempuan murahan?”ujarnya marah

 

“apa sebegitu bodohnya kah kau hingga tidak mengetahui arti kata muraha? Apa kau tidak malu merebut pacar orang”ujar ku

 

“hah? Hahahah ya apa kau bodoh kami sudah menikah,kau yang merebut suami orang. apa kau tidak tau itu selama ini kyu memanfaatkan mu hanya karna posisinya di rumah sakit ayah mu?”ujar yeoja yang bernama victoria itu

 

“mwo?apa kau bilang ia memanfaat kan ku?”ujar ku

 

“ne”ujarnya “victoria hentikan”ujar kyuhyun “ani aku sudah muak dengan semua ini,biar kan bocah ini tau semua”ujar victoria

 

“kyu hanya memanfaatkan mu jadi ku harap kau tidak usah mendekatinya lagi”ujar yeonja itu

 

“ahh ne aku sudah lelah ji hyeon ah kau tau bertapa tersiksanya aku ketika aku bersama dengan mu”ujar kyu

 

BRUUKK

 

Tiba-tiba saja kyu jatuh tersungkur di bawah

 

“berhenti menangis untuk orang seperti dia”ujar seorang namja yang sanagt ku kenal

 

“jonghyun”ujar ku lirih masih dengan terisak

 

“itu masih belum seberapa cho kyuhyun,lain kali jika kau melakukannya lagi akan ku buat ku tidak dapat hidup tenang”ujar jonghyun dan menarik ku pergi

***

 

“Ya mau sampai kapan kau menangis”ujar jonghyun saat kami sampai di sebuah taman

 

“hiks jong ah kyu dia..”tiba-tiba  ucapan ku terhenti karna pelakukan jonghyun yang tiba-tiba mencium ku

 

“berhenti memangil namanya, atau akan ku lakukan sperti tadi ketika kau menyebut namanya”ujar jonghyun dan membuat ku mengetahui satu hal.

 

“m-mianhae jonghyun ah”ujar ku ahirnya

 

“gwenchana”ujarnya

 

“jong ah untuk perkataan mu tempo hari apa..”tiba-tiba saja ia memotong perkataan ku

 

“lupan kan aku tau kau masih belum bisa menerima ku jadi kau tidak usah memikirkannya, oia setelah ini sepertinya aku akan ke amerika untuk belajar vocal disana, ku harap kau baik-baik saja selama aku di sana”ujarnya  

 

Deg.

 

Kenapa rasanya begitu sakit bahkan lebih sakit dari pada melihat kyu hyun berciuman tadi

Tes tes air mata ku mulai keluar lagi

 

“ya waeyo?sudah lupakan saja soal tadi kau bisa mencari manja lain”ujarnya ingin sekali aku mendekap mulutnya agar berhenti bicara “oh GOD aku tau sekarang yang ku cintai saat ini bukan cho kyuhyun tapi ki jonghyun”batinku

 

“ya kim jonghyun apa kau ingin membuat ku menyesal seumur hidup karna baru sekarang kau menyadari jika aku mencintai mu?”ujar ku sambil terisak

Jonghyun dia mematung ia shock dengan perkataan ku

 

“coba katakan sekali lagi”ujar nya yang tidak percaya

 

“saranghae kim jonghyun”ujar ku

 

“dengan senyum mengembang  ia mendekap ku sangat erat “Nado saranghae ji hyeon ah”

 

“jadi apa kau akan tetap meninggalkan ku jong ah?”ujar ku lirih

 

“ya tentu saja tidak, bukan kah tadi aku hanya bilang sepertinya?jadi belum tentu itu akan ku laksanakan”ujar nya masih dengan memeluk ku

 

“mwo?ya kim jong hyun kau membohongi ku”ujarnya marah

 

“aniyo, apa kau ingin aku benar-benar pergi?”ujar nya dan langsung ku sangah dengancepat “anndwee”teriak ku

 

“aku tidak akan meninggalkan mu, dan apa kah aku sekarang sudah melihat ku sebagai namja?”tanyanya

 

“mwo?jadi selama ini aku melihat mu sebagi yeoja?”ujar ku sambil menahan tawa ku kulihat ia hanya mengerucutkan bibirnya

 

CHUU~~

 

Aku menciumnya  “aku mencintai mu sejak dulu kau tau aku kecewa saat kau tidak kunjung  menjadikan ku yeoja chingu mu hingga ahirnya aku menjadikan chu kyu hyun sebgai pelarian ku pikir”ujar ku

 

“aish minhae membuat mu menunggu lama ji hyeon ah, mau kah kau menjadi yeonja chingu ku?”ujar jonghyun masih dengan memeluk ku

 

“ne”ujar ku dan langsung di sambut dengan ciuman hangat dari nya.

 

“panggil aku oppa”ujarnya ketika melepaskan ciumanya

 

“oppa? shiroyo”tolak ku

 

“aish apa kau ingin ku cium”ujarnya

 

“aish jong ah kau mesum sekali”ujar ku

 

“tapi kau tetap suka bukan”

 

“ne arra oo ow lihat ada bintang jatuh”ujar ku

 

“ya kau mengalihkan perhatian”ujarnya

Aku beruntung mencintai dan di cintai oleh orang sabaik jonghyun yang mau menunggu ku hingga aku yang bodoh ini mengetahui siapa yang sebenarnya aku cinta.

 

“jonghyun oppa saranghae”

 

 

THE END

 

Hyyuuuu #lap keringet

Ahirnya neh FF selesei juga Ini FF untuk Abe onnie semoga suka n mian onnie kalo kurang memuaskan hehehe. Saeng udah berusaha sekuat tenaga untuk membuatnya sampe ga tidur gara-gara mikirin neh ff mau di buat ky gimana #lebeh

Oia mian yah kalo banyak kata-kata yang salah  😀

Hehehehe

Oke deh  yang kena TAG jgn lupa RCL kalo ga suka di remove juga gpp :D.

Gomawo..

 

I LOVE MY BOSS //PART 3//

I LOVE MY BOSS //PART 3//

Cast:

lee min hyuk

kim hee chul

park joon soo aka leeteuk

lee hyuk jae aka eunhyuk

 

>>>>>>>>>>>>OoO<<<<<<<<<<<<<<<<

 

“y-yeobseo? Oppa? Oooopppaaaa? OMo tamatlah riwayat ku T.T” ujar ku sambil menurunkan hp ku

 

“mwo? Waeyo?” ujar heechul sangjanim pada ku namun aku menatapnya tajam

 

“ya sangjanim kenapa kau harus membawa ku ke rumah mu kenapa kau tidak membangun kan ku saja semalam”ujar ku kesal  dia hanya menatap ku datar.

 

“kau ini tidak tau diri sekali masih untung aku membawa mu ke rumah ku terlebih lagi aku sudah mencoba untuk membangunkan mu namun kau tak kunjung bangun kau kira aku senang menampung mu di sini kau hanya membuat ku kerepotan saja” ujar nya panjang lebar aku hanya terdiam mendengar perkataan nya

 

“lalu kenapa masih membawa ku kesini” ujar ku kesal lagi-lagi ia memandang ku datar

 

“ya kau tidur seperti anak babi susah sekali membangunkan mu mangkanya ku bawa kau kesini, sudah lah lebih baik aku makan saja dari pada beradu mulut dengan mu membuat darah tinggi ku semakin parah” ujarnya dan langsung menuju dapur dan mengambil beberpa helai roti

 

“ya kau suka selai apa cokelat atau pisang?” ujarnya dari arah dapur “mwo?ah cokelat” ujar ku sedikit terkejut tidak beberapa lama kemudian dia kembali dengan membawa 2lembar roti yang telah di olesi selai cokelat dan langsung menyodorkannya pada ku.

 

“ah gomawo” ujar ku dan langsung memakanya ku lihat ia kembali sibuk di dapur aku memutuskan untuk melihat-lihat ruanganya

 

“ruangan yang cukup rapi untuk namja seperti dia”batin ku tiba-tiba saja mata ku tertuju pada sebuah foto yang dimana terdapat seorang namja dan yeoja yang terlihat sangat mesra sekali, ketika ku perhatika ternyata yeoja itu soo hae eonnie dan di sebelahnya terdapat seorang namja yang bernama kim heechul

 

“omo apa hubunga mereka” ucap ku pelan dan mengambil foto itu. Foto itu di taruh di paling dalam antar foto-foto yang lain sehingga tidak akan terlihat jelas

 

“apa kau selalu mengacak-acak tempat orang” ujar seseorang di belakang ku dan langsung merebut foto itu dengan kasar.

 

Belum sempat aku bertanya..

 

tiba-tiba hp ku berbunyi kembali tanpa melihat siapa yang menelepon ku langsung saja ku jawab.

 

“yeobseo” ujar ku

 

“YA LEE MIN HYUK DI MANA KAU SAAT INI AKU SUDAH ADA DI RUMAH DAN AKU MEMBUTUK KAN PENJELASAN MU SEGERA”ujar sura dari seberang yang sangat ku kenal

 

“o-oppa?” ujar ku panic

 

“ya kau pikir siapa lagi yang menelepon mu ha? Kau kira kau artis yang sering di telpon? Paling juga yang menelepon mu eomma  dan paling juga namjachingu mu si joon soo atau kau sering memangilnya leeteuk aku heran kenapa dia tidak mengunakan nama aslinya saja pake di ganti leeteuk masih bagus nama ku”ujarnya sedikit kesal

 

“o-oppa bukah kau masih di daegu kenapa bisa cepet sekali kau pulang, ya dan lagi memangnya kau tidak apa seenaknya saja mengatainya begitu” ujar ku sedikit kesal

 

“aku naik jet, sudah cepat kau pulang atau barang-barang berharga mu raip semua ”ujarnya dan langsung mematikan telpon

 

Tut tut

 

“aish lagi-lagi dia mematika telpon nya” ujar ku kesal dan langsung memakan sisa roti yang tadi ku makan dengan ganas

 

“sepertinya oppa mu marah sekali pada mu karna menginap di rumah seorang namja” ujar sangjanim

 

“ah ne dia memang terlalu over pada ku entah mengapa” ujar ku

 

“yah sudah cepat aku antar kau pulang sekarang juga ini sudah jam 10 atau kau mau lebih lama lagi bersama ku?” ujar

nya “lebih baik aku pulang”ujar ku .

 

1½ jam kemudian kau sampai di rumah  entah mengapa tiba-tiba saja langit menjadi gelap

 

“omo kenapa suasananya mendukung sekali” ujar ku ketika sampai di depan rumah aku turun dari mobilnya  tidak beberapa lama ku lihat mobilnya belum melaju ku putuskan untuk menghampirinya

 

Heechul pov

 

“aish aku lupa beli bensin” batin ku ketika melihat bensin ku kosong.

 

Tok tok tok

 

tiba-tiba kaca mobilku di ketuk seseorang, dengan sigap aku menurunkan kaca mobil ku

 

“sanjangnim  mau sampai kapan kau di sini?”ujar nya polos

 

“aish yeoja pabbo kenapa dia tidak bertanya untuk lebih baik lagi seperti ‘ada apa sanjangnim?’ kenapa seakan-akan ia mengusirku”batin ku

 

“sanjangnim” ujarnya sambil melambai-lambaikan tangannya di depan ku “ah sepertinya bensin ku habis kau tau di mana tempat penjualan bensin terdekat di sini?” Tanya ku dan terlihat ia mengerutkan dahinya.

 

“hem?pom bensin di sini sangat jauh sanjangnim” ujarnya

 

“ya lalu a…” tiba-tiba hujan lebat menguyur kami upzzzzz tebih tepatnya min hyuk karna ia berada di luar sedangkan aku di dalam.

 

“Ya sanjangnim lebih baik kau masuk kerumah ku dulu saja” ujarnya yang masih di luar “aish pabbo cepat masuk kedalam” ujar ku dan keluar bersamanya ketika   sampai di depan pintu rumahnya tidak ada bagian dari tubuh kami yang tidak basah padahal jaraknya cukup dekat.

 

Tiba-tiba pintu rumah di buka dan muncul lah sesosok mahluk ah maksud ku seseorang  berdiri menatap kami tajam.

 

“o-oppa?” ujar min hyuk terkejut aku hanya dapat diam menatap namja itu.

 

“ya min hyuk kau jaga rumah sebentar aku mau kerumah chaerin dia sedang sakit” ujar namja itu dan berlalu pergi menuju garasi mobil.

 

“yaa neo, cepat kau singkirkan mobil mu dari situ”ujarnya berteriak ketika hendak mengeluarkan mobilnya dari pagar rumah.

 

“mwo? T-tapi mobil ku tidak bisa jalan”ujar ku

 

“ya aku tidak mau tau cepat kau singkirkan mobil mu itu menghalangi jalan ku tau” ujarnya terpaksa kau mendorong mobil ku agar ia dapat keluar, sebenarnya sih ini tidak masalah hanya saja cuacah yang membuat ku engan tadi.

Ketika mobil ku sudah tidak lagi menghalangi jalan dengan kecepatan tinggi dia melesat. Aku kembali kearah min hyuk yang dari tadi masih diam mematung.

 

“ya kau senang yah melihat ku hujan-hujanan tadi” ujar ku di depan wajahnya  sontak membuatnaya kaget

 

“omo ah, anniyo sanjangnim hanya saja aku senang sepertinya hari ini aku tidak akan di marahi”ujar nya sambil terkekeh

 

“aish yeoja ini lebih mementingkan dirinya sendiri dari pada aku”batin ku “ya sampaikapan kita akan berdiri di sini terus?kau tidak lihat baju ku sudah basah kuyup pabbo” ujar ku yang langsung masuk meningalkan nya di luar beberapa detik kemudian dia mulai mengikuti ku masuk kedalam.

 

“ah sebaiknya kita ganti baju dulu hem sepertinya pakaian oppa ku pas untuk mu sanjangnim” ujarnya

 

“ya bisah kah kau tidak memangil ku sanjangnim kita tidak sedang di kantor itu membuat ku terlalu rishi kau menegrti” ujar ku ketika ia hendak pergi, ia berhenti sejenak kemudian berfikir

 

“ah ne ahjussi” ujarnya  dengan senyum yang mengembang di bibirnya

 

“ya sekali lagi kau memangil ku begitu akan ku buat kau menyesal”ujar ku kesal

 

“aish lalu aku harus memangil mu apa? Sanjangnim tidak boleh,ahjussi lebih lagi” ujarnya sedikit merengut aku suka sekali ketika melihatnay begitu

 

“pangil aku oppa?” ujar ku dengan senyuman maut ku

 

“mmmmwwwwwwwoooo???” ujarnya histeris dan membulatkan matanya

 

“bisa kah kau tidak berlebihan seperti itu lee min hyuk?”ujar ku sedikt kesal karana tingkahnya

 

“anni” ujarnya singkat dan langsung melesat naik “aish dasar bocah tidak tau sopan santun” dengusku kesal.

 

Min hyuk pov

 

Aku cukup kaget ketika ia menyuruh ku memangilnya oppa “mwo oppa? itu tidak pantas untuk mu” ujar ku ketika sampai di dalam kamar oppa ku, aish sejujurnya hari ini aku cukup senang karan eun hyuk oppa tidak jadi memarahi ku karna ia harus menemani yeojachingunya yang sedang  sakit.

 

aku menuju lemari pakaian oppa “hem pakai baju yang mana yah?”ujar ku sendirian sambil memilih-milih pakaian

 

“ah lebih baik kaos hitam ini dan celana training ini saja” ujar ku smabil mengambil pakaian itu dan bergegas turun

 

“KKKYYYYYYYYYAAAAA”Ketika ku sampai di ruang tamu ku lihat ia sudah bertelanjang dada sontak membuat ku berteriak

 

“ya bisah kah kau tidak berteriak seperti itu aku sudah hampir tuli mendengar mu terus berteriak”ujar ku

 

“ya cepat kau ganti pakaian mu dengan ini”ujarku sambil menutup mata

Dan aku bergegas untuk meningalkanya

 

“ya kau bukan kah kau semalam sudah melihatnya secara puas? Bahkan kau sampai mendesah hebat” ujarnya dan menghentikan langkah ku

 

“ya apa maksud mu?” ujar ku bingung ku lihat ia hanya tersenyum evil.

 

“sudah lupakan saja nanti juga kau mengerti” ujarnya dan langsung mengambil pakaian itu dan beranjak pergi “ya di sini kamarmandinya kan?” tannya nya tapi aku tidak menjawab Aku masih bingung dengan apa yang dia ucapkan

 

“ya sebenarnya apa yang dia katakana” ujar ku kesal dan langsung pergi menuju kamar ku.

 

30 menti kemudian kau turun dari kamar ku. Ku lihat ia duduk di sofa sambil menonton tv.

 

“ya kenapa kau lama sekali” ujarnya tanpa melihat kearah ku “aish kau pikir ini rumah mu” ujar ku

 

“aku lapar buat kan sesuatu” ujarnya dan membalikan tubuhnya mentap ku

 

“mwo?kau pikir aku pembantu mu? Shiroyo”ujar ku sambil mengerucutkan bibir ku tiba-tiba

 

Kryuk kryuk kryuk

 

“aish kenapa di saat seperti ini perut ku tidak mau di ajak untuk kompromi sedikit sih”batik ku, ku lihat ia sedikt tersenyum.

 

“tuh lihat cacing di perut mu sudah tidak sabar menunggu untuk makan sudah sana kau buat aku sesuatu” ujarnya dan menunjuk dampur dengan dagunya menyuruh ku untuk membuatkanya

 

“aish kau menyebalkan, aku tidak bisa masak” ujar ku “sudah kau masak apa yang kau bisa”ujarnya dan kembali terarah pada tv.

 

Aku hanya mengendus kesal dan menuju dapur.

 

Ku lihat yang ada hanya sayur-sayuran,daging,wortel,cabai,dan dll yang sejenis.

hem lebih baik aku mencoba membuat sup daging :D lagi pula kebetulan sekali ada yang bersedia mencicipinya habis setiap kali aku mau belajar memasak eomma dan oppa selalu saja melarang bahkan hyuk jung saja yang semula mendukung ku ketika memakan masakan ku di mengatakan agar lebih baik aku menjauhi dapur. Membuat ku patah

semangat saja tapi kali ini ada mangsa baru hahaha salah kan diri mu sendiri yang memaksa ku.

 

Aku memulai dari mulai memotong-motong sayuran semula ku potong kecil-kecil tapi karana kau tidak sabar maka ku potong secara besar-besar bahkan aku malas memotong kentang nya jadi ku masukan secara bulat-bulat kupotong dagingnya secara besar-besar kupikir akan lebih enak jika di potong secar besar-besar.

Hampir satu jam ku membuatnya dan ahirnya selesai juga hehehe.

 

Ku taruh di meja makan dan ku tutupi dengan tudung saji. Ku coba untuk memnagil sanjangnim untuk makan.

Ketika ku smapai di ruang tamu ku temukan ia sudah tak bernyawa eh salah maksudnya sedang tidur pulas seperti bayi.

 

“ehm sanjangnim? Sanjangnim?” ujar ku sedikit menguncang-guncangkan tubuhnya tiba-tiba tanganya menarik tubuh ku hinga menindihnya “omo apa yang ia lakukan?” batin ku

 

“soohae ah?” rancaunya tiba-tiba aku menjadi kesal langsung saja ku pukul kepalanya hinga ia tersadar

 

“ya apa yang kau lakukan” ujarnya yang memengagi kepalanya. “makanannya sudah siap” ujar ku datar dan lansgung meningalkanya.

 

Heechul pov

 

Aku menatap yeoja di depan ku sejak tadi ketika ia membangunkan ku secar kasar ia terus saja diam entah apa yang sedang ia pikirkan.

 

“apa yang kau masak”ujar ku mencairkan suasana. Tiba-tiba matanya berbinar-binar entah apa yang dia inginkan

 

“Taaaaaaaaaaaaddddddddddddaaaaaaaaa” ujarnya sambil membuka penutupnya kulihat di sana ada semangkuk sup menurut ku sedikit aneh karna warnanya yang tidak wajar sedikt keruh

 

“a-apa ini” ujar ku sedikit ragu

 

“suuuppppp daging cepat di coba” ujaranya dan mengabil mangkuk untuk menaruh sup itu dan di berikanay kepada ku. Jujur aku sedikit ragu untuk memakanya ketika ku mau menyendok nya yang terambil daging dengan ukuran cukup besar aish kutaruh daging itu dank u putuskan untuk meminum kuahnya dahulu.

 

1 detik

 

2 detik

 

3 detik

 

Byuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr………………………..

 

To Be Continue >>>.<<<

I LOVE MY BOSS //PART 2//

I LOVE MY BOSS //PART 2//

Cast:

lee min hyuk

kim hee chul

park joon soo aka leeteuk

lee hyuk jae aka eunhyuk

>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Author pov

 

Sudah 1 bulan minhyuk membantu  heechul dan menjadi sekertaris dadakan baginya, dan hari ini tepat hari minggu tetapi entah mengapa membuat heechul sedikit gelisah

 

“aish ada apa dengan ku? Kenapa aku gelisah jika tidak melihat bocah menyebalkan itu huh”ujar heechul kesal tiba-tiba saja HPnya berbunyi

 

“yeobseo?” ujar heechul mengangkat telpnya

 

“ah waeyo hyung? Ah? Hem baiklah, Oke” ujarnya dan mematikan telponya

 

“aish ahirnya aku punya  juga alasan untuk bertemu denganya” ujar heechul dan langsung mengambil menekan nomor yang dia hafal

 

“yeobseo?” ujar seseorang dengan suara serak

 

“aish ya kau ini yeoja kenapa jam segini masih tidur, cepat kau beres-beres hari ini aku harus bertemu dengan clien yang sangt penting 1 jam lagi aku jemput kau di rumah mu” ujar heechul dan langsung mematikan teleponya dan tersenyum puas

 

Di sisi lain seorang yeoja di kagetkan dengan suara namja yang mengangu tidurnya

 

“aish apa-apan orang itu mengangu hidup ku saja…. Aaa lengkap sudah hari ini taeuki oppa membatalkan acara kami karna dia harus mengantar eommanya ke busan huh menyebalkan, dan di tambah lagi dengan namja bawel ini ahhh lengkap sudah penderitaan ku” rancaunya sambil memukul-mukul kasurnya dengan kakinya

 

“ya apa yang kau lakukan kasur mu bisa jebol pabbo” ujar seorang namja dari arah pintu “ya lee hyuk jae kenapa kau selalu mengangu ku” ujar minhyuk dan langsung melempar bantalnya ke arah namja itu tapi sayang meleset

 

“yee tidak kena”ujar eunhyuk   sambil meledek,

 

bruukk

 

“huuuaaaaaaaaaaaaaaa sakit….” Ujar seseorang di belakang eun hyuk dan sontak membuat mereka berdua menoleh

 

“omo hyuk jung ah, aish ini salah noona mu lihat dia yang melemparnya cup cup” ujar eunhyuk  pada anak kecil bernama hyuk jung sambil mendiamkan hyuk jung yang masih menangis

 

“aish mianhae hyuk jung ah noona tidak sengaja ini salah hyung mu yang membuat noona kesal” ujar min hyuk sambil mengelus-elus kepala hyuk jung

 

“ya kenapa kau jadi menyalah kan ku?” protes eunhyuk dan tiba-tiba “mwo?” belum sempat min hyuk melanjutkan

 

Pletak pletak

 

Jitakan –jitakan kecil mengdarat di kepala mereka berdua “kalia ini masih pagi sudah bikin ribut saja” ujar seorang pria paruh baya di belakang mereka

 

“aish appa” ujar mereka berdua berbarengan “sudah kalian ini, ya hyuk jae ah apa kau tidak ada pekerjaan lain selain mengangu dongsaeng mu itu ha? Dan kau min hyuk apa kau tidak ada janji hari ini” ujar appa mereka sambil memeluk hyuk jung dan mengedongnya

 

“aish aku lupa aku punya janji” ujar minhyuk dan berlari kekamar mandi yang ada di kamarnya“ya dasar yeoja pikun” ujar eunhyuk  belum sempat eunhyuk pergi  tiba-tiba sebuah gayung tiba-tiba mendarat di kekepalanya

 

“aish ya” ujr eunhyuk yang memengangi kepalanya yang terasa nyerih

 

1 jam kemudian  heechull sampai di depan rumah minhyuk ia hafal benar karna memang ia sering mengantar minhyuk pulang

 

Heechull pov

 

Aku menekan bell rumah bercat cokelat ini dengan hati yang lumayang riang, tidak lama kemudian seorang namja membukakan pintu

 

“hem nugu ya?” ujar namja itu dan mengangkat sebelah alisnya  “ah mianhae aku kim heechul, aku bos min hyuk, apa minhyuk ada?” Tanya ku padanya

 

“ah kau bosnya yang di bilang” bruk tiba-tiba saja kepala namja  itu membentur tembok “jangan bicara yang tidak perlu” ujar seseorang dari belakang

 

“ah sanjangnim mari kita pergi” ujaranaya  tanpa menghiraukan ocehan pria tadi.

Selama di mobil kami hanya diam, karana merasa cangung aku sedikit memutar lagu

 

“omo selera mu jadul sekali sangjanim” ujar min hyuk sam bil menatap ku “mwo? Kau bilang apa? Tck dasar yeoja tidak berperasaan”ujar ku mulai kesal dan ia kembali terdian “sanjangnim kita mau kemana?” Tanya yang sedikit panic karna mobil ku melaju menjahui kota.

 

“membuang mu ke laut” ujar ku santai “ow jadi kita mau bersenang-senang di pantai” ujarnya  yang membuat ku berhenti mendadak untung saja tidak ada kendaraan yang melintasi jalan ini kalo tidak pasti sudah terjadi tabrakan beruntun

 

Ciiiiitttt~~

 

“omo,waeyo?” Tanya ya bingung

 

“ya kau ini tuli yah? Aku bilang akan membuang ku ke laut pabbo, siapa bilang kita mau ke pantai” ujar ku kesal tiba-tiba dia mengaduk-aduk isi tasnya setelah ia menemukan apa yang ia cari “payung?” ujar ku dan tiba-tiba ia membukanya “ya apa maksudmu memakai payung di dalam mobil” ujar ku kesal  tiba-tiba dia menurunkan payungnya

 

“tuh lihat ujan” ujarnya dan menunjuk payungnya yang sudah basah karna air liurku yang muncrat “aish ya cepat kau tutup payung itu” ujar ku kesal, untung saja dia menurut jika tidak mungkin darah tinggi ku bisa naik parah.

Aku kembali melanjutkan laju mobil ku yang terhenti akibat nya ini lah yang kami lakukan selama 1 bulan belakangan ini  terkesan anak kecil memang jika kami bertemu dia selalu membuat ku kesal  tapi entah mengapa menjadi sebuah kebiasaan bagi ku jika sehari tidak bertengkar denganya rasanya mulut ku gatal entah mengapa bisa begitu.

 

Min hyuk Pov

 

Hari ini ia mengajak ku pergi entah kemana ketika aku menanyakan mau keman a kita dia malah menjawab mau membuang ku ke laut, membuat ku kesal aku blang saja mau pergi bersenang –senang kepantai agar dia kesal. Tapi di luar dugaan sepertinya dia benar-benar shock dengan jawaban ku mala aku di bilang tuli lagi enak saja.

Tapi yang paling membuat ku kesal ketika ia berbicara tiba-tiba hujan membuat ku mengambil payung yang ada di tas ku dan kulihat dia seperti kebingungan ketika ku membuka payung itu di mulai mengoceh lagi  ketika ia berhenti berbicara aku menurunkan payung ku dan menunjuk payungku yang basah akibat ulahnya di menyuruh ku untuk menutup kembali payung itu dan aku menurut saja. Dan kami mulai melaju kembali.

 

Tidak beberapa lama kemudian kami sampai di sebuah rumah bergaya minimalis yang sangat cantik menurut ku  karna pemandanganay yang langsung menghapa lautan luas.

 

“omo” ujar ku pelan tapi cukup dapat di dengar oleh heechul sangjanim.

 

“tck baru segini saja kau sudah sekagum ini” ujarnya  dan mendengus sedikit meremehkan ku “ah ne, ah ju ssi”  ujar ku sembari menekan kalimat terahir ku “ya jangan pangil aku ahjussi” ujar nya marah dan meningalkan ku menuju rumah itu

Aku mengikutinya tapi entah mengapa tiba-tiab mata ku tertuju pada rumah yang ada di sampingnya aku melihat seseorang yang sepertinya aku kenal, aku terus memerhatikanya sampai –sampai aku tidak mendengar teriakan heechul sanjangnim yang terus-terusan memangil ku

 

Pletak~

 

“habis ini kita ke dokter THT” ujarnya dan menarik ku masuk aku yang masih shock dengan perlakuannya yang tiba-tiba memukul kepala ku,aku  pasrah saja di bawa ke dalam

 

“hem heechul ah? Nugu?” ujar seorang namja dari arah dalam ketika membukakan pntu untuk kami “ah hyung ini min hyuk dia yang membantu ku ketika  soo hae cuti melahirkan hyung” ujarnya

 

“ah lee min hyuk waktu itu soo hae pernah bercerita pada ku, jadi ini dia huaa yeppeo” ujar nya

 

“ya  Hangeng ah kau mulai genit lagi yah?” ujar seseorang yang  yeoja dari arah dalam “hahaha mana berani  aku mengoda seorang yeoja jika ada kau di sini”

 

“jadi kau biasa merayu yeoja jika aku tidak ada yah?” ujar soo hae onnie dan memukul namja itu tepat di dadanya.

 

“aish ya mianhae yeobo” ujar namja itu dan langsung memeluk soo hae eonnie ku lihat wajah heechul seosangnim terlihat sedikit berubah.

 

“aish kalian kenapa mesra sekali si hyung, aku jadi iri” ujar heechul sanjangnim dan tertawa

 

“ada apa dengan orang ini” batin ku

…….

 

Heechul POv

 

“ya heechul ah hari sudah semakin larut sebaiknya kau pulang lihat min hyuk sudah kelelahan” ujar hangeng hyung, aku meliriknya sebentar dan melihat ke arah sofa di sana terdapat seorang yeoja yang sedang terlelap.

 

“ah ne hyung ini sudah jam 9 malam, lebih baik aku membawanya pulang sekarang” ujar ku dan langsung menuju kearah min hyuk yang terlelap dan ingin membopongnya ke mobil.

 

“ya heechul ah apa kau menyukai yeoja ini?” ujar hangeng hyung hampir saja aku menjatuhkan minhyuk yang sudah ku gotong dalam pelukan ku tapi untung saja hangeng hyung membantu ku.

 

“hyung…” pekik ku tapi hampir seperti  bisikan “hahaha mianhae sudah lebih baik kau bawa dia pulang saja”ujar hangeg hyung dank u jawab dengan angukan saja.

 

Ketika sampai di depan mobil dan aku ingin memasukan minhyuk kedalam mobil tiba-tiba terdengar suara benda jatuh dari arah rumah tetangga hyung terlihat jelas seorang yeoja dan namja yang sedang bercumbu  di dekat jendela sambil sang namja mengelus-elus entah tubuh bagian mana dari yeoja itu “ya leeteuk ah tutup dulu jendelanya” ujar yeoja itu pada sang namja langsung saja ku buka pintu mobil ku dan membaringkan minhyuk yang masih tertidur pulas, kulihat namja itu melihat kearah ku sebelum ia menutup jendela dan meneruskan aksinya.

 

“tch dasar rendah” cibir ku dan langsung masuk dan menekan gas mobil ku

2jam kemudian aku samapai di kediaman keluarga lee “omo sepi sekali apa tidak ada orang di rumah?” ujar ku dan melihat jam tanganku “aish sudah jam 11 pasti mereka sudah tidur lalu apa yang harus ku lakukan? Ckck” ujar ku dan aku kembali ke dalam mobil ku tiba-tiba saja terdengar sebuah alunan lagu entah dari mana aku mencari-cari yng ternyata berasal dari hp minhyuk ku buka untuk menghentika suaranya

 

“hem?mr.monkey?nuguya?” ujar ku pada diri sendiri ku putuskan untuk membaca sms yang di kirimkanya

 

To:minHyuk

 

From: Mr.Monkey

 

Chagi,hari ini kau menginap di rumah teman mu saja di rumah tidak ada orang minta pada bos mu yang menyebalkan itu untuk mengantar mu ke rumah teman mu saja. Oke?ah mian aku baru memberi tahu mu sekarang tp karna kau pintar pasti kau sudah ada di rumah teman-teman mu kan, Oia appa,eomma, hyuk jung dan aku pergi ke rumah ahjussi  di daegu menjenguk anaknya yang baru pulang dari AS ah aku lupa siapa namanya  hahaha. Ingat makan yang adik ku

sayang :D muuuuaaacchh

 

Dari oppa mu yang paling tampan XD.

 

“aish kenapa aku merinding membaca kalimat terahirnya, dan lagi apa maksud dari bos yang menyebalkan? Ckckck aaaa itu tidak penting lalu apa yang harus ku lakukan? Ah lebih baik aku bawa pulang saja lah”ujar ku sedikit flustasi.

 

Paginya…

 

Minhyuk Pov

 

Hooooaaaammmm

Aku merengangkan tubuhku yang tersa sangat pegal aku terduduk sebentar kemudian menjatuh kan tubuh ku lagi pada kasur ku yang super empuk, tapi ini terlalu empuk apa karana aku terlalu lelah ah sudah lah ku miringkan tubuh ku ke sisi lain terlihat seorang namja tampan yang sedang tertidur pulas di samping ku aku pun tersenyum melihat namja itu tapi tiba-tiba senyuman ku memudar dan

 

“kkkkkkkkkkyyyyyyyyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaa” teriak ku kecang dan mendorong namja itu dari kasur ku

 

Brukkk

 

“ya apa yang kau lakukan pabbo” ujar namja itu dan bangun dengan memegangi kepalanya yang terbentur lantai baru saja ia mau bangun tapi sudah ku lempar dengan bantal

 

“kyyyaaaaa kenpa kau tidak pakai baju” teriak ku lagi dan menutup mukaku dengan bantal dia memandang ku dengan tajam tiba-tiba saja ia berdiri ketika aku ingn berteriak tiba-tiba tangnya yang panjang dan kekar membekap ku “kau ingin aku cepat di usir yah dari apartemen ku sendiri” ujarnya yang masih membekap ku, aku terdiam. Mengetahui aku diam perlahan-lahan ia membuka dekapanya aku membalikan tubuh ku dan menghadapnya namuan bukan  wajahnya yang ku pandang tapi tubuh Abs nya yang ku pandangi langsung saja ku membalikan wajah ku.

 

“wae?apa kau tergoda?” ujar namja itu omo pasti wajah ku sudah memerah di buatnya dengan senang dia masih terus mengoda ku

 

“ya sangjangnim kenapa aku bisa ada di sini dan kenapa kau tidur di sebelah ku dengan tidak memakai baju” ujar ku kencang tanpa menghadap ke arahnya .

 

“kau lihat saja di ponsel mu” ujarnya santai dan pergi ke kamar mandi, langsung ku cari handpone ku yang ada di dalam tas “omo memanga ada apa di handpone ku” ujar ku dan langsung ku ubek-ubek handpone ku mulai dari kontak,foto,music,sampai catatan ku ubek-ubek tapi aku tidak menemukan sesuatu yang di maksud

 

“ya pabbo kau mencari di mana sih?, coba kau buka kotak masuk mu” ujar seseorang yang berda di belakang ku langsung saja ku menoleh pada namja itu tapi dengan cepat aku memalingkan wajah ku karna sesuatu yang ku lihat

 

“ya sangjanim kenapa kau masih belum pakai baju?” teriak ku kencang dan ku lihat dari kaca yang ada di smaping ku dia hanya mendegus kesal

 

“ini kan rumah ku terserah dong aku mau tidak pakai baju atau tidak kau ini cerewet sekali” ujar nya dan beralih pada lemari pakaian dan mengambil kaos warna hitam yang lumayan ketat sehinga membentuk tubuhnya.

 

“kau lihat apa” ujarnay yang menyadari dari tadi ku pandangi “anni” ujarku dan langsung membuka kontak masuk ku pesan yang ter ahir yang masuk dari mr.monkey yaitu dari oppa ku sendiri seketika mata ku membulat melihat isi pesannya

 

“aish aku di tingal sendiri T-T, menyebalkan” ujar ku sambil mengendus kesal

Tiba-tiba HP ku berdering langsung saja ku angkat hp ku melihat nama yang tertera di hp ku

 

“ya oppa kenapa aku di tingal?” ujar ku sedikit berteriak

 

“ckckcck kau bawel sekali,salah mu sendiri kau pergi dengan bos mu yang menyebalkan itu”ujarnya aku sedikit melirik namja yang tidak jauh dari ku memastikan bahwa ia tidak mendengar perkatan yang barusan.

 

“ya oppa kapan kalian kembali?” ujar ku ketus

 

“ah minhyuk ah kata eomma mungkin besok jadi kau menginap di rumah teman mu saja lagi untuk malam ini”ujarnya santai

 

“mwooooo????, ya masa aku tingal dengan sangjangnim lagi” ujar ku kesal tanpa sadar aku malah memberitahukan di mana tempat ku berada

 

“kau bilang apa ? ya lee Min Hyuk kau bilang kau menginap di mana? Ya aku menyuruh mu untuk menginap di rumah teman yeoja mu bukan namja pabbo, eommaaa kita pulang sekarang” ujar eunhyuk oppa langsung mematikan sambungan

 

“y-yeobseo? Oppa? Oooopppaaaa? OMo tamatlah riwayat ku T.T”

 

 

To Be Continue >>>.<<<

I LOVE MY BOSS //PART 1//

I LOVE MY BOSS //PART 1//

Cast:

lee min hyuk

kim hee chul

park joon soo aka leeteuk

lee hyuk jae aka eunhyuk

 

annyeong all ini ff pertama ku denga cast suju semua loh jadi mohon untuk ngasih comment biar aku tau dimana ke salahanya oc gomawo chingu ^^

 

>>>>>>>>OoO<<<<<<<<<

 

 

“min hyuk” ujar seorang namja sambil mengedor-gedor pintu “ya minhuk ah palli  aku mau pipis” ujar namja itu “ya oppa ku pakai kamar mandi bawah saja aku masih lama” ujarnya  “aish kau keluar sebentar saja, di kamar mandi bawah ada hyuk jung  sedang di mandikan oleh eomma ayolahhh min hyuk sebentar saja” ujar namja itu sambil berjingkrak-jingkrak kecil menahan pipis dan tetap mengedor-gedor kasar

 

Tiba-tiba saja pintu di buka secara kasar seorang yeoja keluar dengan tatapan marah pada sang namja “mianhae chagi” ujarnya  sambil mencium pipi yeoja itu dan menariknya agar tidak menghalanginya masuk kedalam dan menutup pintu “aaaaaggghhhhh lee hyuk jae kau menyebalkan” ujar yeoja itu dan langsung pergi kekamarnya

 

Min hyuk pov

 

Pagi ini aku berangkat ke sekolah dengan hati kacau gara-gara oppa ku yang selalu saja mengangu ku “ya kenapa wajah mu chagi” ujar seorang namja  di sebelah ku “molla” ujar singkat “ya tidak bisa kah kau tersenyum untuk namja chingu mu ini, entah mengapa langit begitu mendung saat kau cemberut” ujarnya danm membuat ku menahan tawaku “ya oppa tidak bisa kau kau sehari saja tidak mengoda ku”ujar ku berpura-pura marah “anni” ujrnya “aku sangat suka mengoda yeojachingu ku apa lagi ketika kau sedang marah” ujarnya dan membuat lagi-lagi menahan tawa “ya kau ini gombal sekali” ujar ku dan memukul dadanya pelan  “ya coba kau begitu dari tadi pasti dari tadi langit cerah” ujarnya dan memegang tangan ku

 

“oia kau sadah mendapatkan tempat magang?” ujarnya *aku ga tau yah di korsel system pendidikanya ada yang kujuruan apa kaga >.<* “hem? Ah ne aku sudah dapat” ujar ku dan mulai menyenderkan kepala ku di bahunya “wah gaji pertama mu kita pakai buat makan-makan yah” ujarnya riang “ya bukan kah seharusnya seorang namja yang melakukan itu” perotesku cepat “hehehe aku kan hanya bercanda chagi, sudah ayo kita masuk kelas aku tidak mau nanti kim seosangnim  mengoceh panjang xlebarxtinggi karna kita telat masuk kelas” ujarnya dan mambawa ku masuk kedalam.

 

>>>>>>

 

Hari ini adalah hari di mana aku harus magang

 

“aish hal ini membuat ku sangat menderita kenapa ketika orang-orang sedang liburan aku harus magang  menyebalkan sekali”batin ku kesal

 

“lee minhyuk?”ujar seorang ahjumma berwajah sedikit mengesal kan “ne”ujar ku dan menghampirinya

“untuk sementara kau bertugas di bagian direktur kim kau membantu sekertarisnya”ujarnya  “ne,tapi akukan ambil jurusan akuntan jadi gimana?”tanya ku “ya bukan kah kau hanya magang? Tugas mu hanya membantu mengambilkan barang-barang ato yang lainnya sudah cepat kau ke sana jgn membantah lagi”ujarnya  “ah ne”ujar ku lemas dan pergi menuju kantor yang di maksud

 

 

“annyeonghaseo”ujar ku pada seorang yeoja yeppeo yang sedang hamil  “ah kau pasti murid magang itu yah annyeong”ujarnya manis “a-annyeong lee min hyuk imnida”ujar ku “ah han soo hae imnida”ujarnya

“ah kalo begitu aku pangil soo hae eonnie?”ujar ku  “boleh saja”ujarnya

 

Ketika kami sedang asik berbincang-bincang tiba-tiba terdengar suara mengelegar dari dalam “aaaaaaaaaaa kemana semua berkasssss kuuuuuu”teriak seseorang dari dalam dan membeat ku kaget “aish pasti tadi ia bermimpi buruk lagi”ujar soo hae onnie  dan mengaduk-aduk tumpukan berkas yang ada di depanya mencari sesuatu ketika sudah dapat apa yang ia cari ia beranjak pergi menuju pintu diman seseorang tadi berteriak

 

Samar-samar aku mendengar  “sanjangnim kau mencari berkas yang kemarin kau berikan pada ku untuk ku periksa?”ujar soo hyae onnie “ah ne ternyata sudah ada pada mu”ujarnya sepertinmya terdengar lega “sudah kau periksa?”ujaranya lagi “ah ne, aish tempat ini jadi kotor tungu sebentar”ujarnya dan keluar dari tempat itu dan memangilku untuk masuk “tas mu taru saja di sana”ujarnya menunjuk sebuah bangku aku mengiakan dan berjalan menujunya

 

“sanjangnim perkenalkan ini lee min hyuk dia murit magang yang untuk sementara waktu akan membantu ku di sini”ujar soo hae onnie memperkenalkan ku pada seorang ahjusshi yang menurut ku begitu tampan, ia membalik wajahnya dan menatap ku dari atas sampai bawah “ada apa dengan nya kenapa memperhatika ku seperti itu”ujar ku dalam hati

“ah bagus lah kau boleh mulai dari membereskan berkas-berkas yang berserakan ini dan kau urutkan dari tangal yang tertera”ujarnya santai dan duduk di bangku aku hanya bisa bengong melihat seisi ruangan yang penuh dengan kertas-kertas berserakan yang ku yakin ini adalah berkas-berkas penting itu “mwo? Aku harus membereskanya sendiri”ujar ku tampa sadar dan membuat dua orang yang berada di ruangan itu menatap ku “ah ne”ujar ku mengetahui tatapan evil mereka semua dan langsung ku kerjakan.

 

>>>>>>

 

“2003, 2011,2010,yang ini 2000 yang ini 2004 yang ini 2007” ujar ku yang sedang mengatur berkas-berkas sesuai dengan tahun yang tertera di dalamnya

 

“ya bisa kah kau tidak berisik?” ujar seorang namja di balik mejanya  dan menatap langsung pada ku yang sedang duduk di lantai “oops mianhae” ujar ku dan kembali melanjutkan kerjaan ku

1 jam telah berlalu tetapi ruangan ini masih saja seperti kapal pecah

 

“ya kenapa kerjaan mu lamban sekali sih lebih baik kau pungut dulu kertas-kertas yang berserakan ini baru kau susun sesuai  tahun yang tertera” ujarnya kesal “ah benar juga kenapa aku tidak kepikran seperti itu” ujar ku dan langsung mengumpulkan kertas-kertas yang masih berserakan

 

“ck yeoja pabbo” ujarnya walau pun dengan suara yang pelan tetap saja aku bias mendengarnya membuat ku berhenti sejenak dan kembali melanjutkan pekerjaan ku

 

Heechul pov

 

Pagi ini aku terbangun dengan sangat kacau di meja kerjaku setelah semalaman aku menyusun bahan yang akan di gunaka untuk meeting penting besok. Tiba-tiba saja berkas-berkas itu hilang aku berteriak cukup keras sambil mengacak-acak meja kerja ku aku menumpahkan semua berkas-berkas ku hinga ruangan ku berantakan.

Sesaat seseorang masuk menghampiri ku yang ternyata soo hae yang masuk dan memberitahuku jika berkas yang ku maksud ada di tangnya dan sedang di koreksi, kadang aku memang menyuruhnya untuk memeriksa  jika bahan yang ku gunakan untuk meeting baik atau buruk karna aku butuh sebuah pendapat dari seseorang . ketika ia mengetahui ruangan ku berantakan langsung saja dia keluar dan sepertinya memangil seseorang . ternyata benar dia memangil seorang yeoja tapi dia mengunakan seragam sekolah.

 

“sanjangnim perkenalkan ini lee min hyuk dia murit magang yang untuk sementara waktu akan membantu ku di sini”ujarnya aku hanya memperhatikan yeoja itu dari atas sampai bawah sepertinya dia sedikit rishi melihat tingkah ku

“ah bagus lah kau boleh mulai dari membereskan berkas-berkas yang berserakan ini dan kau urutkan dari tangal yang tertera”guma ku dan kulihat dia sedikit kaget  “mwo? Aku harus membereskanya sendiri”ujarnya dan sontak membuat ku menatapnya  tiba-tiba saja ia langsung menurut “ah ne” ujarnya dan mulai membereskan berkas-berkas yang ada.

“2003, 2011,2010,yang ini 2000 yang ini 2004 yang ini 2007” ujarnya yang sedang mengatur berkas-berkas

 

“ya bisa kah kau tidak berisik?” ujar ku dan menatapnya yang sedang duduk di lantai“oops mianhae” ujarnya santai

1 jam kemudian dia masih saja belum selesai dan aku mulai rishi dengan ini

 

“ya kenapa kerjaan mu lamban sekali sih lebih baik kau pungut dulu kertas-kertas yang berserakan ini baru kau susun sesuai  tahun yang tertera” ujar ku kesal “ah benar juga kenapa aku tidak kepikran seperti itu” ujarnya dan langsung memebenahi berkas“ck yeoja pabbo” ujar ku dan kembali pada pekerjaan ku semula.

 

“sanjangnim ini semua mau taruh di mana?” ujar nya yang memegang beberapa berkas-berkas yang sudah dirapikan

“kau sudah mengurutkan tahunya?” ujar ku tanpa memeperhatikan nya dan terus menatap layar computer ku “sudah” ujarnya riang “kau sudah mengurutkan bulanya?” ujar ku lagi dengan masih  menatap layar computer ku “ah belum” ujarnya sedikit lemas “kalo begitu urutkan” ujar ku santai dan kulihat dia sedikit mendengus kesal dan kembali mengurutkan sesuai dari bulanya.

 

30 menit kemudian

 

“sanjangnim sudah ku urutkan semua” ujarnya dan berdiri di hadapan ku “jadi ini semua mau taruh di mana?” ujarnya “kau sudah mengurutkan dari tahun?” Tanya ku lagi “sudah” jawabnya cepat “bulan?” Tanya ku lagi “sudah”  “tangal?” ujar ku “mwo????,apa itu juga perlu” ujarnya  dan membelalakan matanya

 

“ya tentu saja itu perlu, sudah sana kau kerjakan”ujar ku dan kembali meneylesaikan tugas-tugas ku “ah ne” ujarnya “ah setelah itu apa lagi yang harus ku lakukan? Apa masih ada lagi?” lanjutnya cepat aku berfikr sejenak “sepertinya tidak ada” ujar ku padanya “ah jinja? Baiklah akan segera ku kerjakan” ujaranay denagn semangat

 

30 menit kemudian

 

“sudah selesai, jadi mau taruh di mana semuanya?” ujaranya riang “taruh saja diatas meja itu dan urutkan mulai dari tahun yang paling lama hinga yang baru” ujar ku “rebes” ujarnya dan langsung menyusun kembali file-file yang berisi berkas-berkas begitu selesai dia langung pamit keluar aku hany memandanginya  “yeoja aneh” ujar ku dan kembali menekuni aktiftas ku

 

Minhyuk pov

 

“Minhyuk ah” ujar seseorang  dari arah belakang dan membuat ku mencari dari mana asal suara itu berasal.

“omo, eonni? Waeyo?” Tanya ku ketika melihat sosok seorang yeoja dengan perut yang buncit memangil-mangil ku.“aish min hyuk ah aku mencari-cari mu dari tadi kemana saja kau?” ujarnya terengah-engah “aish eonnie ah kau kan sedang hamil kenapa keu berlari-lari seperti itu?”ujar ku kuatir

 

“ah tenang saja aku baik-baik saja, ah ia mulai besok aku akan cuti untuk melahir kan, dank u harap kau membantu kim sanjangnim dengan benar dan ini jadwal yang sudah ku susun untuk 2 bulan mendatang jika ada perubahan jangan lupa kau tulis” ujarnya dan memberikan ku sebuah buku agenda kecil

 

“hem bukan kah aku hany murit magang eonni? Memangnay tidak ada sekertaris baru yang mengantikan eonnie untuk sementara waktu? Lagi pula aku mengambil jurusan akuntansi eonni jadi sama sekali tidak nyambung” ujar ku bingung

 

“aish kau berani taruhan dia tidak akan mau mengambil sekertaris baru untuk hal ini, dan untuk mu tenang saja  pekerjaan ku gampang saja ko ah jika kau bingung kau bisa membaca ini” ujarnya dan memberi kan ku sebuah buku dan langsung pergi.

 

“24 JAM MENJADI SEKERTARIS YANG BAIK” ujar ku membaca judul buku yang di berikanya  “aish mana mungkin dalam 24 jam dapat menjadi sekertaris aish sepertinya eonnie di tipu ckck” ujar ku berguma sendiri

 

To Be Continue >>>.<<<

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!